Samarkand, Uzbekistan, muisumut.or.id., 4 November 2024 – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara menerima undangan kehormatan dari Imam Bukhari International Scientific Research Center di Samarkand, Uzbekistan, dalam pertemuan yang dilaksanakan pada hari Senin, 4 November 2024. Undangan ini merupakan langkah awal dalam mempererat hubungan ilmiah dan budaya antara MUI Sumut dengan lembaga internasional terkemuka di Uzbekistan.
Direktur Pusat Penelitian Ilmiah Internasional Imam Bukhari, Ziyodov Shovosil Yunusovich, menyampaikan harapan dan sambutan hangat dalam pertemuan tersebut. Beliau menegaskan komitmen lembaga ini untuk menghidupkan kembali sejarah dan budaya kaya Asia Tengah, serta melestarikan dan menyebarkan warisan keilmuan, keagamaan, dan spiritual dari para ilmuwan besar, termasuk Imam Bukhari dan Imam Tirmizi. Selain itu, Pusat Penelitian ini terus melakukan upaya penelitian dan promosi nilai-nilai keislaman yang luhur di tingkat global.
Ketua Umum MUI Sumatera Utara, Dr. Maratua Simanjuntak menyambut positif kesempatan tersebut dan menyampaikan bahwa ini adalah awal yang baik bagi MUI Sumut untuk mengirimkan kader-kader terbaiknya ke High School for Hadith Sciences yang bernaung di bawah pusat penelitian ini. Kerja sama ini diharapkan akan membuka jalan bagi para peneliti dan pelajar Indonesia untuk mendalami ilmu hadits langsung di pusat yang berdekatan dengan tempat kelahiran Imam Bukhari, salah satu ulama besar Islam.

Beasiswa Internasional Imam Bukhari 2025
Sebagai bagian dari kolaborasi internasional, Pusat Penelitian Ilmiah Internasional Imam Bukhari juga membuka program Beasiswa Internasional Imam Bukhari 2025. Beasiswa ini dirancang untuk para peneliti asing yang tertarik mendalami sejarah dan budaya Asia Tengah, serta mempelajari warisan ilmiah ulama-ulama besar dari wilayah ini. Program ini berbentuk Fellowship Penelitian, yang memberi akses kepada fasilitas penelitian modern serta tempat tinggal yang nyaman bagi para penerima beasiswa.
Program ini diharapkan akan dimulai pada 1 April 2025 dengan durasi minimum dua bulan. Aplikasi dapat diajukan melalui Sekretaris Akademik Pusat Penelitian, dengan batas akhir penerimaan pada 20 Desember 2024. Aplikasi harus mencakup curriculum vitae, pernyataan singkat mengenai penelitian yang diusulkan, serta dua surat rekomendasi yang dikirim langsung ke Pusat.
Dengan adanya inisiatif ini, MUI Sumatera Utara berharap dapat membuka kesempatan lebih luas bagi kader-kader muda dalam memperoleh pendidikan tinggi ilmu hadits yang mendalam, serta meningkatkan hubungan persahabatan antara Indonesia dan Uzbekistan.






