Medan, muisumut.or.id., 22 Agustus 2026 — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara melalui Bidang/Komisi Kerukunan Antarumat Beragama (KAUB) bekerja sama dengan Yayasan Hj. Rachmah Nasution Al-Azhar Medan menggelar kegiatan Pembinaan Islam Wasathiyah bagi Pelajar Islam SMA Unggulan Al-Azhar Medan, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Al-Azhar Medan mulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh para pelajar Islam SMA Unggulan Al-Azhar Medan. Turut hadir Drs. H. T. Darmansyah, M.A., selaku Sekretaris KAUB MUI Sumatera Utara, bersama jajaran pengurus KAUB MUI Sumut serta unsur Yayasan Hj. Rachmah Nasution Al-Azhar Medan.
Pembinaan Islam Wasathiyah ini menjadi bagian dari upaya MUI Sumatera Utara dalam memperkuat pemahaman keislaman yang moderat, seimbang, dan toleran di kalangan generasi muda. Para pelajar diharapkan mampu memahami serta mengamalkan nilai-nilai Islam Wasathiyah dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Drs. H. T. Darmansyah, M.A. menyampaikan bahwa penguatan pemahaman Islam Wasathiyah menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan dan perkembangan zaman.
Menurutnya, generasi muda harus memiliki pemahaman agama yang kuat dan benar, namun tetap mengedepankan sikap moderat, saling menghormati, serta mampu menjaga persatuan dan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Islam Wasathiyah mengajarkan kita untuk bersikap adil, seimbang, dan tidak berlebihan dalam memahami maupun menjalankan ajaran agama. Nilai-nilai ini sangat penting ditanamkan kepada generasi muda agar mereka memiliki pemahaman Islam yang benar sekaligus mampu menjaga kerukunan di tengah keberagaman,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pembinaan keagamaan terhadap pelajar tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman keislaman, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang memiliki akhlak mulia, wawasan kebangsaan, serta kemampuan untuk menghargai perbedaan.
“Generasi muda adalah harapan umat dan bangsa. Karena itu, mereka harus memiliki karakter yang kuat, akhlak yang baik, wawasan keislaman yang moderat, serta kemampuan untuk menghargai perbedaan. Dari generasi seperti inilah akan lahir masyarakat yang damai dan harmonis,” tambahnya.
Kerja sama antara MUI Sumatera Utara melalui Bidang/Komisi KAUB dengan Yayasan Hj. Rachmah Nasution Al-Azhar Medan diharapkan dapat memperkuat pembinaan karakter dan wawasan keislaman peserta didik. Para pelajar didorong untuk menjadi generasi yang tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sosial.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin kepada generasi penerus bangsa. Melalui pembinaan Islam Wasathiyah, MUI Sumatera Utara berharap generasi muda Muslim mampu menjaga persatuan, memperkuat kerukunan, serta berkontribusi positif dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.
MUI Sumatera Utara juga berharap kegiatan pembinaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter dan pembinaan generasi muda Muslim di Sumatera Utara.





