muisumut.or.id-Mandailing Natal, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mandailing Natal menggelar acara penting dalam rangka meningkatkan pemahaman agama Islam di kalangan masyarakat. Sosialisasi fatwa dan pembinaan bilal jenazah telah sukses diselenggarakan di Aula Kantor Camat Muarasoma, Kecamatan Batang Natal. Hadir dalam acara ini puluhan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemerintahan dengan tujuan mengajak pemahaman yang lebih mendalam terkait beberapa isu signifikan dalam agama Islam.
Sesi utama dalam acara ini adalah sosialisasi fatwa yang dipandu oleh Ketua MUI Madina, H. Muhammad Nasir, Lc., S.Pd.I. Turut berperan dalam diskusi tersebut Ketua Komisi Hukum dan HAM, Fahrur Rozi, M.H., dan Sekretaris Komisi Hukum dan HAM, H. Sutan Hasibuan, S.Ag., M.H. Mereka secara mendalam membahas fatwa-fatwa terkini, termasuk mengulas larangan terhadap praktek manusia silver, hambatan terhadap jalan umum, serta pentingnya kewajiban zakat dan wakaf. Di samping itu, juga diupas tuntas beberapa aliran sesat yang memerlukan kewaspadaan.
Rahmat Zulhaidi, S.Pd.I, yang merupakan Sekretaris Camat Batang Natal, dalam sambutannya mengungkapkan, “Kegiatan sosialisasi fatwa dan pembinaan bilal jenazah yang diinisiasi oleh MUI Madina menggambarkan langkah progresif dalam memperdalam pemahaman terhadap ajaran Islam. Lewat para pemateri yang berkompetensi, kita bisa meraih wawasan yang lebih mendalam tentang fatwa terkini dan tanggung jawab dalam merawat jenazah. Kami berharap acara ini memberikan dampak berkelanjutan bagi semua peserta.”

Ketua MUI Madina, H. Muhammad Nasir, Lc., S.Pd.I, menyatakan, “Sosialisasi fatwa merupakan wujud dari tanggung jawab kita dalam menyebarkan pemahaman agama yang benar pada umat. Marilah kita terus memperkaya iman dan pengetahuan kita, guna memperkuat keyakinan dan kesalehan kita terhadap Allah SWT. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua peserta dan panitia yang telah secara aktif berkontribusi dalam acara ini. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diaplikasikan dalam rutinitas sehari-hari.”
Bagian kedua dari acara ini melibatkan pembinaan bilal jenazah yang dipimpin oleh H. Mahyuddin Lubis. Melalui panduan dan wawasan yang diberikannya, para peserta mendapatkan pengetahuan lebih mengenai peran dan tanggung jawab bilal dalam mengurus jenazah. Informasi yang diberikan bertujuan meningkatkan kualitas layanan pemakaman sesuai dengan prinsip-prinsip agama Islam serta memberikan solusi atas perbedaan pandangan.
Turut serta dalam acara ini adalah sejumlah tokoh agama dan masyarakat, serta Sekretaris Camat Muarasoma, Rahmat Zulhaidi, S.Pd.I. Tidak ketinggalan juga, Ketua MUI Kecamatan Batang Natal, Ahmad Baihaqi, dan Kepala KUA Kecamatan Batang Natal, Jaka Hendra Nasution, Lc. Melalui pelaksanaan acara ini, diharapkan masyarakat mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam terkait fatwa dan tata cara dalam mengurus jenazah sesuai dengan ajaran Islam. MUI Madina menegaskan komitmennya untuk terus mengadakan program edukatif demi meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat dalam memperkuat keimanan. (Yogo Tobing)






