Rombongan DPW PKS Sumut diterima langsung oleh Ketua Umum MUI Sumatera Utara, Dr. H. Maratua Simanjuntak, Sekretaris Umum Prof. Dr. Ardiansyah, Wakil Ketua Umum, serta jajaran Dewan Pimpinan MUI Sumut.
Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua DPW PKS Sumut Andi Pranata, S.Si, didampingi Sekretaris H. Mustafa Ismail, S.E., serta sejumlah pengurus lainnya, di antaranya Sigit Pramono Asri, Drs. Ahmad Darwis, M.A., dan Dr. Harianto, Lc., M.A., beserta rombongan.
Dalam suasana penuh keakraban dan semangat ukhuwah, kedua belah pihak membahas berbagai persoalan strategis terkait kondisi keummatan di Sumatera Utara dan nasional. Fokus pembahasan mencakup tantangan sosial-keagamaan yang dihadapi umat, termasuk persoalan peredaran narkoba, dekadensi moral, serta maraknya judi online yang dinilai semakin merusak mental dan tatanan sosial masyarakat.
Ketua DPW PKS Sumut, Andi Pranata, menegaskan bahwa silaturahim tersebut bukan sekadar pertemuan formalitas, melainkan bagian dari ikhtiar serius untuk menyerap aspirasi umat melalui para ulama yang berhimpun di MUI Sumut.
“Pertemuan ini sangat strategis dalam menyerap aspirasi umat yang disampaikan oleh para ulama dan guru-guru kita. Ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi akan kami tindak lanjuti secara serius dalam kerja-kerja politik dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Sumatera Utara, Dr. H. Maratua Simanjuntak, menyampaikan bahwa MUI Sumut telah menjalankan tugas keulamaan, termasuk mengeluarkan fatwa terkait persoalan sosial di masyarakat, di antaranya mengenai Kampung Kasih Sayang – MATFAI yang berada di Langkat.
Ketua Umum menegaskan bahwa tugas MUI adalah memberikan panduan dan fatwa keagamaan, sementara pelaksanaan dan penegakan hukum di lapangan menjadi kewenangan aparat penegak hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mendoakan agar PKS terus menjadi harapan dan idola umat dalam memperjuangkan nilai-nilai kebaikan dan keadilan, khususnya bagi umat Islam di tanah air.
“Banyak harapan umat Islam yang disematkan kepada partai-partai Islam untuk mewujudkan keadilan, terutama dalam bidang ekonomi dan hukum. Tantangan keummatan hari ini semakin kompleks, sehingga diperlukan sinergi antara ulama dan umara dalam membangun masyarakat yang bermartabat dan berkeadaban,” ujar beliau.
Pertemuan silaturahim ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi strategis antara ulama dan elemen politik dalam merespons dinamika sosial serta memperjuangkan kepentingan umat secara konstruktif dan berlandaskan nilai-nilai Islam.






