muisumut.or.,id., 14 Juni 2026., Setelah memahami pentingnya muhasabah dan hakikat perubahan, pertanyaan berikutnya adalah: bagaimana cara mewujudkan perubahan tersebut?
Istiqamah: Kunci Keberhasilan Perubahan
Rasulullah SAW bersabda:
أَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ
“Amal yang paling dicintai Allah adalah yang paling kontinyu meskipun sedikit.”
Perubahan tidak diukur dari semangat sesaat, tetapi dari konsistensi jangka panjang.
Tawazun: Keseimbangan
Islam mengajarkan keseimbangan antara dunia dan akhirat, antara hak dan kewajiban, serta antara kepentingan pribadi dan sosial.
Perubahan yang baik harus menyentuh seluruh aspek kehidupan secara proporsional.
Tadarruj: Bertahap
Nabi Muhammad SAW membangun peradaban Islam selama 23 tahun.
Karena itu, perubahan hendaknya dilakukan secara bertahap, realistis, dan berkelanjutan.
Tadzkir: Lingkungan yang Mendukung
Rasulullah SAW bersabda:
الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
“Seseorang berada di atas agama teman dekatnya. Maka hendaklah ia melihat siapa yang menjadi teman dekatnya.”
Lingkungan yang baik akan mempercepat perubahan menuju kebaikan.
Lima Langkah Menyambut Tahun Baru Hijriyah
1. Muhasabah Mendalam
Evaluasi ibadah, akhlak, hubungan sosial, dan kontribusi selama tahun 1447 H.
2. Menetapkan Resolusi Islami
Buat target yang menggabungkan dimensi dunia dan akhirat, seperti meningkatkan tilawah Al-Qur’an, sedekah, dan amal sosial.
3. Memperbarui Niat
Niatkan seluruh aktivitas sebagai ibadah kepada Allah SWT.
4. Memperkuat Ukhuwah
Pererat silaturahim, saling memaafkan, dan membangun jaringan kebaikan.
5. Memperbanyak Istighfar
Memohon ampunan dan taufik agar mampu menjalani perubahan yang diridhai Allah SWT.
Penutup
Tahun Baru Hijriyah 1448 H bukan sekadar pergantian angka pada kalender. Ia adalah panggilan untuk melakukan transformasi diri yang berlandaskan iman, dipandu oleh sunnah Nabi Muhammad SAW, dan diwujudkan dalam tindakan nyata.
Hadis-hadis tentang niat, muhasabah, pemanfaatan waktu, istiqamah, tawazun, dan ukhuwah mengajarkan bahwa seorang Muslim harus terus berkembang menuju ridha Allah SWT.
Semoga Allah SWT menjadikan tahun 1448 H sebagai tahun terbaik dalam kehidupan kita, tahun yang penuh keberkahan, peningkatan iman, kemuliaan akhlak, keluasan ilmu, dan kebermanfaatan bagi sesama.
Wallahu a’lam bish-shawab.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Oleh: Prof. Dr. Nawir Yuslem, MA





