Tuesday, March 24, 2026
spot_img

MUI Sumut Rayakan Hari Batik Nasional dengan Diskon Khusus di Kedai Wakaf

Medan, 2 Oktober 2024 – Peringatan Hari Batik Nasional kembali menjadi momen berharga dalam budaya Indonesia. Hari ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk merayakan kekayaan warisan budaya yang luar biasa, tetapi juga sebagai momentum bagi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara untuk memperkuat komitmen mereka dalam melestarikan simbol budaya nasional—batik.

MUI Sumut, melalui Pusat Pengembangan Wakaf Produktif (P2WP), turut merayakan Hari Batik Nasional dengan inisiatif khusus. P2WP yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi berbasis wakaf, mengambil langkah nyata untuk mengangkat nilai batik sebagai bagian penting dari jati diri bangsa.

Dr. Akmaluddin Syahputra, M. Hum., Direktur P2WP MUI Sumut, dalam sebuah wawancara menyampaikan pandangannya tentang makna batik dalam kehidupan masyarakat Indonesia. “Batik bukan hanya selembar kain dengan corak indah, tetapi ia merupakan simbol kebanggaan dan jati diri budaya Indonesia yang tak ternilai. Melalui P2WP, kami di MUI Sumut berkomitmen untuk terus mempromosikan dan melestarikan warisan budaya ini, dan Hari Batik Nasional adalah momen yang sempurna untuk melakukan itu,” ujar Dr. Akmaluddin.

Sebagai bagian dari perayaan, Kedai Wakaf, salah satu unit usaha di bawah P2WP, menghadirkan tawaran istimewa untuk seluruh masyarakat. Pada 2 Oktober, Kedai Wakaf memberikan diskon 20 persen bagi semua pelanggan yang mengenakan batik ketika berkunjung. Langkah ini tidak hanya untuk merayakan Hari Batik Nasional, tetapi juga mendorong kesadaran akan pentingnya melestarikan budaya lokal.

“Kami sangat bangga bisa merayakan Hari Batik Nasional dengan cara yang unik dan bermanfaat bagi masyarakat. Diskon ini berlaku untuk semua produk di Kedai Wakaf Coffee Shop pada hari ini, dengan syarat pelanggan mengenakan batik. Ini adalah cara kami menunjukkan rasa hormat dan cinta kepada warisan budaya kita,” ungkap Dr. Akmaluddin dengan antusias.

Inisiatif ini mencerminkan upaya MUI Sumut dalam menjadikan batik lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus memperkuat kecintaan terhadap karya seni yang telah menjadi bagian integral dari sejarah dan budaya Indonesia.

Lebih jauh lagi, MUI Sumut melalui berbagai program pemberdayaan berbasis wakaf, termasuk minimarket dan Kewa Coffee Shop, Urban Farm, dan bisnis lainnya terus menunjukkan komitmennya untuk mendukung ekonomi umat sekaligus menjaga warisan budaya. Hari Batik Nasional ini menjadi salah satu dari sekian banyak momen di mana MUI Sumut menggabungkan aspek ekonomi dan budaya dalam gerakannya.

P2WP MUI Sumut berharap bahwa dengan inisiatif ini, masyarakat semakin memahami nilai penting dari batik dan semakin mencintai budaya lokal. Warisan yang telah diberikan oleh nenek moyang harus terus dijaga dan diapresiasi, demi memastikan kelangsungan budaya untuk generasi mendatang.

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,300SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles