Saturday, February 14, 2026
spot_img

Pelatihan Juru Sembelih Halal: Meningkatkan Kualitas dan Kehalalan Daging di Sibolga

Sibolga, muisumut.or.id Rabu 9 Juli 2025 – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan keahlian juru sembelih halal, LPPOM MUI Sumatera Utara, yang dipimpin oleh Prof. Dr. Basyaruddin M.S, menggelar pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) berbasis SKKNI di Kota Sibolga. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara LPPOM MUI Sumut dan Perwakilan Bank Indonesia Kota Sibolga, bertujuan untuk menjamin kehalalan produk hewani yang berkualitas.

Dalam sambutannya, Prof. Basyaruddin menekankan pentingnya peran Juleha dalam memastikan kehalalan daging. “Juleha adalah garda terdepan dalam memastikan kehalalan daging. Pelatihan ini bukan hanya tentang teknik, tetapi juga tentang tanggung jawab moral dan spiritual,” ujarnya.

Materi Pelatihan yang Komoerhensif

Peserta pelatihan mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai:

Penerapan syariat Islam dalam penyembelihan hewan.
Peran strategis Juleha dalam rantai pasok halal yang semakin penting.
Teknik penyembelihan yang sesuai dengan standar HAS 23000 dan SKKNI.
Prosedur sertifikasi halal untuk Rumah Potong Hewan (RPH) dan Rumah Pemotongan Unggas (RPU).
Kesejahteraan Hewan dan Kualitas Daging

Pelatihan ini juga menekankan pentingnya kesejahteraan hewan. “Hewan yang sehat dan diperlakukan dengan baik akan menghasilkan daging yang berkualitas,” tambah Prof. Basyaruddin. Para peserta diajarkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan sebelum penyembelihan, serta teknik pemotongan yang tepat.

Perwakilan Bank Indonesia Kota Sibolga turut hadir untuk memberikan dukungan. “Kami percaya bahwa penguatan ekonomi syariah dimulai dari sektor pangan. Pelatihan ini adalah langkah penting untuk mencapai itu,” ungkap perwakilan BI.

Peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga melakukan praktik langsung. “Kami ingin memastikan bahwa setiap Juleha tidak hanya tahu, tetapi juga mampu melaksanakan penyembelihan dengan baik,” jelas Prof. Basyaruddin.

Dengan semangat dan pengetahuan baru, para peserta diharapkan dapat menjadi Juleha yang profesional dan bertanggung jawab. “Mari kita jaga kehalalan dan kualitas daging yang kita konsumsi,” tutup Prof. Basyaruddin. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi industri pangan halal di Indonesia, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kehalalan dalam setiap aspek kehidupan.

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles