Sunday, February 22, 2026
spot_img

Safari Subuh Berjemaah di Masjid Al Khairiyah: Upaya MUI Kota Siantar Memperkokoh Kesadaran Beragama

muisumut.or.id-Pematang Siantar, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Siantar, melalui Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Islam, menggelar acara Safari Subuh Berjemaah di Masjid Al Khairiyah, Jalan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar pada hari Minggu (13/8/2023). Kegiatan ini mendapat partisipasi sekitar 90-an jemaah lelaki dan perempuan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Drs H M Ali Lubis, Ketua MUI Kota Siantar, serta sejumlah pengurus MUI dan perwakilan dari berbagai komisi.Setelah melaksanakan sholat subuh berjamaah, Dr. Muhammad Zen M Pd, yang menjabat sebagai Ketua Komisi Dakwah DP MUI Kota Siantar, menjelaskan bahwa Safari Subuh Berjemaah merupakan salah satu program unggulan dari Komisi Dakwah. Kegiatan ini telah dijalankan di berbagai masjid di Kota Siantar dan kali ini diselenggarakan di Masjid Al Khairiyah. Dr. Muhammad Zen M Pd menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran keagamaan masyarakat dan mendekatkan diri kepada Tuhan.Abd Rahim, Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al Khairiyah, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari pengurus MUI Kota Siantar.

Ia menganggap kunjungan tersebut sebagai suatu kehormatan dan merasa sangat bermanfaat, terutama dengan adanya tausiah yang memberikan pencerahan kepada para jemaah.Suhartono, Ketua MUI Kecamatan Siantar Barat, merasa teringat akan pengalaman di Tanah Suci Makkah saat mendengarkan bacaan indah imam saat melantunkan ayat Alquran. Kehadiran para jemaah yang cukup ramai pada Safari Subuh Berjemaah menjadi harapan untuk semakin meningkatkan partisipasi dalam sholat subuh berjamaah di Masjid Al Khairiyah.Tausiah yang disampaikan oleh Ketua MUI Kota Siantar, Drs H M Ali Lubis, dalam kesempatan tersebut membahas tentang pentingnya 1 Muharram 1445 H.

Ia juga mengingatkan bahwa pada tahun tersebut, Nabi Muhammad SAW melakukan hijrah dari Mekah ke Madinah, suatu peristiwa yang memiliki makna mendalam bagi umat Islam.Dalam konteks sejarah Islam, Drs H M Ali Lubis juga mengingatkan tentang periode gemilang Islam pada abad pertama hingga ketujuh. Pada masa itu, Islam dikenal memiliki banyak ilmuwan berpengetahuan luas, seperti Ibnu Sina dan Ibnu Rusyd, yang memiliki kontribusi besar di bidang kedokteran.

Namun, ia juga mencatat bahwa pada penghujung abad ketujuh, masa Khalifah Bani Abbasiyah diserang oleh pasukan Mongol, yang mengakibatkan kerusakan besar termasuk di perpustakaan. Buku-buku berharga dirampas, dan pengetahuan tersebut hilang atau bahkan digunakan oleh orang Barat. Drs H M Ali Lubis mengingatkan bahwa saat ini umat Islam harus memperkuat identitas keagamaan dan memperdalam pengetahuan tentang iman, termasuk konsep alam kubur dan akhirat.

Diakhir tausiahnya, ia menyampaikan bahwa setiap individu umat Islam akan dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya selama hidup di dunia. Kegiatan Safari Subuh Berjemaah ini diharapkan menjadi langkah positif dalam mengokohkan iman dan kehidupan beragama umat Islam di Kota Siantar. (Yogo Tobing)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles