Medan, muisumut.or.id – Sabtu 11 April 2026 – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Utara menyampaikan arah strategis penguatan peran MUI dalam pelaksanaan Musyawarah Kerja Daerah (MUKERDA I) yang dihadiri berbagai unsur penting di Sumatera Utara.
Dalam penyampaiannya, Ketua Dewan Pertimbangan menegaskan bahwa forum MUKERDA I berlangsung di tengah situasi global yang kompleks, mulai dari dinamika geopolitik, perkembangan teknologi digital, hingga tantangan ekonomi modern dan persoalan sosial yang kian beragam.
Menurutnya, dalam konteks tersebut, Majelis Ulama Indonesia tidak hanya berperan sebagai lembaga pemberi fatwa, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas kehidupan beragama, sosial, dan ekonomi umat.
Ia menekankan beberapa fokus utama yang perlu diperkuat oleh MUI Sumatera Utara ke depan. Pertama, penguatan aqidah dan pemahaman keagamaan yang moderat, toleran, serta berlandaskan nilai-nilai luhur Islam. Kedua, pengembangan dakwah yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Selain itu, penguatan ekonomi syariah juga menjadi perhatian utama sebagai solusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Di sisi lain, pembinaan generasi muda dinilai sangat penting untuk mencegah keterlibatan dalam penyalahgunaan narkoba serta berbagai problem sosial lainnya.
Tidak kalah penting, ia juga menyoroti perlunya integrasi antara perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan nilai-nilai agama, sehingga umat Islam mampu beradaptasi tanpa kehilangan jati diri keislamannya.
Lebih lanjut, ia berharap melalui MUKERDA I ini dapat dirumuskan program dan arah kebijakan yang mampu menjawab tantangan zaman secara konkret dan terukur. Sinergi antara ulama, umara, akademisi, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam membangun kekuatan kolektif umat.
“Diperlukan kerja sama yang erat untuk membangun ekosistem ekonomi umat, memperkuat kemandirian organisasi, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh keputusan dan agenda yang dihasilkan dalam forum ini diharapkan tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga realistis dan implementatif, sehingga benar-benar mampu menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat Sumatera Utara.
Dengan demikian, MUKERDA I diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran Majelis Ulama Indonesia sebagai pengayom umat sekaligus mitra strategis dalam pembangunan daerah.





