Medan, muisumut.or.id., 16 Mei 2026 — Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga MUI Sumatera Utara menggelar pengajian rutin bagi ibu-ibu dengan menghadirkan Ustazah Dr. Hj. Nur Asiah Simamora, Lc., MA. sebagai penceramah, Sabtu (16/5/2026).
Pengajian mengangkat tema “Amalan-Amalan Terbaik/Prioritas di Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah.” Dalam ceramahnya, Ustazah Nur Asiah menjelaskan kemuliaan bulan Dzulhijjah dan pentingnya mengisi hari-hari awal bulan tersebut dengan berbagai amal saleh.
Menurutnya, Dzulhijjah merupakan salah satu dari empat bulan yang dimuliakan dalam Islam. Karena itu, umat Islam dianjurkan memanfaatkan momentum tersebut untuk memperbanyak amal kebaikan dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Ia mengajak para peserta menyambut sepuluh hari pertama Dzulhijjah dengan meningkatkan berbagai ibadah. Di antara amalan utama dalam Islam yang dapat diperkuat adalah salat, puasa, sedekah, zikir, haji, dan umrah.
Secara khusus pada bulan Dzulhijjah, beberapa amalan yang perlu mendapat perhatian antara lain memperbanyak puasa sunnah, terutama pada sepuluh hari pertama; memperbanyak sedekah, khususnya melalui ibadah kurban; meningkatkan salat sunnah, termasuk pelaksanaan Salat Iduladha; serta memperbanyak zikir seperti tahlil, takbir, dan tasbih.
Pengajian tersebut juga menjadi ruang bagi para ibu untuk memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus mempersiapkan diri menyambut momentum Iduladha dengan meningkatkan kualitas ibadah.
Melalui pengajian rutin ini, Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga MUI Sumut terus mendorong penguatan pembinaan keagamaan di kalangan perempuan dan keluarga. Momentum sepuluh hari pertama Dzulhijjah diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak amal saleh dan meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT.





