Saturday, March 28, 2026
spot_img

Prof. Dr. M. Jamil Beri Pesan kepada Generasi Muda di Malaysia dalam Kunjungan ke Kuala Lumpur

Kuala Lumpur, musiumut.or.id., 30 Oktober 2024 – Dalam kunjungan singkatnya ke Kuala Lumpur, Prof. Dr. M. Jamil, Guru Besar di UIN Sumatera Utara sekaligus Ketua Umum MUI Kota Binjai, memberikan pesan penting kepada generasi muda di Malaysia. Kunjungan ini merupakan bagian dari rombongan ilmiah menuju Uzbekistan, di mana Prof. Jamil menyampaikan beberapa nasihat yang mendalam bagi pemuda di negeri Jiran.

Dalam pesannya, Prof. Jamil mengajak para pemuda untuk tidak menyia-nyiakan masa muda mereka dan memanfaatkan kesempatan yang ada untuk terus belajar dan berkembang. “Jika kita bisa memutar waktu, saya tidak akan menyia-nyiakan masa muda saya. Masa muda adalah waktu yang sangat berharga untuk belajar dan memperkuat diri demi menjadi yang terbaik di masa mendatang,” ujarnya. Dengan komitmen yang kuat, ia meyakini bahwa pemuda bisa memberikan kontribusi besar untuk umat dan bangsa.

Prof. Jamil juga menekankan pentingnya adab di tengah perkembangan teknologi dan sosial media yang pesat. Menurutnya, adab adalah pondasi yang bahkan harus diutamakan di atas ilmu. “Adab sangat penting, bahkan adab itu di atas ilmu. Di era sosial media seperti sekarang, jangan sampai kita kehilangan nilai-nilai tersebut,” pesan Prof. Jamil.

Dalam menutup nasihatnya, Prof. Jamil menyampaikan kata-kata mutiara, “Jangan mati tapi kita masih hidup, hiduplah meskipun kita mati.” Maksud dari pesan ini adalah agar generasi muda dapat meninggalkan warisan positif yang bermanfaat bagi orang banyak, bahkan setelah mereka tiada. “Hidup adalah tentang meninggalkan sesuatu yang berarti bagi sesama,” tambahnya, mengutip pepatah Melayu yang mengajarkan arti hidup yang sebenarnya “lemukut ditepi gantang” artinya keluar tidak menjadi maslalah masukpun tidak menambah

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,300SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles