Wednesday, March 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 153

MUI PUSAT TERBITKAN SK DP MUI SUMATERA UTARA

0

muisumut.or.id, Medan Setelah terlambat beberapa hari hasil MUSDA IX Majelis Ulama Sumatera Utara telah disahkan oleh DP MUI Pusat pada tanggal 14 Jumadil Akhir 1442/ 27 Januari 2020 dengan keputusan Nomor Kep-165/DP-MUI/I/2021. Sebagaimana dimaklumi bahwa MUI Sumatera Utara telah menyelenggarakan Musyawarah Daerah IX pada 3-5 Jumadil Awal 1442 H/ 18-20 Desember 2020 bertempat di hotel Santika Dyandra Medan.

Keputusan Musda IX MUI Sumut memilih dan membentuk tim formatur secara musyawarah yang terdiri dari 13 orang dari perwakilan perwakilan, dan secara aklamasi terpilihlah Dewan Pertimbangan dan Dewan pimpinan harian yang dipimpin oleh Dr. H. Maratua Simanjuntak sebagai Ketua Umum terpilih dan Dr. Asren Nasution sebagai Sekretaris Umum terpilih.

Namun  penerbitan SK dari MUI Pusat tertunda disebabkan adanya aturan yang melarang pimpinan yang duduk di jabatan Ketua Umum, Sekretaris Umum, dan Bendahara Umum merangkap jabatan baik di eksekutif, maupun di kepengurusan MUI lainnya. Untuk itu terjadi perubahan yang sebelumnya Dr. Asren Nasution sebagai Sekretaris Umum diganti dengan Prof. Dr. H. Asmuni, MA sementara Dr. Asren menempati posisi Wakil Ketua Umum.

Ketua Umum MUI Sumatera Utara menyerahkan SK Dewan Pimpinan MUI Sumatera Utara

Berikut susunan pengurus DP MUI Provinsi Sumatera Utara

DP MUI Sumsel Kunjungi MUI Sumut, Pelajari PTKU

0

muisumut.or.id, Medan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, dipimpin Dr Mahmudin, selaku sekretaris beserta Nukholis dari Komisi Fatwa dan A Sukirman, bendahara MUI Sumsel, mengunjungi MUI Sumatera Utara, Rabu (23/12). Kehadiran mereka disambut DP MUI SU, Prof Dr H.Abdullah Syah, MA., Dr.H.Maratua Simanjuntak, Dr.H.Ardiansyah MA, dan Irwansyah MHI serta Dr. H. Amar Adli, LC, MA dari Komisi Fatwa MUI-SU dan dilakukan pertemuan di ruang pertemuan MUI SU. Menurut Dr Mahmudin, kehadiran mereka ke MUI-SU, selain kunjungan silatrurrahim, secara khusus untuk melihat lebih dekat tentang keberadaan MUI-SU yang selama ini cukup ternama sebagai MUI terbaik di Indonesia. Khususnya tentang keberadaan Pendidikan Kader Ulama (PTKU) sebagai upaya dalam membentuk dan pengkaderan ulama masa depan. ” kami ingin belajar tentang PTKU MUI-SU ‘tuturnya.

kunjugan ke asrama dan tempat belajar PTKU MUI Sumut

            Dr.H.Ardiansyah MA, selaku Direktur  Pendidikan Tinggi Kader Ulama (PTKU) MUI-SU, menjelaskan tentang keberadaan perkembangan PTKU MUI SU, yang kian hari terus berkembang dalam membentuk dan melahirkan ulama dimasa mendatang, Terkait dengan MUI-SU meningkatkan PKU menjadi PTKU tidak  lain agar kwalitas mereka lebih ditingkatkan, sehingga lebih kwalitas ilmu yang dserap selama ini lebih memadai.” jika selama dalam PKU hanya sebatas pelatihan, namun lewat  PTKU para santri di didik  selama tiga tahun ” katanya.

Dengan demikian lanjut Ardiansyah, para santri yang diterjunkan ke desa punya ilmu dan wawasannya lebih memadai.

            Dijelaskan pula keberadaan mahasiswa PTKU selama tiga tahun masa pendidikan ditanggung MUI-SU, dengan cuma-cuma baik asarama dan sarana pendidikan. Selain itu para mahasiswa diberi kesempatan untuk di daftarkan pada salah satu pendidikan tinggi, sehingga memberikan kesempatan bagi mahaiswa nantinya untuk melanjutkan pendidikan ketingkat tinggi pendidikan Islam setelah menyelesaikanPTKU .”Saat ini sebahagian besar alumni PTKU MUI SU sudah meraih gelar S-1 hingga S-3 dari berbagai perguruan tinggi di Sumut ” ungkapnya.

Studio Kewa Broadcast salah satu laboratorium mahasiswa PTKU

Pada kesempatan itu Dr. H. Maratua Simanjutak selaku Ketua MUI SU baru terpilih untuk 2020 – 2025, memberikan penjelasan tentang keberadaan MUI SU. Juga, hal yang sama mantan Ketua Umum MUI-SU Prof Dr.H.Abdullah Syah MA juga menjelaskan tentang perkembangan MUI-SU kepada tamu dari daerah ” wong kito “itu. Usai pertemuan melakukan peninjauan keruang perkuliahan dan asrama PTKU serta laboratorium intrepreneurship wakaf produktif bagi mahasiswa PTKU dalam menambah berbagai kegiatan dalam menambah wawasan dan kelimuam mahasiswa. Laboratorium yang dimulai pada tahun 2018 kini telah memiliki 3 unit usaha, yaitu minimarket, coffeeshop, dan studio boradcast yang saat ini lebih dikenal dengan nama KedaiWakaf MUI Sumut (husni.as)   

MUI Sumut Kunjungi Korban Kebakaran di Kab. Nias

0

muisumut.or.id, Medan

Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Utara dalam kunjungannya di Kab. Nias dalam rangka MUSDA Kab. Nias, Jumat 4 Nopember 2020 menyempatkan untuk mengunjungi korban kebakaran di Desa Tetehosi Kecamatan Idanogawo Kabupaten Nias.

Ketua Komisi Sosial MUI Sumatera Utara, Dr. H. Abdul Hamid Ritonga, MA menyampaikan bingikisan

Sebagaimana diketahui bahwa pada Selasa yang lalu Selasa 24 Nopember 2020 sekitar pukul 11.15 terjadi kebakaran yang menghabiskan 14 rumah meliputi 20 Kepala Keluarga dengan 77 jiwa. Bingkisan diserahkan langsung oleh Ketua Komisi Sosial MUI Sumatera Utara, Dr. H. Abdul Hamid Ritonga, MA didampingi Wakil Ketua Umum, Dr. H. Arso, M.Ag dan Sekretaris, Dr. H. Akmaluddin Syahputra, M.Hum

Dr. H. Arso, SH, M.Ag yang juga wakil ketua Umum MUI Sumut menyampaikan rasa prihatin, terhadap keluarga korban bencana. “Ini adalah wujud keprihatinan, turut merasa duka yang dalam dari kami, kadang kadang kita kehilangan harta, nyawa. Bapak-bapak, ibu, mungkin ada yang tdak bisa diselamatkan, maka ikhlaskan saja insya Allah akan diganti.” Tuturnya ketika menyerahkan  20 paket sembako  sesuai dengan jumlah kepala keluarga  yang terkena musibah tanpa memandang agama, karena kita bersaudara.

Ketua Komisi Sosial, Dr. Abdul Hamid Ritonga, MA, menyampaikan “Santunan ini merupakan wujud kepedulian kita, dan ini tidak direncakan ketika akan datang ke Nias, kami ke Nias dalam rangka MUSDA MUI Kota Gunung Sitoli dan MUI Kab. Nias, namun mendengar ada 77 jiwa yang kehilangan tempat tinggal dan sumber pencaharian, maka kami berusaha semaksimal mungkin untuk berbagi dan turut merasa penderitaan kehilangan”

Berdoa bersama, untuk diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan

Kepala Desa Tetehosi Kec. Idanogawo Kab Nias  Juniyarman El nduru, SE yang menerima MUI Sumatera Utara di Posko Kebakaran dalam kesempatan tersebut menyampaikan selamat terhadap MUSDA MUI Kab. Nias serta menyampaikan harapannya “semoga kehadiran MUI dapat menjadikan kami menjadi lebih kuat menerima kenyataan, meskipun ala kadarnya, kami pemerintahan Desa mengucapkan syukur dan terimakasih. Semoga menjadi berkat baru saudara saudara yang mengalami musibah” tuturnya

Setelah mengunjungi Posko kebakaran, MUI Sumatera Utara mendatangi korban kebakaran dari umat Islam yang berjumlah 8 Kepala Keluarga, yang diantaranya ada anak anak yatim piatu untuk memberikan dukungan moril dan materil.  

H. Syarif Usman Mendrofa, S. Sos, M.Si DIKUKUHKAN MENJADI KETUA UMUM MUI KAB. NIAS 2020 – 2025

0

muisumut.or.id, Medan

MUSDA Kabupaten Nias yang dilaksanakan pada Kamis 3 Desember 2020 sedikit berbeda, di samping diselenggarakan secara kekeluargaan  di Pantai Marina Desa Sriwalubenua Kec. Gunung Sitoli, Kegiatan ini juga sekaligus mengukuhkan pengurus terpilih.

Ketua Terpilih H. Syarif Usman Mendrofa Harefa, S.Sos menyampaikan sambutannya pada acara MUSDA MUI Kab. Nias Kamis 4 Deseber 2020

Wakil Ketua Umum MUI Kab Nias H. Syarif Usman Mendrofa, S. Sos  yang juga terpilih sebagai Ketua Umum MUI Kab. Nias menyampaikan  bahwa inilah MUSDA pertama sekali yang dilaksanakan secara mandiri, yang sebelumnya hanya bisa bergabung dengan kab/kota lainnya. Dan ini merupakan kegembiraan bagi kami, meskipun sederhana kita laksanakan di Pantai Marina, agenda kami hanya dua yaitu memilih Dewan Pimpinan MUI Kab Nias dan menyusun program kerja yakni mencerdarkan intelektual umat dan mencerdaskan spritual umat, tuturnya

Sambutan dari Kepala Kantor Kemenag Dr.H. Mardinal Tarigan, M.Pd menyampaikan kebanggaan nya dengan kehadiran Bupati Nias, “ini merupakan signal dukungan yang positif bagi program kerja MUI tahun 2020- 2025, agar MUI mampu memberikan kontribusi untuk membangun Sumber Daya manusia terutama umat Islam di Kab. Nias. MUI sebagai pewaris para Nabi haruslah menjadi pembimbing umat utamanya mengontrol makanan halal yang beredar di wilayah kita.”

Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Sumatera Utara Dr. H. Arso, M.Ag, menyampaikan musyawarah MUI harus memenuhi pedoman dasar, organisasi ini dituntut keikhlasan siapa yang akan memimpin, yang tidak terpilih menjadi pendorong, agar mencerminkan kesejukan, penuh ukhuwah, dengan membawa predikat ulama, akan berbeda dengan kepentingan pribadi

“MUSDA ini dihadiri oleh ulama dan umara, ini tentunya perlu diapresiasi, jika kedua komponen ini berkumpul semuanya akan beres.” tuturnya

MUI merupakan Tenda besar Umat Islam,  tidak mempunyai anggota siapapun boleh bernaung di dalamnya tanpa memandang organisasi apapun. Beliau mengharapkan karena tugas MUI sebagai tenda besar umat Islam, maka MUI Kab Nias harus mampu mengayomi umat Islam di Kab. Nias, Ulama harus bisa mewarnai seluruh umat  seperti garam, yang akan merasakan kenikmatannya dengan kehadirannya. Baik dalam hubungan internal maupun hubungan eksternal seperti pemerintah. MUI juga harus turut serta menjaga lingkungan hidup, jangan merusak tatanan kehidupan dan alam yang begitu indah Allah anugrahkan.

Jangan memerikan fasilitas kepada orang yang berbuat munkar, kita diharap menjadi penggerak amar maruf nahi munkar, menyuruh yang baik dan mencegah yang munkar, bukan sebaliknya

Bupati Kab. Nias Drs. Sokhiantulo Laoli, MM  yang hadri juga memberikan arahan sekaligus membuka acara MUSDA MUI Kab Nias,

Mengawali sambutannya Bupati Kab. Nias menyampaikan permohonan maaf, Covid-19 telah membuat adat di Nias menjadi terhambat, tdk bisa salam apalagi rangkulan. Namun tentu tidak mengurangi rasa hormat kepada tamu kita.   Kita bahagia berada disini dan berdoa agar covid segera pergi dari bumi Indonesia.

Bupati mengapresasi dan berbangga  atas kepemimpinan MUI sebelumnya, MUI adalah salah satu organisasi yang tumbuh berkembang di pulau Nias, termasuk saat ini di Kab Nias.

Lembaga keagamaan dengan Pemerintah daerah objeknya sama yaitu membangun masyarakat, tapi fungsinya beberda, pemerintah secara fisik dan MUI membangun spritual

Dengan adanya MUSDA ini akan memperkuat eksistensi MUI di Kab Nias, Pemerintah dengan MUI telah terjadi hubungan yang baik, dan dengan adanya MUSDA akan semakin kuat

MUSDA ini juga membuktikan bahwa MUI Kab Nias sebagai organisme keagamaan selalu melaksanakan mekanisme organisasi, untuk itulah akan dilaksanakan pemilihan ketua MUI untuk periode 2020-2025.

Berikut Nama Dewan Pimpinan MUI Kab. Nias

Ketua Umum : H. Syarif Usman Mendrofa, S.Sos, MSi

Sekretaris Umum : Mohamat Taufan

Bendahara Umum : H. Amrinsyah Zai

MUI KAB LANGKAT DALAM GAMBAR

0

Pelantikan/Pengukuhan DP. MUI Kec.Stabat Masa Khidmat 2019-2024, oleh Ketua Umum DP. MUI Kab.Langkat (H.Zulkifli Ahmad Dian,Lc,MA), didampingi oleh Sekum (DR.H.Saiful Abdi,SH,SE,MPd) & Wasekum (ismail, S.Sos.i, S.Pd), di Aula Kantor Camat Stabat, Selasa Tgl 17 Nopember 2020 M / 1 Rabi’ul Akhir 1442 H.

[07:48, 11/20/2020] Ismail Langkat: Pelantikan/Pengukuhan MUI Kec.Kuala Masa Khidmat 2019-2024, oleh Ketua Umum MUI Kab.Langkat (H.Zulkifli Ahmad Dian,Lc,MA), diawali dengan Pembacaan SK oleh Wakil Sekretaris Umum (ISMAIL, S.Sos.i, S.Pd).
[07:50, 11/20/2020] Ismail Langkat: Pada hari Sabtu Tanggal 14-11-2020.

Acara Sosialisasi 10 Kriteria Aliran sempalan & Fatwa-Fatwa Kontemporer, dilaksanakan oleh Komisi Fatwa MUI Kab.Langkat, Narasumber : Drs.Ishaq Ibrahim,MA, Pembawa Acara : ISMAIL, S.Sos.i, S.Pd. di Aula Kantor MUI Kab.Langkat, pada hari Rabu Tanggal 11-11-2020.

Kunjungan Kerja & Rapat Koordinasi DP. MUI Kab.Langkat ke Kec.Bahorok, yg di ikuti oleh Ketua Umum MUI Kab.Langkat (H.Zulkifli Ahmad Dian,Lc,MA), Wakil Ketua (Drs.H.Husni Laili,MA), Wasekum (ISMAIL,S.Sos.i, S.Pd.), hari Ahad Tgl 1-11-2020.

[07:40, 11/23/2020] Ismail Langkat: Kunjungan Kerja, Rapat Koordinasi, Penyerahan sedikit bingkisan oleh Ketua Umum MUI Kab.Langkat (H.Zulkifli Ahmad Dian,Lc,MA), didampingi oleh Wasekum (ISMAIL, S.Sos.i, S.Pd) di Kec.Kutambaru.
[07:42, 11/23/2020] Ismail Langkat: Nopember 2020.

Pelantikan/Pengukuhan MUI Kec.Kuala oleh Ketua Umum MUI Kab.Langkat (H.Zulkifli Ahmad Dian,Lc,MA) diawali dengan Pembacaan SK oleh Wasekum (ISMAIL, S.Sos.i, S.Pd), turut hadir dari MUI Langkat: M.Kurnia Amir, S.Sos.i, S.Pd.i, MM, & M.Salim Nafiah, S.Sos.i, S.Pd.i. (Sabtu/14-11-2020)

Kunjungan Kerja, Rapat Koordinasi MUI Kab.Langkat Di Kec.Salapian, & Penyerahan Bingkisan oleh Ketua Umum MUI Kab.Langkat (H.Zulkifli Ahmad Dian,Lc,MA), didampingi oleh Wasekum (ismail,S.Sos.i, S.Pd.), Wakil Bendahara (H.Khairi El Fuad,S.Ag, M.S.i). Ahad/8-11-2020.

Kunjungan Kerja, Rapat Koordinasi, upaya Pembinaan Mu’allaf kedepan, & Penyerahan Bingkisan oleh Ketum MUI Kab.Langkat (H.Zulkifli A.Dian,Lc,MA), Wasekum (ismail,S.Sos.i, S.Pd), Waben ((H.Khairi El Fuad,S,Ag, M.Si), di Kec. Sirapit. (Ahad, Nop-2020).

Penyerahan Kalender Hijriyah ke MUI Kec.Selesai saat Kunjungan Kerja & Rapat Koordinasi, dari MUI Kab.Langkat yang hadir H.Zulkifli A.Dian,Lc,MA (Ketum), ismail,S.Sos.i, S.Pd (Wasekum), M.Salim Nafiah,S.Sos.i, S.Pd.i, & Susilawadi,S.Sos.i, S.Pd.i. Sabtu/14-11-2020

Kunjungan Kerja, Rapat Koordinasi ttg Pembinaan Mu’allaf, & Penyerahan Bingkisan dari MUI Kab.Langkat oleh H.Zulkifli A.Dian,Lc,MA (Ketum), ismail,S.Sos.i, S.Pd (Wasekum), di Kec.Sei Bingai.

Kun-Ker & Rakor di Kec.Wampu oleh MUI Kab.Langkat.

Ustaz H. Abdul Hadi, SH kembali diamanahkan memimpin MUI Kota Gunung Sitoli

0

muisumut.or.id, Medan Majelis Ulama Indonesia ( MUI) kota Gunungsitoli menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke III tahun 2020, yang digelar di Aula SD Muhammadiyah Gunungsitoli, (Rabu/2/12/2020).

Ketua panitia pelaksana Musda ke III MUI Kota Gunungsitoli tahun 2020 Abdul Gani Zalukhu,S.Pd mengatakan, Musyawarah Daerah Ke III ini untuk memilih kembali kepengurusan baru MUI Kota Gunungsitoli Masa Bhakti 2020-2025. Mengingat masa kepengurusan MUI 2015-2020 telah berakhir pada tanggal 20 November 2020.

Pjs. Walikota Gunungsitoli Ir. Abdul Haris Lubis, M.Si buka secara resmi pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke III Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Gunungsitoli tahun 2020. Yang mana dilaksanakan di Gedung Perguruan Muhammadiyah Jl. Karet No.24 Gunungsitoli, pada (02/12/2020).

Pada kegiatan tersebut ikut serta Pjs. Walikota Gunungsitoli didampingi oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan pada Setda Kota Gunungsitoli Drs. Arham Dusky Hia, M.Si dan Kepala Badan Kesbangpol Kota Gunungsitoli Abdul Majid Caniago, SE, M.Si. Ketua Panitia pelaksana Abdul Gani Zalukhu, S.Pd dalam laporannya menyampaikan. Bahwa maksud dan tujuan pelaksanaan Musda tersebut adalah dalam rangka penyampaian pertanggungjawaban pelaksanaan program kepengurusan dan kepemimpinan MUI Kota Gunungsitoli masa khidmat 2015 – 2020.

Pjs. Walikota Gunungsitoli mengajak MUI dapat hadir dan berperan membantu pemerintah dalam memberikan solusi – solusi. Sehingga permasalahan – permasalahan yang sedang dihadapi di Kota Gunungsitoli dapat diselesaikan dan ditangani dengan baik. Antara lain dalam hal pengentasan kemisikinan, peningkatan kualitas pendidikan, dan terlebih dalam penanganan Covid 19. “Oleh karena itu saya berharap dengan musda ini akan diprogramkan upaya – upaya atau solusi – solusi dan inovasi yang bisa dilakukan dengan bekerjasama atau bersama-sama dengan pemerintah,” ujarnya.

Musda ke III Gunung Sitoli dihadiri unsur  Dewan Pimpinan MUI Sumatera Utara, Dr. H. Arso, SH, M.Ag selaku Wakil Ketua Umum, Dr. H. Abdul Hamid Ritonga, MA, dan Dr. H. Akmaluddin Syahputra, M.Hum,   

Turut hadir mewakili Dandim 0213 Nias, mewakili Kapolres Nias, Anggota DPRD Kota Gunungsitoli, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gunungsitoli, Pimpinan Ormas Islam se-Kota Gunungsitoli

Pada Musda ke III ini  H. Abdul Hadi, SH kembali diamanahkan  memimpin Majelis Ulama Indonesia periode 2020 sd 2025. Kedepan MUI Gunung Sitoli banyak program keumatan yang akan dilaksanakan diantaranya adalah pembentukan Lembaga Advokasi Umat Islam (LADUI) MUI Gunung Sitoli dalam rangka memberikan pelayanan hukum dan pendampingan, disamping itu juga akan dibentuk Pusat Inkubasi Bisnis Syariah PINBAS MUI Kota Gunung Sitoli serta Gerakan Nasional Anti Narkoba (Gannas Annar) MUI Kota Gunung Sitoli.

Dr. H. Arso, SH, M.Ag selaku Wakil Ketua Umum MUI Sumatera Utara memberikan sambutan pada acara pembukaan dan penutupan, beliau memberikan apresiasi dan pujian

MUI SU Ajak Pimpinan Pesantren dan Madrasah Tingkatkan Perannya Bagi Pembinaan Santri

0

muisumut.or.id, Medan Ketua Komisi Pendidikan MUI SU Prof Dr H.Hasan Bakti, mengajak pimpinan pesantren dan Madrasah  lebih meningkatkan bagi pembinaan santri. Untuk itu para pimpinan pesantren dan madrasah meningkatkan kapalitasnya, sehingga santri yang dilahirkan akan lebih berperan  bagi masyarakat baik dalam bidang pendidikan dan ekonomi. ” MUI SU mengajak pimpinan pesantren dan madrasah meningkatkan perannya” ungkapnya   mewakili Ketua Umum MUI SU , ketika membuka workshop Komisi Pendidikan MUI SU di Aula gedung Pengembangan SDM Pemprovsu (21-22 November 2020 ) Jalan Ngalengko Medan.

 Harapan ini tidak lain mengingat keberadaan pesantren dan madrasah dalam dunia pendidikan Islam sudah lama berke0cimpung dan sejalan dengan visi dan misi MUI dalam pemberdayaan   dan peningkatan pendidikan Islam ditengah masyarakat. Ia menyebutkan pertemuan MUI SU lewat workshop Komisi  Pendidikan dan Kaderisasi dengan peserta pimpinan pondok pesantren dan madrasah  dari berbagai daerah se Sumut, merupakan pertemuan silaturrahim dalam membahas perkembangan dan kemanjuan pondok pesantren dan madrasah di Sumut.

 Pertemuan yang diisi dengan beberapa pengarah yang berpengalaman dalam mengelola dan terjun di pondok pesantren. Seperti yang disampaikan. Jafar Syahbuddin Ritonga DBA, dari Pondok Pesantren Modren Darul Mursyi d Sipirok, yang dikenal telah berhasil, bukan hanya saja dalam pendidikan juga dalam meningkatkan ekonomi lewat beberapa produk.

para peserta itu tampak serius mengikuti acara tersebut, terlihat dari setiap pemakalah yang ditampilkan dalam workshop itu mendapat tanggapan. Seperti masalah krakter bagi peserta didik di pesantren, ada yang lebih condong menyebutkan ” Aklaqul Karimah” . Sebab karakter dapat dibagi dua ,yaitu negativ dan positif. Prof DR H Khaidar Daulay MA yang salah seorang pemakalah sangat mendukung pembinaan krakter atau pembinaan akhlaq di pesantren, mengingat akhlaq sangat menjadi tolok ukur dalam pembinaan santri. ” Pembinaan akhlaq ini begitu penting sebagai modal santri tampil ditengah masyarakat, walau dalam pembinaan di pondok pesantren dilakukan dengan keras secara desiplin ” paparnya Khaidar Daulay, guru besar UIN SU itu .

Pamakalah ditampilkan, Prof Dr H Hasan Bakti Nasution MA,Dr Najamuddin M, Dr H Sultani  dan M. Hakim Sitompul dari Bank Sumut, berkaitan dengan Manajemen pada lembaga  pendidikan Islam. Juga Dr Amiruddin Siahaan M.Pd dengan judul ” pengelolaan Kurikulum Pesantren dan Madrasah “.

         Pada kesempatan tersebut, pihak Bank Sumut memberikan vocer sebesar Rp 100 ribu. bagi penambung baru untuk tabungan Makbul untuk mewujudkan ibadah haji.

 ( husni.as)     ”    

Rakor Komisi Hukum MUI SU Bahas UU Ciptakerja

0

muisumut.or.id, Medan Komisi Hukum Perundang-undangan , HAM dan Advokasi MUI SU, selama 2 hari (14-15/11)  telah membahas lahirnya  UU Ciptakerja (Omnibus law) di aula MUI Sumut Jalan Sutomo Ujung Medan. Hal ini dijelaskan Ketua Komisi Hukum,Perundang-undangan ,HAM dan Advokasi  MUI SU ,Dr H Ramlan Rangkuty MA, yang pada Rakor tersebut diikuti Komisi Hukum dan Perundang-undangan MUI Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara dan  anggota LADUI MUI SU. ” kita hanya membahas tentang lahirnya UU Ciptakerja “tegasnya.

Menurutnya pembahasan itu penting mengingat dari UU Ciptakerja tersebut, banyak hal menyangkut kepentingan hidup masyarakat, baik kehidupan beragama sosial dan ekonomi. Lewat Rakor ini memberikan wawasan bagi MUI kabupeten / kota untuk lebih mendalaminya tentang UU Ciptakerja. Diketahui kelahiran dari UU Ciptakerja ini sebelumnya telah mendapat tantangan dari berbagai elemen. Bahkan MUI Pusat, telah mengeluarkan taklimat terkait penetapan UU Ciptakerja, tanggal 8 Oktober 2020, yang ditanda tangani oleh Wakil Ketua  Umum, KH.Mahyiddin Junaidi MA dan Sekretaris Jenderal Dr H.Anwar Abbas ,MM, Mag.

Rakor Komisi Hukum dan Perundang Undangan, HAM dan Advokasi itu dibuka oleh Ketua Umum MUI SU, Prof Dr H.Abdullah Syah MA, dan keynote speaker ( MUI Pusat ) Dr H. Ihsan Abdullah, M.Hum, secara vertual. Dari 75  peserta  yang   mengikuti Rakor tersebut, terlihat begitu serius, ini terlihat dalam memberikan tanggapan dari para nara sumber.

Dalam membahas UU Cipta kerja itu ditampil nara sumber, Faisal SH,M.Hum, dengan judul ” Kewenangan senteralistik pemerintah pusat dalam UU  Omnibus law “. Prof Dr H. Basyaruddin, M.S., dari LP POM MUI SU  tentang ” Kewajiban Produksi Halal dan problematika dan UU  Omnibus law “. Dr. Nasir LC.MA, dari travel Umroh dan Haji,  judul ” Penyelenggaraan Haji dan Umroh dalam UU Ciptakerja “,  Prof Hasyim Purba M.Hum, membahas  beberapa catatan relasi pusat dan daerah  dalam UU Ciptakerja.  Faisal Akbar SH.M Hum, dosen UMSU, dengan judul ” Kewenangan Otonomi daerah dan pemberian sanksi administrasi ” dan Dr. Adi Mansar SH,M.Hum dengan judul,”  Hukum Pidana dan sanksi pidana dalam UU Omnibus law ”

         Rakor  dengan thema ” Menakar Kemaslahatan Umat dalamUU Ciptakerja ” tersebut juga mengeluarkan beberapa rekomondasi .(husni.as)       

MUI SU Upah-upah Rektor UIN-SU Prof Dr H.Syahrin Harahap MA

0


muisumut.or.id, Medan
Ditetapkannya Prof Dr H.Syahrin Harahap MA, sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara ( UINSU) masa jabatan 2020 s/d 2024, lewat SK Menteri Agama RI nomor  032401 dan 032402/B.II/3/2020, tanggal 2 Nopember 2020 dan telah dilantik oleh Menteri Agama RI, Jumat  (6/1i) di Jakarta.

Majelis Ulama  IndonesiaProvinsi Sumatera Utara, Selasa ( 10/11) di aula MUI SU telah melaksanakan upah-upah kepada Prof Dr H.Syahrin Harahap MA, dihadapan peserta Rakorda Infokom MUI SU dari Kabupaten/Kota se Sumut.    Menurut Wakil Ketua Umum MUI SU Dr H Arso, M HUm, upah-upah ini dilaksanakan MUI SU, sebagai rasa syukur atas dilantiknya Prof .Dr. Syahrin Harahap sebagai Rektor UINSU, mengingat  beliau merupakan salah seorang unsur pimpinan MUI SU. “Kita berdoa agar amanah yang diberikan kepada Prof. Syahrin Harahap sebagai orang pertama UIN SU,  berjalan dengan sukses dan tetap berkiprah di MUI SU ”  papar Arso.

           Sementara Sekum MUI Dr H Ardiansyah MA, dalam sambutannya, duduknya Prof Syahrin sebagai Rektor UNI SU telah mencatat sejarah, bahwa salah seorang ketua di MUI SU mempu menduduki jabatan tertinggi di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara ” Ini menjadi catatan sejarah, salah seorang pimpinan MUI SU diberikan kepercayaan untuk memimpin UIN SU” ungkapnya. Untuk itu lanjut  Ardiansyah, keberhasilan Syahrin Harahap dengan jabtaan itu, juga mengangkat nama  MUI SU. ” Mari kita dukung dan doakan agar pak Syahrin sukses menjalankan tugasnya” ajaknya.

Jangan Tinggalkan MUI.

Prof Syahrin Harahap, dalam sambutannya, menyebutkan begitu terharu atas upah-upah yang dilaksanakan MUI SU, dan ia tidak akan meninggalkan MUI Su walau sudah duduk sebagai orang pertama UIN SU.

Pada kesempatan itu ia mengkissahkan upaya untuk meraih kedudukan sebagai rektor UIN SU. Disebutkan dari pemilihan senat ditetapkan sebanyak lima orang  calon rektor. Lalu mengkerucut menjadi  tiga orang.   Ternyata dari tiga orang tersebut, ia tergolong sebagai ulama ,sehingga jatuh pilihan terhadap dirinya. Mungkin kalau  bukan ulama  dan salah seorang pimpinan MUI SU. tidak akan terpilih. Untuk itu kepada semua yang duduk di MUI hendaknya terus berkiprah dan nama MUI itu cukup berpengaruh ditengah masyarakat dan umat. ” Jangan tinggalkan MUI “ajaknya kepada pengurus MUI yang mengikuti Rakor Infokom itu. Upah -upah itu dibarengi dengan ungkapan bahasa mandailing dengan penyarungan kain oleh  unsur pimpinan MUI SU,  H Arso, Ardiansyah, Sotar Nasution dan Sakhira Zandi. (husni,as).