Tapanuli Selatan, muisumut.or.id | Ahad, 9 Maret 2025 – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara berduka atas wafatnya Ketua Umum MUI Tapanuli Selatan, Buya KH Ahmad Gozali Siregar. Almarhum menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu, 8 Maret 2025, dan disemayamkan di Pesantren Jabalul Madaniah, Sijunjungkang, Tapanuli Selatan, Ahad, 9 Maret 2025.
Prosesi pemberangkatan jenazah dihadiri oleh para ulama, pimpinan pondok pesantren, santri, serta masyarakat yang datang memberikan penghormatan terakhir. Mewakili Ketua Umum MUI Sumut, hadir Ketua Bidang Ukhuwah MUI Sumut, Drs. H. Hatta Siregar, M.Si., didampingi KTU Sekretariat MUI Sumut, Mhd Fuadi Harahap, S.H., M.Pd.
MUI Sumut: Kehilangan Besar bagi Umat
Dalam sambutannya, Drs. H. Hatta Siregar, M.Si., menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum.
“Buya KH Ahmad Gozali Siregar adalah seorang ulama kharismatik yang sepanjang hidupnya mengabdikan diri untuk dakwah dan pembinaan umat. Beliau telah meninggalkan jejak perjuangan yang luar biasa, baik melalui MUI Tapanuli Selatan maupun Pesantren Jabalul Madaniah. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT, dan perjuangannya dapat kita lanjutkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa MUI Sumut kehilangan salah satu tokoh terbaiknya, yang selama ini konsisten dalam membina umat, memperjuangkan nilai-nilai Islam, serta memperkokoh persatuan ulama di Sumatera Utara.
“MUI Sumut turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Kami berdoa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” tambahnya.
Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Selatan Sampaikan Belasungkawa
Turut hadir dalam prosesi, Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, dan Wakil Bupati, Dr. Ja’far Syahbuddin Ritonga, yang juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhum.
Dr. Ja’far Syahbuddin Ritonga, yang memiliki kedekatan khusus dengan MUI Sumut, karena sebelumnya menjabat sebagai Ketua Bidang Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Sumut, menyampaikan rasa kehilangan mendalam.
Dimakamkan dengan Penuh Penghormatan
Seusai prosesi pelepasan, jenazah almarhum dimakamkan dengan penuh penghormatan di lingkungan pesantren yang telah beliau besarkan. Kepergian Buya KH Ahmad Gozali Siregar menjadi kehilangan besar bagi umat Islam di Tapanuli Selatan, khususnya bagi para santri dan masyarakat yang selama ini mendapat bimbingannya.
MUI Sumut berharap nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan oleh almarhum dapat terus dilanjutkan oleh generasi berikutnya, sehingga Islam tetap menjadi sumber kekuatan dalam membangun peradaban umat.






