Monday, March 16, 2026
spot_img

Ketua Umum MUI Sumut bersama Wapres hadiri Barus Bersholawat untuk Indonesia

muisumut.or.id, Barus, Ketua Umum MUI Sumatera Utara, Dr. H. Maratua Simanjuntak didampingi ibu Dr.Hj. Faridah  hadir di Barus Tapanuli Tengah dalam acara Barus Bersholawat untuk Indonesia, pada Rabu, 15 Februari 2023.

Kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin didampingi Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin, Wapres telah bertolak menuju Sumatera Utara dalam rangka kunjungan kerja di Kabupaten Tapanuli Tengah, Selasa (14/02/2023).

Agenda utama Wapres dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Sumatera Utara kali ini untuk menghadiri acara “Barus Bershalawat untuk Indonesia” yang akan diselenggarakan di Lapangan Merdeka Barus, Padang Masiang, Kecamatan Barus, Kabupten Tapanuli Tengah, pada Rabu pagi (15/02/2023). Selain itu, Wapres juga akan singgah di Masjid Raya Barus untuk melakukan penanaman bibit kamper dan pohon rempah. Melengkapi agenda kunjungan kerjanya di Tapanuli Tengah, Wapres juga akan berziarah ke Kompleks Makam Mahligai yang berada di Desa Daek Dakka.

Barus bersholawat untuk Indonesia digagas oleh DPP Jam’iyah Batak Muslim Indonesia mengambil tema “Cahaya Barus Menyinari Indonesia’’ direncanakan akan diikuti oleh 20.000 umat muslim dan disaksikan secara live streaming oleh umat muslim di Indonesia. Adapun agenda yang dilaksanakn di lapangan Merdeka Barus, sebagai berikut:

  1. Khotmil Qur’an
  2. Pembacaan Ratib Al Attas & Asmaul Husna oleh Habib Luthfi Al Attas
  3. Sambutan Ketua Umum Jam’iyah Batak Muslim Indonesia
  4. Sambutan Gubernur Sumatera Utara
  5. Pidato Wakil Presiden Republik Indonesia Sekaligus Membuka Barus Bersholawat Untuk Indonesia
  6. Sholawat Bersama Sayyid Zulfikar
  7. Tausyiah & Doa

Sekilas tentang Barus

MUI Sumatera Utara melalui Tim Majalah Media Ulama juga pernah meliput ke Barus tahun 2021. Dikutip dari Majalah Media Ulama Edisi II tahun 2021 Barus merupakan kota tua yang terletak di pesisir pantai Kabupaten Tapenulis Tengah, Sumatera Utara. Dari Barus, pintu gerbang tentang jejak peradaban agama Islam dimulai disini tepatnya pada abad ke 7 (tujuh) Masehi. Hal ini menunjukkan bahwa Islam di kota bertuah ini hadir lebih dulu dan jauh lebih tua dari pada sejarah Walisongo, penyebar agama Islam di tanah Jawa pada abad ke 14 (keempat belas).

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles