Langkat, muisumut.or.id – Tim Majalah Media Ulama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan liputan daerah ke Kabupaten Langkat dalam rangka penyusunan Majalah Media Ulama Edisi XI Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan menggali dan mendokumentasikan jejak sejarah, pendidikan, dakwah, serta tokoh-tokoh penting yang memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan Islam di Sumatera Utara.
Dalam rangkaian liputan tersebut, tim mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah dan lembaga pendidikan Islam yang menjadi bagian penting dari khazanah keislaman di Kabupaten Langkat. Beberapa lokasi yang menjadi objek liputan antara lain kawasan Tuan Guru Besilam (Babussalam) yang dikenal sebagai pusat dakwah dan pengembangan Tarekat Naqsyabandiyah, Masjid Azizi Tanjung Pura sebagai salah satu masjid bersejarah peninggalan Kesultanan Langkat, serta Sekolah Tinggi Agama Islam Jam’iyah Mahmudiyah (STAI-JM) Langkat yang memiliki peran dalam pengembangan pendidikan Islam di daerah tersebut.
Selain itu, tim juga melakukan ziarah dan dokumentasi ke makam tokoh-tokoh yang memiliki jasa besar terhadap MUI Sumatera Utara dan umat Islam. Di antaranya makam Prof. Dr. H. Abdullah Syah, yang pernah memimpin MUI Sumatera Utara selama beberapa periode dan dikenal sebagai ulama, akademisi, serta pemikir Islam terkemuka. Tim juga berziarah ke makam Ahmad Husein sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdiannya dalam membangun organisasi keulamaan tersebut.
Kunjungan berikutnya dilakukan ke makam Tengku Amir Hamzah, sastrawan besar Indonesia yang dikenal sebagai “Raja Penyair Pujangga Baru” sekaligus tokoh penting dalam sejarah Kesultanan Langkat dan perjuangan bangsa Indonesia.
Penanggung Jawab Majalah Media Ulama, Dr. H. Akmaluddin Syahputra, M.Hum dan Abdul Aziz S.T menyampaikan bahwa kegiatan liputan lapangan menjadi bagian penting dalam menghadirkan informasi yang akurat, mendalam, dan bernilai historis kepada masyarakat.
Menurutnya, Kabupaten Langkat memiliki kekayaan sejarah Islam yang sangat besar, baik dari sisi pendidikan, dakwah, budaya, maupun tokoh-tokoh ulama yang telah memberikan kontribusi bagi perkembangan Islam di Sumatera Utara.
“Melalui liputan ini, kami ingin menghadirkan dokumentasi yang lebih komprehensif mengenai warisan sejarah dan peradaban Islam di Langkat. Selain menjadi sumber informasi, hasil liputan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengenal dan melanjutkan perjuangan para ulama serta tokoh-tokoh Islam terdahulu,” ujarnya.
Sementara itu, Pemimpin Redaksi Media Ulama, Rustam, M.A., menegaskan bahwa edisi XI tahun 2026 akan memberikan perhatian khusus terhadap tema sejarah, pendidikan, dan kontribusi ulama dalam membangun peradaban Islam di Sumatera Utara.
“Kami berupaya menghadirkan laporan yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga memiliki nilai edukatif dan dokumentatif. Langkat merupakan salah satu daerah yang memiliki jejak sejarah Islam yang sangat kuat dan layak untuk diketahui masyarakat luas,” katanya.
Kegiatan liputan tersebut diikuti oleh Penanggung Jawab Majalah Media Ulama Dr. H. Akmaluddin Syahputra, M.Hum, Pemimpin Redaksi Rustam, M.A., serta anggota tim liputan Ali Suman Daulay, Fahri Roja Sitepu, S.H., M.H., Yogo Pamungkas, L. Tolong, M.I.Kom., dan Ari Syahputra.
Melalui kegiatan ini, MUI Sumatera Utara berharap Majalah Media Ulama dapat terus menjadi media dokumentasi, edukasi, dan syiar yang mengangkat nilai-nilai keislaman, sejarah perjuangan ulama, serta perkembangan umat Islam di berbagai daerah di Sumatera Utara.





