muisumut.or.id-Medan, Komisi Penelitian dan Pengkajian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara (Sumut) dengan bangga mengumumkan terbitnya Jurnal Al-Kaffah Volume 11, Nomor 1, untuk periode Januari hingga Juni 2023. Jurnal ini merupakan sebuah terbitan ilmiah yang berkualitas, yang membahas berbagai topik terkait agama dan keislaman.
Dalam edisi terbaru ini, jurnal Al-Kaffah menampilkan sejumlah artikel menarik yang ditulis oleh para penulis terkemuka di bidangnya. Berikut adalah daftar artikel yang dipublikasikan dalam jurnal Al-Kaffah Vol. 11, No. 1:
“Perbandingan Penulisan Teks Alquran dan Bible” oleh Arifinsyah, Raja Margana, dan Jihan Salsabilah: Artikel ini mengulas perbedaan dan persamaan dalam penulisan teks Alquran dan Bible, menggali aspek linguistik, konteks sejarah, dan gaya penulisan yang membedakan kedua kitab suci tersebut.
“Histori Eksistensi dan Relevansi Tasawuf dan Tarekat” oleh M. Rozali: Artikel ini membahas sejarah perkembangan tasawuf dan tarekat dalam konteks Islam, serta relevansinya dalam kehidupan muslim modern.
“Studi tentang Hadis-hadis Mengenai Waktu Sholat Fardhu dan Permasalahannya: Sebuah Aplikasi Metode Kritik Sanad dan Pemahamannya” oleh Syafruddin Syam: Artikel ini menjelaskan studi tentang hadis-hadis terkait waktu sholat fardhu, dengan menerapkan metode kritik sanad dan pemahaman untuk memecahkan permasalahan yang muncul.
“Hubungan Hadis dengan Alquran” oleh M. Tohir Ritonga: Artikel ini membahas hubungan antara hadis dan Alquran, menyoroti pentingnya memahami konteks Alquran dalam interpretasi hadis.
“Tradisi Kitab Kuning pada Madrasah di Indonesia” oleh Muhammad Ridwan Harahap: Artikel ini mengupas tradisi pengajaran kitab kuning dalam konteks madrasah di Indonesia, serta peran dan relevansinya dalam pendidikan agama.
“Energi Sabar Meraih Balasan Tanpa Batas Waktu: Perspektif Alquran dan Al-Hadis” oleh Sulidar: Artikel ini mempersembahkan perspektif Alquran dan hadis mengenai kekuatan dan pahala sabar, serta bagaimana energi sabar dapat menghasilkan balasan tanpa batas waktu.
Selain itu, edisi ini juga menyajikan artikel terkait manajemen wakaf era industrialisasi, yang berjudul “Peluang dan Tantangan Manajemen Wakaf Era Industrialisasi” oleh Fachruddin Armi. Artikel ini membahas tantangan dan peluang dalam mengelola wakaf di era industri.
Jurnal Al-Kaffah Vol. 11, No. 1 dapat diakses secara elektronik melalui E ISSN 2686-3383 dan versi cetak melalui P ISSN 2355-3618. Komisi Penelitian dan Pengkajian MUI Sumut mengundang para akademisi, peneliti, dan pembaca yang berminat untuk mengakses dan membaca artikel-artikel yang dipublikasikan dalam jurnal ini. Jurnal Al-Kaffah merupakan wadah bagi para penulis, akademisi, dan peneliti untuk berbagi pengetahuan, gagasan, dan pemikiran terkait agama dan keislaman. Komisi Penelitian dan Pengkajian MUI Sumut berharap jurnal ini dapat memberikan kontribusi yang berharga dalam pemahaman dan pengembangan keilmuan Islam di Sumatera Utara dan seluruh Indonesia. (Yogo Tobing)






