Saturday, February 7, 2026
spot_img

Tim Jurnal Al-Waqf MUI Sumut Konsultasi Publikasi Ilmiah dengan Dr. Retno Sayekti, MLIS, Reviewer Jurnal Internasional Bereputasi

muisumut.or.id., Medan, 8 Oktober 2024 – Tim Jurnal Al-Waqf, yang dipimpin oleh Dr. Akmaluddin M.Hum sebagai Editor-in-Chief, Rustam M.A sebagai Managing Editor, dan Fahri Roja Sitepu M.H sebagai Editor, mengadakan konsultasi dengan Dr. Retno Sayekti, MLIS, seorang reviewer Jurnal Internasional Bereputasi. Konsultasi yang berlangsung hingga 2 jam dilaksanakan di kantor Fakultas Ilmu Sosial Kampus IV Tuntungan,   bertujuan untuk mendapatkan panduan dalam meningkatkan kualitas publikasi Jurnal Al-Waqf agar sesuai dengan standar jurnal bereputasi internasional.

Dalam pemaparannya, Dr. Retno menekankan bahwa kualitas manajemen dan mutu tulisan merupakan dua aspek utama yang harus dijaga oleh setiap pengelola jurnal. Manajemen jurnal yang baik mencakup proses editorial yang profesional dan kepatuhan terhadap pedoman internasional, sedangkan kualitas tulisan yang unggul akan memastikan kontribusi artikel yang dipublikasikan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.

Beliau juga memberikan panduan untuk mengidentifikasi jurnal predator, yang seringkali tidak transparan dalam proses penerbitannya dan hanya berorientasi pada keuntungan finansial tanpa memerhatikan kredibilitas ilmiah. Dr. Retno menegaskan pentingnya berhati-hati dalam memilih jurnal tujuan publikasi, karena terlibat dengan jurnal predator dapat merugikan penulis dari segi biaya, waktu, dan reputasi akademik.

Dalam upaya untuk diterima di jurnal bereputasi internasional, Dr. Retno menyarankan agar penulis dan pengelola jurnal mematuhi template dan gaya selingkung yang ditetapkan oleh masing-masing jurnal. Pengabaian terhadap aspek teknis ini dapat mengurangi peluang artikel untuk diterima. Selain itu, beliau juga mengingatkan tentang risiko mengirimkan artikel ke jurnal yang kemudian mengalami discontinue, sehingga segala usaha yang telah dikeluarkan menjadi sia-sia.

Untuk memverifikasi status indeksasi jurnal, Dr. Retno merekomendasikan penggunaan platform seperti Tandfonline dan Scimago Journal Rank. Platform ini menyediakan informasi terperinci tentang status jurnal, termasuk apakah terindeks di Scopus atau indeks internasional lainnya, sehingga peneliti dapat membuat keputusan yang lebih tepat dalam memilih jurnal tujuan.

Jurnal Al-Waqf, yang telah terbit sebanyak tiga kali dan saat ini sedang mempersiapkan edisi keempatnya, telah memiliki ISSN dan terindeks di Garuda. Saat ini, tim editorial tengah mempersiapkan proses indeksasi menuju Sinta, dengan tujuan meningkatkan kredibilitas dan reputasi Jurnal Al-Waqf di tingkat nasional dan internasional.

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles