Saturday, February 14, 2026
spot_img

Perjalanan Bisnis Wakaf MUI Sumut: Dari Minimarket Hingga Urban Farm

muisumut.or.id-Medan, Bisnis wakaf MUI Sumut berawal dari CSR bank Sumut yang meberikan bangunan untuk laboratorium Interprenership. Lalu dikelola lah menjadi sebuah bisnis minimarket yang diberi nama Halalmart MUI Sumut tahun 2018

Satu tahun setelah usaha minimarket berjalan, pada tahun 2019 bisnis Coffe shop mulai dirintis. Tahun berikutnya, di tahun 2020 usaha bisnis kembali bertambah dengan munculnya usaha Advertising.

Tidak selesai sampai di satu, pandemi covid yang berdampak pada usaha justru menambah unit usaha lainnya yakni Studio Podcast di tahun 2021.

Dari sekian banyak unit usaha, kembali bertambah unit usaha baru di tahun 2022 yakni bisnis sayuran segar hidroponik.

Berawal pada saat peringatan muharram 1444, salah satu UMKM menawarkan P2WP untuk berbisnis Tanaman Sayur Hidroponik hingga membuka jalan bagi P2WP untuk memulai bisnis tersebut yang saat ini diberi nama Urban Farm MUI Sumut.

Sekilas perjalanan Urban Farm MUI Sumut yang bermula hanya 120 lubang tanam, siapa sangka kini dalam kurun waktu satu tahun sudah memiliki 10.000 lubang tanam yang tersebar di Lantai 4 MUI Sumut serta sekitar area perkantoran MUI Sumut.

Untuk memulai usaha ini, P2WP memberanikan diri mengeluarkan modal lebih dari 100 Juta guna membangun Instalasi. Uang tersebut didapat dari hasil dari keuntungan Bisnis Wakaf Produktif.

Perjalanan Urban Farm MUI Sumut kini bukan hanya sekedar usaha kebun pertanian kota, tetapi juga menjadi tempat pelatihan dan pengembangan kewirausahaan.

Hal ini dilakukan sebagai upaya mewujudkan visi P2WP yakni “Mensejahterakan umat Islam melalui wakaf produktif”.

Dari kebun wakaf ini juga telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan atau pelatihan wirausaha dan entrepreneurship Muslim.

Sebagai hasil dari bisnis wakaf produktif yang dikelola oleh P2WP, Urban Farm MUI Sumut didirikan dengan tujuan menciptakan visi tersebut.

Misi ini dilakukan melalui pengelolaan bisnis berbasis wakaf produktif di berbagai lokasi dan wilayah serta memberikan layanan publik yang mudah diakses secara gratis.

Dengan fokus pada budidaya sayuran hidroponik, Urban Farm MUI Sumut menjadi pusat pembelajaran bagi masyarakat.

Pertanian hidroponik, sebuah teknik modern yang mengoptimalkan penggunaan air dan nutrisi tanaman tanpa memerlukan lahan luas, menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan produksi pertanian di lingkungan perkotaan yang terbatas.

Layanan Urban Farm MUI Sumut saat ini terbuka untuk memberikan Edukasi bagi yang siapa saja yanh berkomitmen ingin memiliki pertanian sendiri.

Urban Farm MUI Sumut menyediakan pelatihan dari awal hingga akhir dengan materi Pembibitan Instalasi, Penanaman Pemasaran (konvensional/Digital), Perawatan, Pemupukan.

Bagi Anda yang saat ini sedang menjalankan usaha hidroponik lalu memiliki kendala terkait dalam sayuran hidroponik atau kebun yang terlantar, Urban Farm MUI Sumut juga menyiapkan pendampingan tenaga ahli berupa Konsultasi Perawatan, Analisis Situasi, Solusi Adaptif, Monitoring dan Evaluasi, serta Dukungan Jangka Panjang.

Pada peringatan Muharram tahun 1445 H ini, Urban Farm MUI sumut yang sudah dijalankan selama kurang lebih satu tahun, secara resmi pun diresmikan sebagai unit usaha baru sekaligus bukti nyata dan komitmen P2WP dalam mengembangkan bisnis Wakaf. (Yogo Tobing)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles