Monday, February 2, 2026
spot_img

MUI Sumut Paparkan Peluang Studi ke Maroko dan Madinah

muisumut.or.id. Medan, 11 Oktober 2025, Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI) Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Utara (MUI-SU) perkuat motivasi Gen Z melanjutkan pendidikan di luar negeri, khususnya di negara Timur Tengah yakni Maroko dan Madinah. Hal ini terurai dengan lugas pada kegiatan Seminar Studi Luar Negeri (Maroko dan Madinah) HLNKI MUI SU yang diselenggarakan di Aula Lantai 2 MUI SU pada hari Sabtu, 11 Oktober 2025.

Seminar yang diikuti oleh 200 peserta ini menghadirkan Duta Besar RI untuk Maroko dan Mauritania 2019-2025 Bapak H. Hasrul Azwar, MM dan Akademisi lulusan Maroko dan Madinah sekaligus Wakil Ketua MUI Sumatera Utara Al Ustadz Dr. H. Amar Adly, Lc.MA. Peserta sangat antusias untuk mendapatkan wawasan dan motivasi dari para narasumber, sejak pukul 8 pagi siswa dan santri yang mewakili beberapa lembaga pendidikan di Sumatera Utara seperti MAN 2 Medan, Yayasan Bina Santri, Al Azhar Assyarif, Taman Pendidikan Islam, Islamic Center, Darul Quran dan MAN 1 Medan  sudah terlihat memadati pintu masuk Gedung MUI Sumatera Utara di Jalan Sutomo Ujung/ Jalan Ulama No. 1 Medan.

Acara dibuka pukul 9.15 WIB yang diawali dengan lantunan ayat suci Al Qur’an, lagu kebangsaan Indonesia Raya dan laporan panitia yang disampaikan oleh Ketua Bidang HLNKI MUI SU K.H. Akhyar Nasution, Lc.MA. Sebagai puncak acara pembukaan, Dr. H. Maratua Simanjuntak selaku Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Utara dan Keynote Speaker membuka acara Seminar Studi Luar Negeri HLNKI secara resmi. Buya Maratua mengungkapkan kebanggaannya terhadap kedua narasumber yang diundang dan memotivasi peserta yang sebagian besar berasal dari kelompok usia Gen Z untuk mengambil peluang dan kesempatan yang ada semaksimal mungkin untuk menempuh pendidikan di luar negeri.

Sesi pertama Seminar Luar Negeri dibawakan oleh YM Drs. H. Hasrul Azwar, MM (Duta Besar RI untuk Maroko dan Mauritania 2019-2025). Dipandu oleh moderator Dr. H. Muhammad Irsan Nasution, SE, CA, M.Ak, sesi 1 berjalan dengan penuh semangat lengkap dengan pantun-pantun lugas khas orang Medan. Narasumber yang memiliki pengalaman berkunjung ke banyak negara dalam kapasitas sebagai Diplomat memberikan wawasan inspiratif untuk para peserta. Pak Dubes yang juga seorang alumni UIN SU dan pernah menjadi Manajer PSSI ini sangat mendorong siswa dan santri Indonesia untuk mengambil peluang beasiswa kuliah di Maroko yang saat ini quotanya sudah bertambah menjadi 50 orang per tahunnya.

Sesi kedua dibawakan oleh Dr. H. Amar Adly, Lc.MA seorang akademisi yang sukses menamatkan pendidikannya sejak S1, S2 dan S3 di Madinah dan Maroko. Dipandu oleh moderator H. Nasrullah, Lc.MA, sesi kedua sarat dengan sharing pengalaman dan tips-tips jitu kuliah di Madinah dan Maroko yang dipaparkan narasumber berdasarkan apa yang dialami beliau ketika menjalani pendidikan di kedua tempat istimewa tersebut.

Dalam paparannya, Dr. Amar yang sejak 2019 diamanahkan sebagai salah satu penguji seleksi beasiswa menguraikan syarat-syarat dan kondisi yang harus dipenuhi untuk mendaftar kuliah di Maroko dan Madinah serta apa saja yang perlu dipersiapkan untuk mengikuti seleksi beasiswa. Peserta pun tidak melewatkan kesempatan ini untuk bertanya.

Tidak terasa waktu 3 jam terisi dengan benih-benih wawasan dan pengetahuan yang penuh manfaat, seminar ditutup secara resmi oleh Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Sumatera Utara Dr. H. Arso, SH, M.Ag pada pukul 12.15 WIB.

Kontributor : Yulia Indawardhani Lubis, SS, MSP (Anggota Komisi HLNKI MUISU)

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles