Sunday, February 1, 2026
spot_img

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Dukung Pembinaan Imam dan Pengurus BKM di Nias Utara Bersama MUI dan Islah

Nias Utara, muisumut.or.id., 13 November 2024 – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara dan Ikatan Silaturrahim Hafiz dan Hafizah (Islah) Sumatera Utara, di bawah koordinasi Biro Kesejahteraan Rakyat, menyelenggarakan kegiatan pembinaan bagi imam masjid dan Badan Kenaziran Masjid (BKM) di Kabupaten Nias Utara pada 12-13 November 2024. Acara ini dihadiri oleh 33 imam masjid serta 33 pengurus BKM dari berbagai kecamatan di Nias Utara, dengan tujuan memperkuat kapasitas keagamaan dan pengelolaan masjid di wilayah tersebut.

Ismadoni Syahputra, SE, M.Ak, dari Biro Kesra Sumatera Utara, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bimbingan menyeluruh bagi para imam masjid dan pengurus BKM. “Melalui pembinaan ini, kami berharap para imam dapat meningkatkan kualitas bacaan dan pemahaman fikih sholat berjamaah, sementara pengurus BKM dibekali wawasan tentang pengelolaan masjid sebagai bentuk ibadah dengan prinsip pelayanan prima,” jelasnya.

Pembinaan Imam Masjid oleh Islah Sumatera Utara

Ketua Islah, Mar’i Muhammad, S.H.I., M.Si., menjelaskan bahwa pembinaan imam masjid berfokus pada peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an serta pemahaman fikih sholat berjamaah. Pembinaan ini melibatkan beberapa narasumber ahli, termasuk Drs. Yahya Zakaria yang memberikan materi tentang fikih dan sholat berjamaah, serta Ustaz Mar’i Muhammad bersama Sibawaihi, Lc., M.Th., yang memberikan pelatihan tahsin (perbaikan bacaan Al-Qur’an).

Ustaz Mar’i Muhammad, yang juga pengajar tahsin di Pendidikan Tinggi Kader Ulama (PTKU) MUI, menekankan pentingnya bacaan Surah Al-Fatihah yang benar bagi seorang imam. “Kami ingin memastikan bahwa para imam di Nias Utara memiliki bacaan yang benar dan layak memimpin sholat berjamaah,” ujarnya. Berdasarkan hasil pembinaan, mayoritas imam di Nias Utara dinilai sudah layak dan memadai untuk menjadi imam sholat berjamaah.

Pembinaan Pengurus BKM oleh MUI Sumatera Utara

Pembinaan bagi pengurus BKM masjid di Nias Utara bertujuan untuk memberikan pemahaman baru bahwa mengelola masjid adalah bentuk ibadah dengan konsep pelayanan yang baik. Dr. Akmaluddin Syahputra, salah satu narasumber, menjelaskan pentingnya pola pikir yang berfokus pada pelayanan umat dan manajemen masjid yang efektif.

Dr. Erwin Efendi, S.Sos., MA., menyampaikan materi tentang moderasi beragama, menekankan bahwa masjid harus menjadi tempat yang ramah bagi semua kalangan dan mendorong sikap moderat dalam beragama. Sementara itu, Dr. Akmaluddin Syahputra membahas pentingnya manajemen masjid yang terstruktur untuk menciptakan lingkungan masjid yang bersih, nyaman, dan fungsional.

Para pengurus BKM menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan, dan pada akhir sesi, mereka diminta untuk melaporkan kondisi masing-masing masjid. Dari 33 masjid yang dilaporkan, sebagian besar masih membutuhkan peningkatan fasilitas, seperti tempat wudhu, area parkir, sajadah, serta buku-buku panduan sholat dan khatib Jumat. Beberapa masjid terletak di daerah perlintasan dan membutuhkan pengelolaan khusus untuk memenuhi kebutuhan jamaah yang transit, sementara lainnya berlokasi di pedesaan dengan fasilitas yang terbatas.

Harapan ke Depan Kegiatan pembinaan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas imam masjid dalam memimpin sholat berjamaah dengan bacaan yang benar serta meningkatkan kemampuan pengurus BKM dalam mengelola masjid secara profesional dan penuh tanggung jawab. MUI Sumut dan Islah berharap program ini dapat menjadi langkah awal bagi peningkatan kualitas layanan keagamaan di Nias Utara, sehingga masjid-masjid di wilayah tersebut tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan pemberdayaan umat.

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles