Saturday, February 7, 2026
spot_img

MUI SU Gelar Pelatihan Penguatan Keagamaan kepada Pengelola Panti Asuhan Sebagai Manifestasi Himayatul Ummah dan Khidmatul Ummah

 

muisumut.or.id, Medan, Sosben MUI SU menggelar Pelatihan Tentang Keagamaan Kepada Pengelola/ Petugas Panti Anak dan Panti Jompo pada hari Ahad 8 Shafar 1446 H / 18 Agustus 2024 bertempat di Aula MUI SU .

Ketua Umum MUI SU Bapak Dr.H.Maratua Simanjuntak dalam arahannya mengatakan bahwa kegiatan pelatihan penguatan keagamaan ini dilaksanakan sebagai salah tugas dan peran MUI sebagai Himayatul Ummah, yakni melindungi umat dari praktek praktek kehidupan umat yang dilarang Allah dan tetap istiqomah dalam Iman dan Islam . MUI juga memiliki misi Khidmatul Ummah (berkhidmat pada ummat) dan Shodiqul Hukumah atau mitra pemerintah yang turut memandu atau mengarahkan pemerintah berkenaan dengan aspek-aspek sosial keagamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ketua Umum juga mengingatkan kepada pretasi pesan Al Qur’an dalam surah Al Ma’un agar umat tetap melindungi anak yatim dan menolong fakir miskin.

Kegiatan pelatihan ini diikuti 40 peserta dari Panti Asuhan Anak sekitar Kota Medan , Lembaga Kesejahteraan Sosial dampingan non Panti serta Panti Lansia , Panti Gepeng dari Binjai .

Ketua Bidang Sosben Laila Rohani mengatakan bahwa narasumber yang diundang pada kegiatan ini adalah Prof.Dr.H.Asmuni, MA dan Prof Dr.H.Saiful Akhyar Lubis, MA.

Prof Asmuni menyampaikan paparannya dengan judul “Strategi Penguatan Keagamaan Untuk Mencapai Kebahagiaan Dunia Akhirat Kepada Panti Asuhan dan Lembaga Kesejahteraan Sosial ” , mengatakan bahwa ada empat strategi untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat yang perlu kita laksanakan dan kita tanamkan kepada warga panti atau anggota Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) :
1.Berusaha dengan maksimal termasuk dalam menanamkan keyakinan dan mengamalkan sesuai firman Allah dalam Surat Ar Ra’du ayat 11
2.Senantiasa berdoa kepada Allah sesuai firman Allah dalam Surat Ghafir ayat 60
3.Pasrah kepada Allah sesuai firman Allah dalam Surat Ali Imran 150
4.Jika gagal dalam menghadapi tantangan, jangan putus ass, hal ini sesuai firman Allah dalam Surat Yusuf ayat 87

Narasumber kedua Prof Saiful Akhyar dalam paparannya yang berjudul ” Konseling Islami Layanan Pendidikan dan Kesehatan Mental Masyarakat ” menyampaikan bahwa seluruh problema manusia menuntut penyelesaian, karena menghambat, merintangidan mempersempitkan untuk berhasil mencapai sesuatu. Penyelesaian sangat kompleks dengan pendekatan pendekatan psikologis berupa psikoterapi, bimbingan, konseling dan sebagainya merupakan alternatif. Konseling Islami bermaksud agar konseli hidup sesuai dengan petunjuk Allah ( realisasi do’a Rabbana atina fiddunya hasanah wafil akhirati hasanah waqina ‘ azabannar), penyadaran eksistensi manusia sebagai makhluk Allah menumbuhkan rasa tenteram dalam hidup karena senantiasa merasa dekat dengan Allah.

Pada Pembukaan dibagikan stiker promosi sadar lingkungan yang menurut Nani Ayum Panggabean sekeraris bidang Sosben sebagai pengingat kepada kita ‘untuk Cinta lingkungan dengan mejaga lingkungan yang akan diwariskan ke anak cucu, ” Stiker ini kecil barangnya tapi besar maknanya”. Pelestarian lingkungan bagian penting dari program mitigasi.

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles