muisumut.or.id-Batubara, Kegiatan pelatihan kader penggerak ukhuwah angkatan III perwakilan dari 6 Kabupaten/Kota yang diadakan di Hotel Banyuwangi, Lima Puluh Kota, Kabupaten Batubara, pada tanggal 8 hingga 9 September 2023, resmi ditutup. Acara penutupan ini merupakan momen berharga untuk meresapi semua pembelajaran dan diskusi yang telah berlangsung selama dua hari penuh.
Dr. Abdul Rahim, selaku Ketua Bidang Ukhuwah Islamiyah MUI Sumatera Utara, mengawali sesi penutupan dengan menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pemateri yang telah memberikan wawasan dan pemahaman yang berharga kepada peserta. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Dr. Abdul Rahim mendorong peserta untuk mengimplementasikan konsep-konsep ukhuwah Islamiyah yang telah mereka pelajari sebagai ujung tombak dalam menghadapi tantangan dan permasalahan di masyarakat. Beliau menekankan pentingnya menyampaikan dakwah secara santun dan persuasif, serta memulainya dari lingkungan keluarga masing-masing.”Dengan dakwah dan dialog yang baik, kita mulai dari keluarga kita sendiri, kemudian kita bergerak setapak demi setapak untuk menyebarkan konsep ukhuwah Islamiyah disekitar kita,” kata Dr. Abdul Rahim.
Beliau juga mengingatkan peserta bahwa ketika suatu daerah telah berhasil membangun konsep ukhuwah Islamiyah, hal ini akan berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat dari berbagai aspek. Kekompakan dan kerukunan antarumat beragama akan menjadi kunci kesuksesan dalam mencapai kesejahteraan bersama.
Dalam penutupan yang penuh semangat ini, Dr. Abdul Rahim mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga ukhuwah mereka, merawat silaturahim, dan bersama-sama membangun ukhuwah basyariah dan wathaniyah. Dengan kerjasama yang erat dan semangat ukhuwah yang tinggi, peserta diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat Sumatera Utara dan Indonesia pada umumnya.
Acara penutupan ditutup dengan doa bersama untuk kesuksesan dan keberkahan dalam menerapkan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan sehari-hari. Semangat persaudaraan dan tekad untuk membangun kerukunan tetap menyala di hati para peserta saat mereka meninggalkan acara ini, siap untuk berkontribusi positif dalam masyarakat mereka masing-masing. (Yogo Tobing)






