muisumut.or.id., Medan, 17 Juli 2025 — Menyambut usia emas Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Pimpinan MUI Provinsi Sumatera Utara menggelar pertemuan khusus bersama para pendiri dan tokoh penting ormas Islam di Aula MUI Sumut, Jalan Majelis Ulama No. 3 / Sutomo Ujung Medan, pada Senin, 21 Juli 2025 M atau bertepatan dengan 25 Muharram 1447 H.
Pertemuan yang dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 hingga 12.00 WIB tersebut bertujuan untuk membahas persiapan Peringatan Milad ke-50 MUI, sekaligus menjadi ajang silaturrahim dengan para pendiri dan tokoh-tokoh organisasi Islam yang selama ini menjadi mitra strategis MUI Sumut.
Dalam undangan resmi yang ditandatangani oleh Ketua Umum DP MUI Sumut Dr. H. Maratua Simanjuntak dan Sekretaris Umum Prof. Dr. Asmuni, MA, disebutkan bahwa momentum Milad ini tidak hanya menjadi peringatan historis, tetapi juga penguat komitmen MUI dalam melayani umat dan memperkuat peran ulama di tengah dinamika kebangsaan.
Sebagai informasi, Majelis Ulama Indonesia didirikan pada 26 Juli 1975, bertepatan dengan 7 Rajab 1395 Hijriah, hasil musyawarah nasional ulama, zuama dan cendekiawan muslim dari seluruh penjuru tanah air. Musyawarah tersebut melibatkan 26 perwakilan MUI Provinsi, perwakilan dari 10 ormas Islam tingkat pusat seperti NU, Muhammadiyah, Al Washliyah, Perti, Mathlaul Anwar, GUPPI, Syarikat Islam, PTDI, DMI, dan Al Ittihadiyyah, serta perwakilan rohani Islam dari TNI dan POLRI.
Dari pertemuan itulah lahir Piagam Berdirinya MUI, yang menjadi fondasi kuat bagi organisasi untuk menjadi wadah musyawarah dan kebersamaan ulama dalam membina umat dan memperkuat peran Islam dalam kehidupan bangsa.
Kini, menjelang 26 Juli 2025, MUI telah menginjak usia setengah abad, sebuah usia yang menandai kedewasaan dan kematangan dalam peran-peran strategisnya. Oleh karena itu, DP MUI Sumatera Utara menganggap penting untuk menggelar forum koordinasi guna menyukseskan peringatan Milad ke-50 tahun tersebut.
Para tokoh yang diundang dalam pertemuan ini antara lain:
-
Pimpinan Umum MUI Sumut dan Panitia Pelaksana Milad
-
Ketua PW dari ormas-ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Alwashliyah, Mathlaul Anwar, Ittihadiyah, Perti, dan GUPPI
-
Perwakilan rohani Islam dari TNI AD, AL, AU
-
Para tokoh MUI senior seperti Prof. Dr. H.M. Yasir Nasution, MA, Prof. Dr. Haidar Putra Daulay, MA, Dr. Hasan Matsum, MA, dan lainnya.
Selain membahas agenda teknis pelaksanaan Milad, pertemuan ini juga diharapkan menjadi ruang evaluasi serta refleksi terhadap perjalanan MUI Sumut sebagai bagian dari gerakan dakwah, pendidikan, dan penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat Sumatera Utara.
Dewan Pimpinan MUI Sumut berharap agar kehadiran para tokoh pendiri dan pimpinan ormas Islam dapat memperkuat kolaborasi serta memperkaya substansi peringatan Milad ke-50, sehingga menjadi momentum strategis dalam mengokohkan MUI sebagai perekat umat, penjaga akidah, dan mitra pemerintah dalam membangun bangsa.





