muisumut.or.id-Panyabungan Timur, 05 September 2023 – Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mandailing Natal (MADINA) terus mengukuhkan misi mereka dalam membawa pencerahan agama Islam ke daerah terpencil. Komisi Dakwah MUI MADINA menggelar acara pengajian fiqih yang berjudul “Menggali Hikmah dalam Bersuci” di Masjid Desa Pardomuan.
Desa Pardomuan, yang terletak di wilayah terpencil Kabupaten MADINA, dikenal dengan kondisi geografisnya yang sulit dijangkau. Perjalanan ke desa ini melewati bukit-bukit dan jalan yang terjal. Namun, kendala geografis ini tidak menghalangi semangat Komisi Dakwah MUI MADINA untuk menyampaikan ilmu agama Islam.
Acara tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi Dakwah MUI MADINA, KH. Mahyuddin Lubis, seorang ulama terkemuka di Mandailing Natal yang telah lama berdedikasi dalam menyebarkan ajaran Islam. KH. Mahyuddin Lubis menyampaikan pencerahan tentang fiqih, khususnya dalam konteks bersuci, dan menjelaskan hikmah di balik tindakan tersebut.
“Bersuci adalah bagian penting dalam ibadah kita. Dalam setiap tindakan bersuci, terdapat hikmah dan makna yang dalam. Kami berusaha membawa pemahaman ini kepada masyarakat Desa Pardomuan agar mereka dapat menghayati lebih dalam setiap aspek dalam ibadah mereka,” kata KH. Mahyuddin Lubis.
Ustadz Syuaib Lubis, Sekretaris Komisi Dakwah MUI MADINA, memainkan peran penting sebagai moderator dalam acara tersebut. Ia membantu memfasilitasi diskusi dan pertanyaan dari masyarakat Desa Pardomuan, menciptakan suasana yang interaktif dan penuh pengertian.
Masyarakat Desa Pardomuan merespons antusias kehadiran Komisi Dakwah MUI MADINA dan pencerahan yang mereka bawa. Meskipun jauh dari pusat perkotaan dan tanpa akses sinyal telepon seluler, mereka merasa sangat beruntung dapat mengikuti acara ini untuk membawa pemahaman agama yang lebih mendalam.
Kegiatan ini merupakan bukti nyata bahwa Komisi Dakwah MUI MADINA tetap berkomitmen dalam misi mereka untuk menyebarkan ilmu agama Islam, bahkan ke daerah terpencil seperti Desa Pardomuan. Melalui pencerahan fiqih, mereka berharap dapat memperkaya pemahaman agama dan mempererat ikatan keagamaan di tengah masyarakat yang penuh semangat ini. (Yogo Tobing)






