Medan, muisumut.or.id., 5 November 2024 – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara melalui Bidang Pendidikan, Pemuda, dan Kaderisasi menyelenggarakan “Lokakarya Pemberdayaan Manajemen Madrasah Diniyah Ta’miliyah Awaliyah (MDTA) se-Sumatera Utara” pada Selasa, 12 November 2024, bertempat di Aula Balai Diklat Keagamaan Medan. Acara ini dihadiri oleh para Kepala MDTA dan tenaga pendidik yang diundang dari berbagai kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
Dengan agenda utama meningkatkan kualitas manajemen MDTA, acara ini dibuka oleh Ketua Umum MUI Sumut, Dr. H. Maratua Simanjuntak, serta dihadiri oleh Ketua Bidang Pendidikan, Prof. Dr. H. Hasan Bakti Nasution, MA. Prof. Hasan Bakti Nasution menyampaikan keynote speech bertajuk “Peluang dan Tantangan Lembaga Pendidikan Islam Hari Ini,” yang menggugah peserta untuk memahami tantangan terkini dalam pengelolaan pendidikan Islam.
Para narasumber lain, seperti Prof. Dr. Amiruddin, M.Pd, membawakan materi tentang konsep deep learning, yang ia gambarkan sebagai paradigma baru dalam pembelajaran. Konsep ini sejalan dengan perkembangan teknologi digital dan perubahan sosial masyarakat yang semakin dinamis dalam kehidupan global. Prof. Amiruddin menekankan bahwa penerapan deep learning memungkinkan proses belajar yang lebih mendalam, memfasilitasi siswa dalam mengembangkan pemahaman kritis dan keterampilan berpikir tingkat tinggi, yang sangat relevan dalam menghadapi tantangan zaman modern.
Selain itu, Adlin, peraih juara I pengelola MDTA terbaik Sumut, berbagi pengalaman tentang praktik terbaik dalam manajemen MDTA. Diskusi interaktif dan sesi tanya jawab yang diadakan selama lokakarya memperkaya pemahaman peserta mengenai pengelolaan yang efektif dan efisien di lingkungan MDTA.
Panitia juga menyediakan fasilitas konsumsi dan bantuan transportasi bagi para peserta. Diharapkan, lokakarya ini dapat menjadi langkah awal peningkatan mutu pendidikan madrasah diniyah di Sumatera Utara secara berkelanjutan.






