Medan, muisumut.or.id., 24 Agustus 2026 — Upaya membangun ekosistem ekonomi umat yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan di Sumatera Utara terus diperkuat. Tim Ekonomi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara yang terdiri atas unsur Bidang Ekonomi, Komisi Ekonomi, Lembaga Ekonomi, dan Koperasi melakukan silaturahmi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara, Zulkifli Sitorus, di Asrama Haji Medan, Senin (24/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara secara resmi menyatakan diri bergabung sebagai anggota Koperasi Amanah Ulama MUI Sumatera Utara.
Langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi dan kolaborasi dalam mendorong pemberdayaan ekonomi umat, khususnya melalui pengembangan koperasi yang berlandaskan prinsip kebersamaan dan nilai-nilai ekonomi syariah.
Selain menyatakan keanggotaannya dalam Koperasi Amanah Ulama, Zulkifli Sitorus juga menugaskan unsur Bidang Umum Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara untuk menghadiri kegiatan Muzakarah Ekonomi yang akan diselenggarakan oleh MUI Sumatera Utara.
Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan kesiapan untuk membangun kerja sama yang lebih luas melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara pihak-pihak terkait pada masa mendatang.
Perkuat Kolaborasi Ekonomi Umat
Sekretaris Bidang Ekonomi MUI Sumatera Utara, Drs. Putrama Alkhairi, menyambut baik terbangunnya komunikasi dan sinergi antara MUI Sumatera Utara dengan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara.
Menurutnya, bergabungnya Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumut sebagai anggota Koperasi Amanah Ulama menjadi langkah positif dalam memperkuat semangat kebersamaan sekaligus membangun ekosistem ekonomi umat.
“Kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik bergabungnya Bapak Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara sebagai anggota Koperasi Amanah Ulama MUI Sumut. Ini tentu menjadi semangat dan motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan koperasi sebagai salah satu instrumen pemberdayaan ekonomi umat,” ujar Putrama Alkhairi.
Ia menegaskan bahwa penguatan ekonomi umat tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga secara sendiri-sendiri. Karena itu, diperlukan koordinasi, kolaborasi, dan sinergi yang melibatkan berbagai unsur, baik pemerintah, lembaga keagamaan, pelaku usaha, akademisi, maupun masyarakat.
“Ekonomi umat harus dibangun melalui kerja sama. MUI melalui Bidang Ekonomi, Komisi Ekonomi, Lembaga Ekonomi, dan Koperasi terus berupaya membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar pula peluang kita untuk membangun ekonomi umat yang mandiri dan berkelanjutan,” katanya.
Putrama juga menyambut baik rencana keterlibatan Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara dalam kegiatan Muzakarah Ekonomi MUI Sumut serta peluang kerja sama yang akan dibangun melalui penandatanganan MoU.
Menurutnya, Muzakarah Ekonomi diharapkan dapat menjadi ruang bersama bagi berbagai pemangku kepentingan untuk mempertemukan gagasan, memperkuat sinergi, dan merumuskan langkah-langkah konkret dalam pengembangan ekonomi syariah serta peningkatan kesejahteraan umat di Sumatera Utara.
“Kami berharap silaturahmi ini tidak berhenti pada pertemuan hari ini. Ke depan, insyaallah akan ada kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh potensi yang kita miliki dapat disinergikan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat,” pungkasnya.
Silaturahmi tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sinergi yang lebih kuat antara MUI Sumatera Utara dan Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara, khususnya dalam penguatan ekonomi syariah, pemberdayaan koperasi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kolaborasi antarlembaga, MUI Sumatera Utara terus mendorong lahirnya ekosistem ekonomi umat yang produktif dan berkelanjutan. Kehadiran berbagai unsur dalam satu gerakan bersama diharapkan mampu memperkuat potensi ekonomi umat sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Sumatera Utara.
Dengan terbangunnya sinergi tersebut, Koperasi Amanah Ulama MUI Sumatera Utara diharapkan terus berkembang sebagai salah satu wadah penguatan dan pemberdayaan ekonomi umat yang berorientasi pada kemandirian, kebersamaan, dan kemaslahatan.
Wallahu a’lam bish-shawab.





