Saturday, February 7, 2026
spot_img

Pesantren Wakaf Darunnajah Asahan Diresmikan oleh MUI Sumatera Utara

Asahan, muisumut.or.id – Pesantren Wakaf Darunnajah Asahan diresmikan oleh MUI Sumatera Utara pada Sabtu, 20 Juli 2024. Hadir dalam acara tersebut Ketua Bidang Infokom MUI Sumatera Utara, Dr. Akmaluddin Syahputra, M.Hum, Ali Suman Daulay, Sekretaris Komisi Infokom, Ketua Umum MUI Kab. Asahan, H. Salman Abdullah Tanjung, LC, MA, Unsur pemerintahan, Lantamal, serta beberapa pimpinan Pesantren.  Acara peresmian ini ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh para tokoh agama dan pejabat setempat di lokasi pesantren, Jalan Perintis Kemerdekaan Km. 8,5, Dusun X, Desa Sei Lama, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan.

Muhammad Ihsan, SH, selaku Direktur Pesantren, dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar pesantren ini dapat menjadi “rumah yang sukses” sesuai dengan namanya, “Darunnajah”. “Kami mengharapkan ada kesuksesan dan keberkahan di sini. Semoga apa yang disampaikan guru-guru kami hari ini dapat mampu menjalankan amanah ini dengan baik,” ujarnya.

Pesantren Wakaf Darunnajah menerima santri perdana sebanyak sembilan orang yang berasal dari berbagai daerah, termasuk Kota Balam, Provinsi Riau. Ihsan menegaskan komitmennya untuk menjaga amanah yang diberikan oleh para wali santri. “InsyaAllah kami menjaga amanah seluruh wali santri,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ihsan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh keluarga yang berperan dalam pendidikan agama. Salah satu momen penting dalam peresmian adalah penyerahan sertifikat tanah seluas 9 hektar 4 rante setengah oleh Mayor Nabil Panjaitan. Meskipun ikrar wakaf belum diresmikan secara resmi, Nabil menyatakan, “Kita tidak tahu apakah saya besok bisa menyerahkannya, tetapi saya berkomitmen untuk melakukannya.”

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para donatur, termasuk Hj. Najhah boru Panjaitan, yang telah berkontribusi dalam pembangunan pesantren. Selain itu, lima asatizah alumni Pesantren Raudhatul Hasanah akan mendidik sembilan santri perdana di Pesantren Wakaf Darunnajah ini.

Pada acara peresmian tersebut, para santri juga menampilkan kemampuan bermuhadasah dalam bahasa Arab dan Inggris, serta seorang santri menunjukkan kemampuan berceramah yang biasa disebut Pildacil. Penampilan ini menjadi bukti nyata komitmen pesantren dalam mencetak generasi yang unggul dan berwawasan luas.

Dengan peresmian ini, diharapkan Pesantren Wakaf Darunnajah dapat menjadi pusat pendidikan agama yang berkualitas dan membawa manfaat bagi masyarakat sekitar.

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles