muisumut.or.id., Medan, 17 Mei 2025 — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara turut hadir dan memberikan kontribusi pemikiran dalam kegiatan Pelantikan, Workshop, dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Pimpinan Wilayah Kepemudaan Forum Masyarakat dan Da’i Dakwah (FORMADDA) Sumatera Utara, yang digelar di Aula DISPORA Sumut, Jl. Pancing Medan.
MUI Sumut diwakili oleh Sekretaris Bidang Dakwah, Dr. H. Sugeng Wanto, MA, yang menjadi narasumber utama dalam workshop bertajuk “Pengaruh Komunikasi Terhadap Pembentukan Akhlak Generasi Muda dalam Era Digitalisasi Menuju Indonesia Emas.”
Dalam paparannya, Dr. Sugeng menegaskan pentingnya komunikasi yang baik dan bijak di era digital, terutama bagi generasi muda yang menjadi ujung tombak bangsa. Ia menyampaikan bahwa komunikasi bukan hanya soal menyampaikan informasi, tetapi juga merupakan cerminan akhlak dan karakter seseorang.
“Dalam era digital yang serba cepat ini, generasi muda harus mampu:
-
Menguasai komunikasi era digital secara aktif dan produktif.
-
Menyampaikan dakwah dan nilai-nilai kebaikan melalui digitalisasi informasi dengan arif dan bijaksana.
-
Menerapkan prinsip tabayyun untuk memfilter setiap informasi yang diterima sebelum dipercaya atau disebarkan.
-
Menjadikan komunikasi yang santun dan konstruktif sebagai bagian dari karakter generasi berakhlakul karimah,” ujar Dr. Sugeng.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB hingga sore hari ini diikuti oleh para kader muda, tokoh pemuda, dan organisasi dakwah se-Sumatera Utara. Workshop menjadi wadah strategis untuk membangun kesadaran generasi muda terhadap peran vital komunikasi dalam membentuk karakter dan akhlak mulia menuju Indonesia Emas 2045.
Selain workshop, kegiatan juga dirangkai dengan pelantikan pengurus baru PW Kepemudaan FORMADDA Sumut dan Rapat Kerja Wilayah yang membahas arah gerak dakwah kepemudaan ke depan.
Melalui kehadiran MUI Sumut dalam forum ini, diharapkan terjalin sinergi antara ulama dan pemuda dalam membentuk generasi yang cerdas digital, kuat akhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman.






