Medan, muisumut.or.id., 15 November 2024 – Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (PINBAS) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara kembali memperkuat komitmennya untuk mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program pendampingan yang bertajuk “Peran PINBAS MUI Sumatera Utara Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas UMKM Menjadi Suatu Usaha yang Tangguh dan Naik Kelas”. Acara ini berlangsung di Aula MUI Sumatera Utara pada hari Jumat, 15 November 2024.
Acara yang dihadiri oleh pelaku UMKM dari berbagai sektor ini menghadirkan beberapa narasumber ahli, salah satunya Freddy Siswanto dari Bank Mega Syariah. Dalam sesi interaktif, Freddy menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik untuk mendukung pertumbuhan UMKM. Menurutnya, salah satu kunci keberhasilan UMKM dalam meningkatkan produktivitas adalah kemampuan untuk mengelola keuangan dengan bijak, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai alat bantu.
Freddy juga mengingatkan para peserta tentang pentingnya teknologi seperti QRIS, dompet digital, dan pencatatan keuangan secara terstruktur yang dapat membantu UMKM dalam mengelola transaksi dan meningkatkan efisiensi operasional mereka.
Beberapa peserta turut mengajukan pertanyaan yang mencerminkan tantangan sehari-hari yang mereka hadapi dalam mengelola usaha mereka, antara lain:
1. Rizky Aulia, pelaku UMKM yang bergerak di bidang makanan ringan kripik, bertanya tentang model investasi dan modal kerja yang tepat bagi UMKM. Freddy menjelaskan bahwa UMKM perlu memahami strategi alokasi modal yang efektif, termasuk mengelola dana investasi untuk memastikan keberlanjutan usaha dan keuntungan yang optimal.
2. Eko Purwanto, pengusaha UMKM, menanyakan cara untuk menjaga keuangan tetap rapi. Freddy menanggapi dengan menggarisbawahi pentingnya pencatatan keuangan harian yang akurat. Ia juga menyarankan agar para pelaku UMKM memanfaatkan aplikasi keuangan digital untuk memantau arus kas dan pengeluaran.
3. Yudha, seorang pengusaha yang bergerak di sektor produk madu dan ikan teri, meminta solusi terkait pengelolaan logistik dan pembayaran COD bagi konsumen lansia. Freddy memberikan penekanan pada pentingnya membangun sistem logistik yang efisien dan mempertimbangkan kerjasama dengan reseller untuk memperluas pasar dan mempermudah distribusi produk.
Sebagai bentuk apresiasi, PINBAS MUI Sumut memberikan hadiah berupa parfum kepada para peserta yang aktif bertanya. Hadiah ini disambut antusias oleh peserta dan semakin memotivasi mereka untuk terus berpartisipasi dalam sesi diskusi.
Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, PINBAS MUI Sumut menegaskan komitmennya untuk membantu UMKM agar dapat lebih tangguh dan memiliki daya saing yang lebih tinggi. Kolaborasi antara PINBAS MUI Sumut dan Bank Mega Syariah dalam memberikan pendampingan serta edukasi tentang teknologi dan keuangan syariah diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mengakselerasi pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan.
Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa UMKM di Sumatera Utara memiliki potensi besar untuk naik kelas, asalkan mereka diberikan pendampingan dan dukungan yang tepat dari berbagai pihak terkait. Dengan upaya bersama, UMKM dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas, serta bersaing di pasar yang lebih luas. (Fa)






