Medan, muisumut.or.id., 23 September 2026 — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara menyambut kedatangan Tim Monitoring dan Evaluasi MUI Pusat dalam rangka pelaksanaan monitoring dan evaluasi kelembagaan yang berlangsung di Aula MUI Sumatera Utara, Rabu (23/9/2026).
Tim Monitoring dan Evaluasi MUI Pusat yang hadir terdiri dari Prof. Dr. H. Faisal Nasar Bin Madi, MA., selaku Ketua Bidang Pendidikan MUI Pusat; Buya Drs. H. Pasni Rusli, selaku Ketua MUI Bidang Seni Budaya; serta Miftah Huda, S.Pd.I., M.E.Sy., sebagai Tim Monitoring dan Evaluasi MUI Pusat.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran MUI Pusat, pimpinan bidang dan komisi MUI Sumatera Utara, serta sejumlah unsur pimpinan lembaga dan organisasi di Sumatera Utara. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian penguatan kerja sama kelembagaan, termasuk penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Dalam sambutannya, Ketua Umum MUI Sumatera Utara, Dr. H. Maratua Simanjuntak, MA, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang dilakukan MUI Pusat. Ia menyebut kegiatan tersebut penting untuk melihat perkembangan program sekaligus memperkuat koordinasi antara MUI Pusat dan MUI Sumatera Utara.
Kegiatan turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Salman Alfarisi, LC, MA Kepala Kanwil Agama Sumatera Utara, H. Ahmad Qosbi, Ketua BAZNAS Sumatera Utara, Prof. Dr. Mohd Hatta, Ketua FKUB Sumatera Utara, Drs. Hatta Siregar, SH, M.Si, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Sumatera Utara, Prof. Dr. Agussani, M.A.P serta lainnya
Buya Maratua menyampaikan bahwa MUI Sumatera Utara pada tahun sebelumnya berhasil memperoleh peringkat ketiga tingkat nasional dalam penilaian yang dilakukan MUI Pusat. Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan kinerja kelembagaan yang terus dikembangkan.
Ia juga menyampaikan bahwa berbagai kegiatan MUI Sumatera Utara selama ini mendapat dukungan dari para aghniya dan muhsinin di Sumatera Utara. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam keberlangsungan berbagai program keumatan yang dilaksanakan MUI Sumut.
Dalam sambutannya, Maratua turut menyoroti keberadaan Pendidikan Tinggi Kader Ulama (PTKU) MUI Sumatera Utara sebagai salah satu program pendidikan yang menjadi bagian dari kegiatan MUI Sumut. PTKU diarahkan sebagai wadah kaderisasi ulama yang memiliki kapasitas keilmuan dan kemampuan untuk berkontribusi di tengah masyarakat.
Selain penguatan internal, MUI Sumatera Utara juga terus membangun jejaring kelembagaan melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Sepanjang 2026, MUI Sumut telah melakukan sejumlah Memorandum of Understanding (MoU) dengan lembaga dan institusi lain sebagai bagian dari upaya memperluas sinergi dalam pelaksanaan program keumatan.
Monitoring dan evaluasi MUI Pusat tersebut diharapkan menjadi ruang untuk melihat capaian program, mengidentifikasi berbagai hal yang perlu diperkuat, serta menyusun langkah pengembangan kelembagaan MUI Sumatera Utara ke depan.
Kegiatan berlangsung di Aula MUI Sumatera Utara selama dua hari, 23–24 September 2026, sebagaimana agenda Tim Monitoring dan Evaluasi MUI Pusat.





