Saturday, February 7, 2026
spot_img

MUI Sumut Gelar Dialog Interaktif Penguatan Moderasi Beragama untuk Pelajar SLTA se-Kota Medan

Medan, muisumut.or.id.,  11 November 2024 – Majelis Ulama Indonesia Sumatera Utara (MUI Sumut) menyelenggarakan kegiatan Dialog Interaktif bertema “Penguatan Nilai-Nilai Moderasi Beragama untuk Meneguhkan NKRI” di Grand Kanaya Hotel, Senin (11/11). Kegiatan yang dihadiri oleh 100 pelajar dari berbagai SMA di Kota Medan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman moderasi beragama bagi generasi muda dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Para peserta, yang berasal dari SMA Harapan, SMA Shafiatul Amaliyah, SMA UNIVA, SMA NU, SMA Muhammadiyah, SMA Darmawangsa, dan SMA Eria, tampak antusias mendengarkan arahan dari Ketua Umum MUI Sumut, Dr. H. Maratua Simanjuntak. Dalam sambutannya, Dr. Maratua menekankan pentingnya pemahaman akan moderasi beragama, ukhuwah islamiyah, dan larangan terhadap segala bentuk penistaan agama. “Generasi muda, terutama pelajar, harus berhati-hati dalam berkomunikasi di media sosial. Sikap dan tutur kata kita harus mencerminkan nilai-nilai agama dan tidak menyinggung keyakinan pihak lain,” ujar Dr. Maratua.

Dr. Maratua juga menjelaskan pentingnya menumbuhkan tiga aspek ukhuwah, yaitu:

  1. Ukhuwah Diniyah – persaudaraan berdasarkan iman dan aqidah.
  2. Ukhuwah Wathaniyah – cinta dan loyalitas terhadap NKRI serta semangat untuk mempertahankan kedaulatan bangsa.
  3. Ukhuwah Basyariah – persaudaraan sesama manusia tanpa memandang perbedaan agama, suku, dan bahasa.

Dipandu oleh moderator Drs. Suaidi, dialog ini menghadirkan dua tokoh moderasi beragama, Prof. Dr. Mesiono dan Dr. Arifinsyah, yang memberikan paparan penting. Prof. Dr. Mesiono mengajak para pelajar untuk mempelajari agama Islam secara menyeluruh agar hidup mereka berlandaskan petunjuk Allah SWT dan Rasulullah SAW. “Jaga etika dalam bergaul, hindari pergaulan bebas, dan jangan sampai melakukan tindakan yang menodai agama, seperti curhat berlebihan di media sosial, tawuran, atau tindakan bullying,” pesan Prof. Mesiono kepada para pelajar.

Turut hadir dalam acara ini Ustadz H. Arifin Umar dan Ali Nafiah Harahap dari Komisi Kerukunan Antar Umat Beragama MUI Sumut, yang menambahkan bahwa dialog ini adalah langkah penting dalam memperkuat kerukunan dan moderasi beragama di kalangan generasi muda.

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles