Friday, February 6, 2026
spot_img

Pemahaman Tadarus Al-Qur’an di Bulan Ramadhan Oleh Drs. H. Ahmad Sanusi Luqman, Lc, MA

muisumut.or.id-Medan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyelenggarakan muzakarah ahad kedua dengan membahas “Pemahaman Tadarus Al-Qur’an di Bulan Ramadhan” pada hari Ahad 2 April 2023. Acara ini dihadiri oleh, Drs. H. Ahmad Sanusi Luqman, Lc, MA., Ketua Bidang Fatwa MUI Sumatera Utara. Acara tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang Tadarus Al-Qur’an, khususnya selama bulan Ramadhan.


Dalam pendahuluan, Drs. H. Ahmad Sanusi menjelaskan tentang pentingnya bulan suci Ramadhan bagi umat Islam sebagai kesempatan untuk meningkatkan ibadah dan mendapat berkah dari Allah SWT. Rasulullah SAW juga memberikan khutbah singkat kepada umat Islam setiap tahun menjelang bulan Ramadhan. Khutbah tersebut berisi tentang pentingnya bulan Ramadhan dan ibadah yang dianjurkan selama bulan tersebut seperti puasa, sholat tarawih, tilawah Al Qur’an, berzikir, dan berdoa.


Dalam acara tersebut, Drs. H. Ahmad Sanusi membahas tentang hakikat Tadarus Al-Qur’an di bulan suci Ramadhan dan hal-hal lain yang berkaitan dengan Al Qur’an. Drs. H. Ahmad Sanusi menjelaskan tentang pengertian dan makna Al Qur’an sebagai kitab suci dan wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dan mengandung ajaran Islam mengenai akidah, syariah, akhlak, dan berita-berita umat terdahulu. Al Qur’an dipahami oleh umat Islam sebagai pedoman dan tuntunan dalam kehidupan di dunia dan akhirat.


Drs. H. Ahmad Sanusi juga membahas tentang fadhilah atau keutamaan membaca Al Qur’an menurut hadits-hadits Rasulullah SAW. Terdapat sembilan poin yang dijelaskan, yaitu (1) membaca Al Qur’an dapat diartikan sebagai berdialog dengan Allah, (2) membaca Al Qur’an merupakan sebaik-baik amalan setelah sholat, (3) membaca Al Qur’an merupakan lambang kebaikan/keindahan, (4) membaca Al Qur’an dapat memberikan syafa’at bagi yang membaca di hari kiamat, (5) membaca Al Qur’an merupakan ibadah khusus bagi umat Islam, (6) membaca Al Qur’an dapat membahagiakan kedua orang tua yang membaca, (7) membaca Al Qur’an dapat menyelamatkan hati bagi yang membacanya, (8) tidak memiliki sedikitpun hafalan Al Qur’an dapat diartikan sebagai ibarat sebuah rumah yang rusak, dan (9) seluruh ulama sepakat bahwa membaca Al Qur’an lebih afdhal dari Tasbih, Tahlil, Tahmid, Tamjid, dan zikir berdasarkan dalil-dalil nash.


Dalam acara tersebut, Drs. H. Ahmad Sanusi juga membahas tentang pengertian Tadarus Al-Quran dan Tilawah Al-Quran. Tadarus Al-Quran berarti membaca dan mempelajari Al-Quran secara bersama-sama oleh dua orang atau lebih, sedangkan Tilawah Al-Quran berarti membaca Al-Quran oleh satu orang secara mandiri. Kedua kegiatan tersebut sangat dianjurkan dalam Islam dan sering dilakukan pada bulan suci Ramadhan.
Dalam melakukan Tadarus Al-Quran, idealnya dilakukan oleh orang-orang yang sudah terampil dalam membaca Al-Quran atau dalam satu kelompok harus ada seseorang yang mahir membaca agar jemaah lainnya dapat belajar darinya secara bergiliran. Jika dalam kelompok tersebut tidak ada orang yang membaca dengan baik, maka wajib bagi orang yang sudah terampil membaca untuk mengajari dan membimbing mereka agar tidak salah dalam membaca. Hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa sebaik-baik orang adalah orang yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya.


Dalam pembahasannya, Drs. H. Ahmad Sanusi menekankan pentingnya kehadiran pembimbing atau guru dalam kegiatan Tadarus Al-Quran, terutama untuk memperbaiki bacaan peserta yang salah dari segi ilmu tajwid dan fashahah. Narasumber juga menyoroti masalah yang sering terjadi dalam pelaksanaan Tadarus Al-Quran di beberapa masjid, seperti tidak adanya pembimbing yang mampu memperbaiki bacaan peserta yang salah atau kelompok-kelompok yang tidak seimbang dalam kemampuan membaca Al-Quran.


Selain itu, narasumber juga menekankan pentingnya kegiatan Tadarus Ma’nawy, yaitu kegiatan mempelajari dan memahami makna dan isi kandungan ayat-ayat Al-Quran, terutama yang berkaitan dengan ajaran Islam dan keislaman. Kegiatan Tadarus Ma’nawy diharapkan dapat membahas ayat-ayat Al-Quran secara mendalam dan melihat konteks historisnya sehingga dapat memahami pesan yang ingin disampaikan oleh ayat tersebut.

Dalam kesimpulan, Drs. H. Ahmad Sanusi menegaskan bahwa bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan kesempatan untuk beribadah bagi umat Islam, dan Tadarus Al-Quran adalah salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan dalam bulan suci ini. Drs. H. Ahmad Sanusi mengajak semua umat Islam untuk memanfaatkan bulan suci Ramadhan untuk meningkatkan pemahaman terhadap Al-Quran melalui kegiatan Tadarus Al-Quran, baik Tadarus Lafzy maupun Tadarus Ma’nawy. Dengan demikian, diharapkan wawasan keislaman semakin luas dan mendalam sehingga umat Islam dapat menjadi lebih baik dalam menjalankan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.


Selain Drs. H. Sanusi, Prof. Dr. Ir. Basyaruddin, MS selaku narasumber juga membahas perihal Al Quran, Sains, dan Teknologi Mengukuhkan Aqidah dan Kehormatan Umat. Materi tersebut bisa dilihat di sini (Yogo)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles