Monday, February 2, 2026
spot_img

The Sun Gazer: Cinta Dari Langit Angkat Nilai Ekonomi Syariah, DSN MUI Gelar Nonton Bareng Usai Ijtima Sanawi

muisumut.or.id., Jakarta, 27 September 2025 – Film terbaru bertajuk The Sun Gazer: Cinta Dari Langit tidak hanya menawarkan kisah cinta penuh dilema, tetapi juga menghadirkan pesan mendalam tentang pentingnya pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Melalui tokoh utama Mogayer, film ini menampilkan bagaimana bekerja di sektor koperasi syariah bukan sekadar profesi, melainkan bagian dari ibadah dan perjuangan menegakkan keadilan ekonomi.

Mogayer, diperankan oleh Mario Irwinsyah, digambarkan sebagai sosok profesional yang berkiprah di sebuah koperasi syariah. Dalam kesehariannya, ia berpegang teguh pada prinsip amanah, transparansi, dan keberkahan dalam mengelola dana anggota. Latar belakang ini memberi warna berbeda pada jalan cerita film, menjadikan The Sun Gazer: Cinta Dari Langit bukan hanya drama keluarga, tetapi juga sarana edukasi ekonomi umat.

Lebih dari sekadar romansa, film ini juga merefleksikan kemajuan ekonomi syariah Indonesia yang kini mendapat pengakuan dunia. Beberapa adegan menyinggung posisi Indonesia yang terus membaik dalam Global Islamic Economy Indicator, serta bagaimana koperasi syariah menjadi model pemberdayaan yang menarik perhatian internasional.

Nilai spiritual semakin kental ketika Mogayer menjalani praktik sun gazing, yang digambarkan sebagai pencarian energi positif dan ketenangan batin. Simbol ini sejalan dengan filosofi ekonomi syariah yang tidak semata mengejar keuntungan materi, tetapi juga mengedepankan keberkahan dan keseimbangan hidup.

Sebagai bentuk apresiasi, Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) menggelar nonton bareng film The Sun Gazer: Cinta Dari Langit di Cinema XXI pada Sabtu, 27 September 2025, setelah penutupan Ijtima Sanawi Dewan Pengawas Syariah ke-XXI.

Acara nonton bareng ini turut dihadiri oleh Ketua BPH DSN MUI Prof. Dr. K.H. Hasanuddin, M.Ag, serta Bendahara DSN MUI M. Gunawan Yasni, yang juga merupakan penulis novel The Sun Gazer, produser film, sekaligus memerankan beberapa adegan dalam film tersebut.

Menurut Gunawan Yasni, film ini diangkat dari kisah nyata, meski tetap dibumbui drama agar lebih menyentuh.

Film ini kami harapkan bisa menjadi inspirasi, khususnya untuk perkembangan ekonomi syariah di Indonesia. Bahwa ekonomi syariah bukan hanya konsep, tetapi nyata hadir dalam kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Dengan durasi lebih dari 110 menit, The Sun Gazer: Cinta Dari Langit berhasil menggabungkan unsur cinta, spiritualitas, dan ekonomi kerakyatan. Kehadiran film ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat luas tentang pentingnya membangun sistem ekonomi berkeadilan melalui jalur syariah.

Indonesia, melalui pesan-pesan yang diangkat dalam film ini, kembali ditegaskan sebagai negara dengan potensi besar menjadi pusat ekonomi syariah dunia. Seperti ditunjukkan dalam kisah Mogayer, ekonomi syariah bukan hanya alternatif, melainkan solusi yang menjawab tantangan ketimpangan sosial dan kebutuhan spiritual umat manusia.

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles