muisumut.or.id-Panyabungan, 8 Maret 2024 – Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mandailing Natal menjadi saksi keharuan pada hari ini saat melepas 11 mahasiswa Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Madina yang telah menyelesaikan PPL selama 2 bulan di kantor MUI Madina.
Acara penjemputan PPL ini dimulai dengan sambutan hangat dari Sekretaris MUI Madina, H. Ahmad Zainul Khobir, S.Ag., MM, yang menyatakan rasa bangga dan apresiasinya terhadap kerjasama antara MUI dan STAIN Madina dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan keagamaan.
Para dosen pendamping lapangan, Rani Ismil Hakim, M.Pd., dan Ahmad Salman Farid, M.Sos., juga turut hadir memberikan dukungan dan arahan kepada mahasiswa PPL. Kehadiran mereka menegaskan komitmen STAIN Madina dalam melibatkan tenaga pengajar yang berkualitas untuk mendampingi mahasiswa dalam pengalaman lapangan.
Sebanyak 11 mahasiswa yang ditempatkan dalam program PPL ini berasal dari program studi bahasa dan sastra Arab serta manajemen dakwah. Mereka datang dengan semangat tinggi untuk belajar dan berkontribusi dalam kegiatan keagamaan di lingkungan MUI Madina. Dalam sesi berikutnya, para mahasiswa PPL diminta untuk membagikan kesan dan pesan mereka selama dua bulan mengabdi di Kantor MUI Madina. Dengan penuh antusias, mereka berbagi pengalaman dan pembelajaran yang didapat selama masa tersebut, merenungkan peran mereka dalam mengamalkan ilmu keagamaan dalam kehidupan nyata.
Sekretaris MUI Madina, H. Ahmad Zainul Khobir, S.Ag., MM, juga tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh mahasiswa dan dosen pendamping atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam mendukung berbagai kegiatan keagamaan di kantor MUI Madina. Beliau juga menyampaikan permohonan maaf atas segala ketidaksesuaian yang mungkin terjadi selama masa PPL, sembari berharap agar kolaborasi ini terus berlanjut dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik secara berkelanjutan.
Kesempatan ini tidak hanya menjadi momen berharga bagi para mahasiswa, tetapi juga menunjukkan sinergi yang erat antara lembaga pendidikan tinggi dan lembaga keagamaan dalam usaha mencetak generasi penerus yang berkualitas dan kompeten di bidangnya.
Semoga kerjasama yang baik ini terus berkembang, memberikan manfaat yang besar bagi kedua belah pihak, dan menciptakan suasana akademis yang inspiratif bagi mahasiswa dan dosen. (Yogo Tobing)






