Saturday, February 21, 2026
spot_img

Khutbah Jumat: Empat Janji Allah kepada Orang Bertakwa

muisumut.or.id-Medan, Dalam khutbah Jumat yang disampaikan oleh HM. Daud Sagita Putra, M.A. di Masjid Ar-Rahmah, Kompleks MUI Sumatera Utara pada 1 September 2023, beliau mengangkat tema penting tentang janji Allah kepada orang yang bertakwa. Khutbah Jumat tersebut menguraikan empat hal yang dijanjikan Allah kepada mereka yang menjalani hidup dengan takwa.

Dalam awal khutbahnya, HM. Daud Sagita Putra, M.A. memberikan pengingat agar selama pelaksanaan khutbah, jamaah Jumat tetap menjaga keheningan dan tidak melakukan pembicaraan, terutama puisi yang berlangsung di belakang masjid.

Kemudian, beliau mengingatkan agar selama khutbah, jamaah tidak tidur, sesuai dengan ajaran Imam Syafi’i tentang Babul wudhu yang menyatakan bahwa tidur dapat membatalkan wudhu, sehingga Salat Jumat menjadi tidak sah jika diteruskan setelah tidur.

Selanjutnya, dalam isi khutbahnya, HM. Daud Sagita Putra, M.A. menjelaskan makna takwa dalam Islam. Takwa adalah pelaksanaan perintah Allah dan menjauhi segala yang dilarang. Dalam Alquran, kata “takwa” disebutkan sekitar 286 kali, menunjukkan pentingnya menjadi orang yang bertakwa.

Beliau kemudian menguraikan empat janji Allah kepada orang yang bertakwa, berdasarkan ayat dalam Surah At-Talaq ayat 2:

“Barang siapa bertakwa kepada Allah, maka Allah akan memberikan jalan keluar dari setiap masalah yang dihadapinya.”

Pertama, bagi mereka yang bertakwa, Allah akan memberikan jalan keluar dari masalah yang mereka hadapi. HM. Daud menjelaskan bahwa Salat adalah salah satu sarana untuk mendapatkan solusi dari Allah. Allah akan memberikan petunjuk dan Hidayah untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi.

Kedua, orang yang bertakwa akan mendapatkan kelancaran rezeki dari berbagai arah, tanpa pandang bulu status sosial atau jabatan. Allah akan memberikan rezeki dari segala penjuru, bahkan dari sumber-sumber yang tidak terduga.

Ketiga, orang yang bertakwa akan mampu bertawakal kepada Allah. Mereka percaya sepenuhnya bahwa Allah akan mendengar doa mereka dan memberikan apa yang mereka butuhkan, bukan hanya apa yang mereka inginkan.

Terakhir, orang yang bertakwa akan mendapatkan kemudahan dalam segala urusannya. Mereka akan merasa bahwa segala sesuatu berjalan dengan lancar, tanpa memakan waktu yang lama, tenaga yang berat, atau biaya yang besar. Ini adalah hasil dari tawakal kepada Allah setelah berusaha.

Dalam penutup khutbahnya, HM. Daud Sagita Putra, M.A. mengingatkan jamaah Jumat agar tidak merasa bahwa Salat adalah sia-sia atau tak berguna. Salat memiliki peran penting dalam mencegah kita dari perbuatan maksiat, dan dengan Salat yang sungguh-sungguh, kita dapat mencapai takwa kepada Allah.

Beliau menegaskan bahwa menjadi orang yang bertakwa adalah nikmat besar, dan mengajak semua jamaah untuk menjaga Salat dan meningkatkan hubungan mereka dengan Allah. Dengan begitu, mereka dapat merasakan janji Allah yang diberikan kepada orang yang bertakwa, yaitu kelancaran, kemurahan rezeki, tawakal, dan kemudahan dalam urusan mereka. (Yogo Tobing)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles