Saturday, February 14, 2026
spot_img

Silaturahim Penggiat Masjid dan Ekonomi Umat di MUI Sumut: Prof. Saparuddin Tekankan Sinergi Kuat untuk Pemberdayaan Umat

muisumut.or.id, Medan, 1 Muharram 1447 H/27 Juni 2025, Ketua Bidang Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Saparuddin Siregar, SE, Ak, SAS, M.Ag, MA, menegaskan pentingnya membangun sinergi dan kekuatan kolektif dalam membangkitkan perekonomian umat Islam. Hal ini disampaikannya dalam acara Silaturahim Ekonomi Umat yang digelar di Kantor MUI Sumut, Medan, baru-baru ini.

Perlu sinergi dan kekuatan kolektif dalam membangun perekonomian umat,” tegas Prof. Saparuddin di hadapan para tokoh dan aktivis masjid se-Sumatera Utara. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari misi MUI dalam mendorong peran strategis umat Islam dalam pembangunan ekonomi berbasis syariah.

Acara silaturahim tersebut dihadiri berbagai organisasi yang bergerak di bidang kemasjidan dan ekonomi syariah, di antaranya Dewan Masjid Indonesia (DMI), Forum Silaturrahim Badan Kemakmuran Masjid Indonesia (Fosil BKMI), Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sumut. Mereka bersama-sama membahas berbagai tantangan dan peluang dalam pemberdayaan ekonomi umat.

Prof. Saparuddin memimpin langsung jalannya silaturahim dan diskusi, yang menghasilkan sejumlah kesepakatan penting untuk langkah konkret ke depan. Di antaranya adalah:

  • Pendataan dan penelitian mendalam atas permasalahan perekonomian umat.

  • Pendataan profil masjid dan jemaahnya dalam konteks potensi ekonomi.

  • Penyusunan modul dan materi kewirausahaan syariah untuk para dai.

  • Promosi pemberdayaan ekonomi umat melalui wakaf produktif.

Dalam kegiatan ini, Prof. Saparuddin juga menyampaikan pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan, bukan hanya dalam aspek spiritual, tetapi juga sosial dan ekonomi.

Senada dengan hal itu, Prof. Fachruddin Azmi yang hadir mewakili Ketua Umum MUI Sumut dalam sambutannya mengatakan bahwa masjid seharusnya menjadi motor penggerak dalam pemberdayaan ekonomi umat. “Masjid sebagai pusat kegiatan umat, sudah semestinya menjadi motor penggerak pemberdayaan ekonomi,” ujarnya.

Putrama Alkhairi, Sekretaris Bidang Pemberdayaan Umat MUI Sumut sekaligus Direktur Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (PINBAS) MUI Sumut, menambahkan bahwa potensi umat sangat besar, baik dari sisi jumlah maupun volume aktivitasnya. “Kami menyiapkan diri sebagai referensi lahirnya bisnis-bisnis syariah baru di Sumut,” jelasnya.

Diskusi yang dipandu oleh Cahyo Pramono dan Salman Nasution, pengurus Komisi Pemberdayaan Umat MUI Sumut, mencatat banyak ide segar dan gagasan strategis dari para peserta. Salah satunya datang dari Syahlan Jukhri Nasution (Fosil BKMI) yang menyarankan perlunya pendekatan pentahelix dalam pembangunan ekonomi keumatan, serta gagasan tema besar pemberdayaan melalui jalan wakaf.

Perwakilan DMI, Ustaz Irhamuddin Latif, memaparkan inisiatif teknis DMI Sumut seperti pengembangan UPZ, kerjasama dengan Baznas dan LAZ, serta promosi koperasi anti-riba dan UMKM masjid.

Sementara itu, Ustaz Sugiyanto, Ketua Harian MES Sumut, menggarisbawahi peran lembaganya dalam menyosialisasikan ekonomi syariah dan mendampingi masyarakat, seperti yang dilakukan di Kampung Tahu, Binjai.

Sebagai penutup, Prof. Ritha F. Dalimunthe dari KDEKS Sumut memaparkan kolaborasi kelembagaannya dengan USU, BI, dan OJK dalam pengembangan prodi kewirausahaan dan inkubator bisnis. Ia juga menawarkan hasil-hasil riset yang dimiliki sebagai kontribusi untuk penguatan ekonomi umat di Sumut.

Dengan hadirnya tokoh-tokoh penting dan semangat kolaboratif yang tinggi, silaturahim ini menjadi langkah awal yang strategis untuk mengonsolidasikan kekuatan umat menuju kemandirian ekonomi berbasis nilai-nilai Islam.

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles