Wednesday, February 4, 2026
spot_img

HIMBAUAN MUI PROVINSI SUMATERA UTARA BERKENAAN PELAKSANAAN IDULFITRI TAHUN 1446 H / 2025 M DI WILAYAH PROVINSI SUMATERA UTARA

Medan, muisumut.or.id, 27 Maret 2025.

وَٱلَّذِينَ يَصِلُونَ مَآ أَمَرَ ٱللَّهُ بِهِۦٓ أَن يُوصَلَ وَيَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ وَيَخَافُونَ سُوْٓءَ ٱلْحِسَابِ

“Dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk” (QS. Ar-Ra’d : 11)

… وَلِتُكْمِلُوا۟ ٱلْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا۟ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُون

“Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur” (QS. Al-Baqarah : 185)

وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ٱلَّذِى تَسَآءَلُونَ بِهِۦ وَٱلْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا…

… “Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu” (QS. An-Nisa : 1)

وَآتِ ذَا الْقُرْبَى حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا

Dan berikanlah kepada keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan, dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. (QS. Al-Isra: 26)

إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا۟ بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

… “Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat Rahmat” (QS. Al-Hujurat : 10)

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawwal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim)

Berkaitan dengan akan berakhirnya bulan Ramadhan dan masuknya bulan Syawwal 1446 H. Maka MUI Provinsi Sumatera Utara menerbitkan Himbauan sebagai berikut :

  1. Umat Islam di Sumatera Utara dihimbau agar menyemarakkan malam 1 Syawal 1446 H dengan bertakbir dan ber-tahmid memuji Allah Swt. baik di masjid-masjid maupun di tempat pelaksanaan shalat Idulfitri;
  2. Takbiran keliling untuk syiar Islam dilaksanakan dengan menjaga adab serta menaati aturan berlalu lintas;
  3. Takbiran dilaksanakan sejak terbenam matahari di akhir Ramadhan dan berakhir dengan naiknya khatib ke mimbar dalam pelaksanaan shalat Idulfitri;
  4. Umat Islam agar melaksanakan shalat Idulfitri baik di masjid maupun di lapangan terbuka dan wanita haidh dibolehkan ikut serta mendengarkan khutbah Idulfitri;
  5. Jamaah shalat Idulfitri tidak meninggalkan tempat shalat hingga khutbah selesai;
  6. Para khatib dianjurkan untuk menyampaikan khutbahnya sesuai dengan kondisi keumatan terutama yang berkaitan dengan nilai-nilai edukasi Ramadhan;
  7. Muzakki hendaknya menunaikan zakat kepada amil zakat yang resmi diangkat (ditauliyah) oleh pemerintah seperti UPZ (Unit Pengumpul Zakat), LAZ (Lembaga Amil Zakat), dan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) agar penyalurannya dapat merata dan tepat sasaran. Adapun jika Muzakki menyalurkannya secara langsung kepada mustahiq harus mempertimbangkan ketertiban dan kondusifitas penerima, jangan sampai mendatangkan kesulitan bahkan kemudratan kepada mustahiq seperti berdesak-desakan dan lain sebagainya;
  8. Zakat fitrah boleh dipercepat penditribusiannya untuk kemanfaatan bagi mustahiq;
  9. Zakat fitrah diprioritaskan kepada fakir dan miskin dari golongan umat Islam;
  10. Zakat fitrah afdhal diberikan dengan makanan pokok (beras di Sumatera Utara). Pada kondisi dimana zakat fitrah ingin diberikan dalam bentuk harganya/uang (qimah), agar mempedomani Keputusan Fatwa MUI Sumatera Utara Nomor : 19 Tahun 2008 (Terlampir);
  11. Seluruh umat Islam agar mensyiarkan Hari Raya Idulfitri dengan saling berkunjung (silaturahim) terlebih dahulu kepada orangtua, tetangga, dan keluarga terdekat sebelum kepada orang lain seperti kolega, sahabat dan lainnya;
  12. Silaturahim dan ucapan permohonan maaf hendaknya tidak hanya dilakukan dalam bentuk ucapan/tulisan melalui media sosial/alat komunikasi kecuali pada kondisi-kondisi yang tidak memungkinkan/kesulitan untuk berkunjung langsung. Silaturahim akan lebih khidmat jika dilakukan dengan bertemu dan berkunjung langsung serta berjabat tangan (mushafahah) sesuai dengan anjuran Nabi Muhammad saw.;
  13. Umat Islam se-Sumatera Utara agar dapat melaksanakan Halalbihalal sebagai media untuk silaturahim dan saling meminta maaf dan memaafkan agar terlepas dari dosa antar sesama manusia;
  14. Umat Islam dianjurkan melaksanakan puasa enam hari di bulan Syawwal karena masih satu rangkaian dengan pelaksanaan ibadah puasa sebagai bentuk menghidupkan sunnah Nabi Muhammad saw. serta terus istiqamah melaksanakan ibadah-ibadah yang sudah dilaksanakan di Ramadhan seperti membaca Al-Qur’an, bersedekah, memperbanyak ibadah sunat dan saling membantu/peduli kepada sesama umat Islam.

Demikian Himbauan MUI Provinsi Sumatera Utara ini diterbitkan, untuk dipedomani dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Semoga kita semua di bulan Syawwal 1446 H memperoleh kemenangan dan ampunan Allah swt. Amin

Amin ya Rabbal Alamin.

 

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles