Medan, muisumut.or.id 12 Februari (MUI) Sumatera Utara, resmi memasuki masa purna bakti setelah 31 tahun mengabdi di lembaga tersebut. Dalam acara pelepasan yang berlangsung penuh haru dan kebersamaan, ia mengungkapkan rasa syukur serta terima kasih atas perjalanan panjangnya bersama MUI Sumut.
Ahmad Darwis Ritonga mengingat kembali berbagai dinamika yang dialaminya selama tiga dekade lebih, bekerja dengan berbagai tipe kepemimpinan MUI Sumut, mulai dari masa kepemimpinan Hamdan Abbas, Mahmud Azis, Abdullah Syah, hingga saat ini di bawah kepemimpinan Dr. H. Maratua Simanjuntak.
“Saya bersyukur bisa mengabdi selama 31 tahun di MUI Sumut. Banyak pengalaman berharga yang saya lalui bersama berbagai generasi pengurus. Terutama di masa khidmat ini, saya menyadari mungkin ada kesalahan dan kekhilafan selama menjalankan tugas. Untuk itu, saya memohon maaf kepada semua pihak,” ucapnya dengan penuh ketulusan.
Dalam kesempatan tersebut, Dewan Pimpinan (DP) MUI Sumut memberikan tali asih sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Ahmad Darwis Ritonga selama bertahun-tahun. Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus serta rekan-rekan di Sekretariat MUI Sumut.
Ketua Umum MUI Sumut, Dr. H. Maratua Simanjuntak, turut memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas jasa dan kontribusi besar Ahmad Darwis Ritonga bagi MUI Sumut. Ia juga menyampaikan doa agar Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan dan kesehatan bagi beliau.
“Kami mengapresiasi segala dedikasi dan pengorbanan yang telah diberikan selama ini. Semoga Allah memberikan kebaikan dan keberkahan kepada kita semua,” ujar Dr. Maratua Simanjuntak.
Acara pelepasan ini menjadi momen penuh kehangatan dan kekeluargaan, sekaligus bentuk penghormatan atas jasa seorang abdi yang telah mengabdikan hidupnya untuk mendukung peran MUI dalam membimbing dan melayani umat. Ahmad Darwis Ritonga pun meninggalkan MUI Sumut dengan penuh kebanggaan, membawa kenangan dan pengalaman yang tak ternilai.






