Wednesday, July 22, 2026
spot_img
Home Blog Page 85

MUI Sumut Kembali Membuka Pengkaderan Ulama Perempuan

0

muisumut.or.di, Medan, 25 Juni 2024 – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara kembali membuka Pendidikan dan Orientasi Kader Ulama Perempuan (PKUP) Angkatan IV Tahun 2024. Ketua Bidang Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (KPRK), Dra. Rusmini, MA, menyampaikan bahwa kegiatan ini direncanakan berlangsung dari bulan Agustus hingga Oktober 2024 di MUI Provinsi Sumatera Utara, Jl. Majelis Ulama No. 3/Sutomo Ujung Medan.

PKUP merupakan program pendidikan dan orientasi yang bertujuan mencetak kader ulama perempuan yang berkompeten. Program ini akan berlangsung selama tiga bulan, dengan jadwal pembelajaran lima hari per minggu (Senin hingga Jumat) dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Peserta akan mendapatkan pengganti transport sebesar Rp. 50.000 per hari serta snack dan makan siang selama proses belajar mengajar.

Kegiatan ini terbuka bagi perempuan yang belum menikah, berpendidikan minimal S1 jurusan Agama Islam, dan direkomendasikan oleh MUI Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara. Peserta yang ingin mengikuti program ini harus mengajukan surat permohonan, surat rekomendasi dari MUI Kab/Kota, serta surat pernyataan kesanggupan mengikuti seluruh kegiatan.

Pendaftaran dan Seleksi

Pendaftaran dibuka mulai 1 Juli 2024 hingga 20 Juli 2024. Seleksi akan dilaksanakan pada 27 Juli 2024 di MUI Sumatera Utara, dan pengumuman peserta yang lulus akan diumumkan pada 30 Juli 2024. Kegiatan perkuliahan akan dimulai pada 1 Agustus 2024.

Manfaat Program

Program ini penting untuk meningkatkan peran perempuan dalam bidang keulamaan, memberikan mereka bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi ulama yang berkualitas dan mampu memberikan kontribusi positif dalam masyarakat.

Pengiriman Berkas dan Informasi Kontak

Calon peserta dapat mengirimkan berkas pendaftaran melalui email mui_prov.su@yahoo.co.id atau langsung ke Sekretariat MUI Provinsi Sumatera Utara. Batas akhir pengiriman berkas adalah 20 Juli 2024. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kontak person administrasi Ropiatul Mahabbah Sipahutar, S.Th.I (082282833810) dan Mhd. Puadi Harahap (081376092683).

Untuk pertanyaan dan konfirmasi lebih lanjut, calon peserta dapat menghubungi Dra. Hj. Rusmini, MA (081375635253) dan Dr. Sukiati, MA (0852 9639 4034).

Dengan adanya program ini, diharapkan dapat terbentuk kader ulama perempuan yang mampu berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih baik dan berakhlak. Terima kasih atas perhatian dan kerjasama dari semua pihak terkait.

MUI Gelar Konferensi Internasional Tahunan ACFS 8-2024 tentang Studi Fatwa

0

muisumut,or.id, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan mengadakan Konferensi Internasional Tahunan ke-8 tentang Studi Fatwa MUI (ACFS 8-2024) mulai tanggal 26 hingga 28 Juli 2024 di Jakarta. Tema konferensi tahun ini adalah “Peran Fatwa dalam Mewujudkan Kemaslahatan Bangsa,” yang bertujuan untuk mengeksplorasi dampak fatwa MUI terhadap masyarakat Indonesia.

Konferensi ini akan menampilkan sejumlah pembicara terkemuka, termasuk KH. Anwar Iskandar selaku Ketua Umum MUI, dan Prof. Dr. KH. M. Asrorun Niam Sholeh, M.A. selaku Ketua Bidang Fatwa MUI, Prof. Dr. KH, Hasanuddin, Ketua BPH DSN-MUI. juga pakar-pakar dari dalam dan luar negeri.

Panitia konferensi telah mengeluarkan “Call For Papers” yang mencakup berbagai sub-tema, seperti Aspek Kelembagaan dan Metodologi Fatwa, Fatwa tentang Aqidah dan Ibadah, Fatwa Ekonomi Syariah, serta Fatwa Sosial Kemaysarakatan dan Produk Halal. Para penulis yang tertarik diundang untuk mengirimkan makalah mereka mulai tanggal 13 Juni hingga 14 Juli 2024. Makalah terpilih akan dipresentasikan dalam konferensi dan berpotensi untuk diterbitkan dalam jurnal.

ACFS 8-2024 bertujuan untuk mengkaji peran fatwa MUI dalam menanggapi isu-isu kontemporer yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia, dengan harapan membangun pemahaman yang konstruktif demi kesejahteraan bangsa.

Ketentuan Penulisan Makalah:
Naskah diketik menggunakan jenis huruf Times New Roman, ukuran 12, spasi 1, dengan format kertas Kwarto (A4).
Panjang naskah antara 12-15 halaman, termasuk abstrak 100-200 kata dan 3-5 kata kunci dalam Bahasa Inggris dan Indonesia.
Penulisan harus mencakup: Pendahuluan, Konsep Teori, Metode, Pembahasan, Kesimpulan, dan Daftar Pustaka.
Makalah harus merupakan hasil penelitian atau tulisan baru yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
Tulisan dikirimkan melalui email ke acfskomisifatwa2024@gmail.com cc komisi.fatwamui@gmail.com dalam format MS Word.
Tulisan yang diterima akan menjadi milik panitia dan memiliki potensi untuk diterbitkan dalam jurnal.

Informasi lebih lanjut mengenai partisipasi dapat dilihat di situs resmi MUI [https://mui.or.id/](https://mui.or.id/) atau menghubungi panitia melalui kontak berikut:
*Narahubung:*
Rijal – 087861127789

Komisi Fatwa MUI Sumut Putuskan Kehalalan Produk dan Bahas Bahan Penolong dalam Sidang Rutin

0

Medan, muisumut.or.id, 25 Juni 2024 – Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Sumatera Utara (MUI Sumut) mengadakan sidang fatwa terkait kehalalan produk pada hari Selasa, 25 Juni 2024. Sidang yang berlangsung di ruang rapat fatwa MUI Sumut, Jalan Majelis Ulama No.3 Medan, dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi Fatwa, Dr. Amar Adly, LC, MA.

Dr. Amar Adly menjelaskan bahwa sidang kali ini diadakan untuk menanggapi permohonan dari Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Balai Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri Medan (BSPJI), yang telah menyelesaikan audit kecukupan dan audit lapangan terhadap pelaku usaha yang dilayani oleh LPH BSPJI Medan. Dalam sidang ini, tujuh produk dinyatakan memenuhi ketentuan halal, sementara satu produk lainnya diminta untuk melengkapi persyaratan kehalalan yang belum terpenuhi.

Pembahasan Bahan Penolong dan Afiliasi Produk

Salah satu poin menarik dalam sidang ini adalah pembahasan mengenai bahan penolong seperti plastik pembungkus yang bersentuhan langsung dengan produk, termasuk lid cup, pipet, dan tutup galon. Komisi Fatwa MUI Sumut juga merekomendasikan untuk mengganti produk-produk yang berafiliasi dengan Israel dengan produk yang tidak berafiliasi, guna menjaga prinsip kehalalan yang lebih komprehensif.

Jadwal dan Topik Sidang Rutin

Sidang fatwa di MUI Sumatera Utara dijadwalkan rutin setiap hari Selasa mulai pukul 10.00 hingga 12.30. Selain membahas permasalahan terkait kehalalan produk, sidang ini juga menangani konsultasi terkait hukum Islam lainnya, termasuk warisan dan pertanyaan dari mahasiswa. Pada kesempatan kali ini, turut dibahas pertanyaan dari mahasiswa mengenai fatwa hukum Tritis No. 5 tahun 2011.

Sidang fatwa MUI Sumut memiliki peran penting dalam memberikan panduan dan kepastian hukum bagi umat Islam, memastikan produk yang dikonsumsi sesuai dengan prinsip-prinsip syariah serta menjawab berbagai isu keumatan yang relevan.

Ketua Bidang HLNKI MUI Sumut Diwawancarai Media Arab Saudi

0

Madinah, muisumut.or.Id, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut, KH Akhyar Nasution yang sedang melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci tahun 1445 H/2024 berkesempatan diwawancarai salah satu televisi Arab Saudi beberapa waktu yang lalu.

Dalam pesan singkatnya kepada Media Ulama MUI Sumut, Minggu (23/6) sore, KH Akhyar yang juga pimpinan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Dhuyufurrahman ini menjelaskan tentang perjalanan ibadah haji yang telah dilaksanakan selama di Makkah dan Madinah.

“Alhamdulillah selama pelaksanaan ibadah haji dapat terlakaana dengan baik,” kata KH Akhyar Nasution.

Sementara Ketua Bidang Infokom MUI Sumut, Dr. H Akmaluddin Syahputra dalam keterangannya menyampaikan apreaiasi atas kepercayaan yang diberikan media elektronik Arab Saudi untuk menggali informasi berkaitan ibadah haji tahun ini. (S. Ramadhan)

Ketua Umum MUI Sumut Laksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kantor MUI Gunungsitoli

0

 

muisumut.or.id. Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (DP MUI) Sumatera Utara melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Kantor MUI Kota Gunungsitoli yang dilaksanakan di halaman Masjid Agung Kota Gunungsitoli Jalan Patimura Nomor 44C, Gunungsitoli, Sabtu (22/06/2024).

Peletakan batu pertama yang menandai bahwa Majelis Ulama Kota Gunungsitoli akan segera memiliki kantor sendiri itu, berlangsung khidmat dalam suasana kebahagiaan diawali pembacaan ayat suci Alquran oleh Ardi Syahputra. Hadir pada kesempatan itu Walikota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli SE., M.Si, mewakili Kapolres Gunungsitoli, unsur Forkopimda, ketua ormas kemasyarakatan Islam, OKP Islam, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Ketua Umum DP MUI Sumut, KH. Dr. Maratua Simanjuntak dalam sambutannya memberikan apresiasi dan rasa syukurnya karena Kota Gunungsitoli tidak lama lagi akan memiliki kantor sendiri, sehingga dapat menjadi tempat berkumpul, bermusyawarah, bermuzakarah, berdiskusi dan bersilaturahminya ulama Nias untuk memberikan pelayanan, pengayoman, pencerahan dan bimbingan kepada umat.

“Dengan memiliki kantor sendiri, maka diharapkan pelayanan keumatan dapat semakin baik dan secara otomatis pula akan meningkatkan kepercayaan umat maupun masyarakat karena mendapat pengayoman yang baik,” kata Maratua.

Tentunya, kata Maratua, MUI Provinsi Sumatera Utara akan sangat mendukung langkah MUI Gunungsitoli sesuai kemampuan yang ada. Juga akan mengimbau kepada umat dan para aghniya di Sumatera Utara untuk ikut memberikan dukungan baik moril dan materil sehingga pembangunan kantor MUI Gunungsitoli dapat berjalan dengan baik tanpa hambatan berarti.

Dalam kesempatan itu Ketua Umum MUI Sumut juga berharap agar pembangunan Kantor MUI Gunungsitoli ini menjadi motivasi besar kepada beberapa pengurus MUI di daerah, khususnya yang jumlah umat Muslimnya tidak signifikan dan belum memiliki kantor sendiri agar dapat mencontoh tekad besar pengurus MUI Gunungsitoli tersebut.

Ketua MUI Sumut juga berharap kepada daerah pemekaran baru yang sampai saat ini belum memiliki kantor sendiri, dapat menteladani keberhasilan MUI Gunungsitoli memulai pembangunan sekretariat sekaligus pusat layanan keumatan di daerahnya masing-masing.

Sementara Ketua Umum MUI Kota Gunungsitoli, H Abdul Hadi Chaniago SH dalam sambutannya juga menyampaikan rasa bahagia dan apresiasi kepada semua pihak, sehingga penantian panjang agar MUI memiliki kantor dapat segera terwujud.

“Alhamdulillah hari ini kami bahagia, dan kebahagiaan itu semakin sempurna karena Ketua Umum DP MUI Sumut juga hadir. Karena itu kami mewakili umat Islam Nias menyampaikan terima kasih,” kata Abdul Hadi.

Dia menyampaikan dengan dimulainya pembangunan Kantor MUI Kota Gunungsitoli menjadi cerminan tekad yang sangat kuat dari umat islam kota Gunungsitoli dalam mengembangkan Islam dengan pondasi persatuan dan kesatuan umat untuk sama-sama bersinergi bersama pemerintah dan potensi masyarakat demi kemajuan bersama.

Abdul Hadi dalam kesempatan itu juga menyampaikan harapan serta memohon dukungan dari pemerintah, unsur forkopimda, para agniya, tokoh masyarakat maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan bantuan baik moril maupun materil agar pembangunan Kantor MUI Gunungsitoli dapat terlaksana dengan baik sesuai harapan bersama.

Walikota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli dalam sambutannya memberikan apresiasi dan dukungan atas rencana pembangunan Kantor MUI sebagai wadah berhimpunnya ulama dan cendikiawan Gunungsitoli guna memberikan pelayanan, pengayoman serta bimbingan kepada umat.

Bahkan sebagai wujud dukungan Pemko Gunungsitoli dengan pembangunan Kantor MUI, Walikota pada kesempatan itu menyumbangkan 100 sak semen dengan harapan agar pelaksanaan pembangunan dapat selesai sesuai rencana.

Sementara Ketua Panitia pembangunan, Jamal Nasir Tanjung dalam kesempatan itu mengungkapkan, lokasi tanah Kantor MUI Gunungsitoli persis bersebelahan dengan Masjid Agung Gunungsitoli dengan luas tanah 9 x 24 m atau 260 m persegi yang awalnya tanah tersebut dibeli oleh Mufarijah Harefa.

Nasir Tanjung menjelaskan, Kantor MUI Kota Gunungsitoli akan dibangun berlantai 2, dengan menelan biaya diperkirakan sebesar Rp. 2.500.000,- yang bersumber dari dana para donatur yang tidak mengikat yang diperkirakan menelan biaya sebesar Rp 2.500.000.000.-

“Insya Allah dengan niat tulus kita bersama serta dukungan pemerintah bersama ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para orang kaya dan segenap masyarakat agar pembangunan Kantor MUI Gunungsitoli dapat terlaksana dengan baik,” kata Jamal Nasir Tanjung. (S. Ramadhan)

Ketua Umum MUI Silaturahmi dengan Ulama Gunungsitoli

0

Medan, muisumut.or.id,Mengawali kunjungan kerja di Kepulauan Nias, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara mengadakan pertemuan dan silaturahmi dengan segenap pengurus MUI Kepulauan Nias, ulama, tokoh ormas kemasyarakatan Islam Nias dan lainnya di Aula MTs NU Gunungsitoli, Jumat (21/6/2024).

Dalam sambutannya Ketua MUI Sumut menyampaikan bahwa pertemuan ini memiliki makna dan tujuan sangat penting juga strategis khususnya untuk siilaturrahim yang dirangkai pembinaan dan konsolidasi organisasi guna mengejewantahkan program kerja strategis yang telah ditetapkan.

Ketua MUI didampingi Wakil Ketum, Dr. H. Arso, SJ., M.Ag dan Kepala Sekretariat MUI Sumut, Darwis Ritonga mengungkapkan, MUI adalah wadah musyawarah para ulama, umara dan cendikiawan muslim sebagai tenda besar umat Islam, sehingga seluruh potensi keumatan dapat masuk di dalamnya untuk sama-sama bekerja dan berusaha demi kemajuan serta kemashlahatan umat.

“Karena kita sebagai tenda besar, maka di dalam MUI itu tidak ada lagi NU, Muhammadiyah, Al Washliyah dan lain -lain. Sebab apabila telah masuk MUI maka semua harus satu suara dalam membina umat,” kata Maratua.

Dalam sambutannya Ketua MUI juga meminta kepada segenap pengurus MUI bersama umat untuk saling bekerjasama dan saling menolong demi kemajuan Islam.

Disampaikan demikian, sebut Maratua sebab kehadiran MUI adalah suatu langkah strategis dalam membina umat secara sistematis dan berkesinambungan sebagai perwujudan mengingat Islam adalah rahmat bagi sekalian alan.

Dalam kesempatan itu Ketua Umum MUI juga menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya karena pada tahun 2024 ini peletakan batu pertama Kantor MUI Kota Gunungsitoli dapat terealisasi.

“Alhamdulillah dengan berdirinya Kantor MUI Gunungsitoli maka diharapkan pembinaan keagamaan di daerah ini akan semakin baik lagi dibandingkan dengan masa sebelumnya,” kata Maratua. (S. Ramadhan)

MUI Sumatera Utara Sukses Gelar Kurban, Ketua Umum Sampaikan Ucapan Terima Kasih

0

muisumut.or.id-Medan, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara, Dr. H. Maratua Simanjuntak, menyampaikan kesan dan pesan terkait pelaksanaan kurban yang baru saja dilakukan di kantor MUI Sumatera Utara. Saat diwawancarai pada 20 Juni 2024, Dr. Maratua mengapresiasi partisipasi umat Islam dalam ibadah kurban tahun ini dan mengajak seluruh umat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial melalui kurban.

Lebih lanjut, Dr. Maratua menegaskan bahwa pelaksanaan kurban tahun ini berjalan dengan baik, dengan peningkatan jumlah hewan kurban yang disembelih di kantor MUI. “Tahun ini, kita menyembelih lima hewan kurban, meningkat dari tiga hewan kurban pada tahun sebelumnya. Hewan kurban ini merupakan amanah dari berbagai pihak, termasuk Kapolda, Penjabat Gubernur, Wakapolri, H. Rahmadsyah, dan keluarga H. Anif melalui Musa Rajekshah,” jelasnya.

Menurut Dr. Maratua, distribusi daging kurban dilakukan dengan memperhatikan tiga kelompok utama penerima, yaitu fakir miskin, pekurban, dan jiran atau tetangga sekitar lokasi penyembelihan. “Adapun mustahaknya, pertama yang utama orang yang berhak menerima seperti fakir dan miskin, kedua kepada pekurban itu sendiri dan ketiga dihadiahkan kepada orang sekitar di daerah penyembelihan itu, atau dikenal dengan jiran,” tambahnya.

Pengurus MUI sendiri melaksanakan kurban di tempat masing-masing, yang menurut Dr. Maratua, penting untuk memperkuat ikatan sosial dan keagamaan di lingkungan setempat. “Melaksanakan kurban di daerah masing-masing memastikan bahwa lebih banyak umat yang merasakan langsung manfaat dari ibadah ini,” ujarnya.

Dr. Maratua menekankan bahwa kurban merupakan bentuk ketaatan kepada Allah dan wujud nyata dari kepedulian sosial terhadap sesama. “Kurban mengajarkan kita untuk berkorban demi kebaikan orang lain, serta meningkatkan rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah,” kata Dr. Maratua.
Mengakhiri wawancara, Dr. Maratua menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak-pihak yang telah mempercayakan MUI Sumatera Utara untuk melaksanakan dan mendistribusikan kurban. Sebagai Ketua Umum dan penanggung jawab atas pelaksanaan kurban di MUI, saya ucapkan terima kasih kepada mereka yang memberikan amanah kepada MUI. Mudah-mudahan mereka selalu diberkahi dan daging yang didistribusikan menjadi penyemangat dalam beribadah dan meningkatkan taqwa kepada Allah,” tutupnya. (Yt)

Tim Media Ulama Liput Pesantren Tahfiz di Kab Langkat

0

Medan, muisumut.or.id – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara, Dr. Maratua Simanjuntak, bersama Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom), Dr. Akmaluddin Syahputra, secara resmi melepas Tim Majalah Media Ulama untuk melakukan liputan di Kabupaten Langkat pada Kamis, 20 Juni 2024. Acara pelepasan berlangsung di kantor MUI Sumut di Jalan Majelis Ulama Indonesia.

Dr. Maratua Simanjuntak dalam sambutannya berharap Tim Media Ulama dapat bekerja secara profesional untuk memberikan edukasi dan pencerahan kepada masyarakat. “Saya berharap tim ini dapat menyajikan liputan yang berkualitas, sehingga mampu memberikan informasi yang mendidik dan mencerahkan bagi pembaca,” ujar Maratua.

Dr. Akmaluddin Syahputra menambahkan bahwa Tim Liputan Media Ulama dipimpin langsung oleh Suheri Ramadan, selaku Pimpinan Redaksi Majalah, dengan anggota tim terdiri dari Rustam, Ali Suman, dan Yogo Pamungkas. Semua anggota tim adalah bagian dari Infokom MUI Sumatera Utara.

Tim ini dijadwalkan mengunjungi beberapa pesantren tahfiz di Kabupaten Langkat, antara lain Pesantren Tahfiz at Taqwa di Desa Bekiun Kecamatan Kuala, Pesantren Tahfiz al Uswah di Desa Bela Rakyat Kecamatan Kuala, dan Masjid Tua di Selesai. Pemilihan kedua pesantren ini didasarkan pada karakteristik yang berbeda: Pesantren Tahfiz at Taqwa menerapkan sistem klasik atau dikenal dengan pesantren salafi, sedangkan Pesantren Tahfiz al Uswah menggunakan sistem modern atau khalafi. “Kami berharap liputan ini akan menjadi sajian menarik dalam edisi Majalah Media Ulama yang akan terbit pada akhir Juli,” ujar Akmaluddin.

Selain liputan dari Kabupaten Langkat, edisi majalah tersebut nantinya juga akan membahas berbagai isu menarik, termasuk topik Salam Lintas Agama serta isu-isu lainnya yang relevan dan penting bagi masyarakat.

Dengan adanya liputan ini, diharapkan pembaca dapat lebih mengenal pesantren tahfiz di Kabupaten Langkat serta mendapatkan wawasan baru melalui berbagai artikel yang disajikan oleh Majalah Media Ulama.

Pendidikan Tinggi Kader Ulama MUI Sumatera Utara Dibuka Kembali untuk Pendaftaran Tahun 2024

0

Medan, 20 Juni 2024 – Pendidikan Tinggi Kader Ulama (PTKU) yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara mengumumkan pembukaan pendaftaran untuk angkatan baru. Program yang berlangsung selama enam semester atau setara dengan tiga tahun ini, kembali membuka kesempatan bagi alumni Madrasah Aliyah, Pondok Pesantren, atau SLTA lainnya di Sumatera Utara.

Ketua Umum MUI Sumut, Dr. Maratua Simanjuntak dalam keterangan resminya mengatakan “Pendaftaran dapat dilakukan mulai tanggal 1 hingga 25 Juli 2024. Prosedur seleksi calon mahasiswa mencakup tes tertulis serta ujian baca kitab turats. Kami mengharapkan peserta yang memiliki komitmen kuat dalam meniti jalan ilmu agama,” ujar Dr. H. Maratua Simanjuntak

Program PTKU MUI Sumatera Utara dikenal sebagai salah satu model pendidikan dengan sistem asrama selama tiga tahun penuh, yang mengharuskan mahasiswa belajar secara intensif sepanjang hari. “Kami akan memilih 20 orang terbaik dari seluruh pendaftar untuk dilatih menjadi ulama-ulama muda yang berkualitas,” tambah Dr. Maratua.

Seluruh biaya pendidikan, termasuk makan tiga kali sehari, uang kuliah, dan buku pelajaran, disediakan secara gratis oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui APBD, dengan tambahan dana dari sumbangan aghniya dan dermawan yang halal. “Kami mengutamakan kualitas dalam pembinaan calon ulama agar nantinya bisa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” jelas Dr. Maratua.

Setelah menyelesaikan program ini, mahasiswa akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi Islam yang bekerjasama dengan MUI Sumatera Utara. Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan jadwal dapat diperoleh dengan menghubungi Irwansyah (082165810724) atau Muhammad Puadi Harahap (081376092683).

Sejak berdiri, PTKU MUI Sumatera Utara telah melahirkan banyak alumnus yang sukses dalam berbagai bidang, termasuk menjadi dosen, penulis, ulama, penceramah, dan pengurus di MUI Sumatera Utara. “Kami berharap para alumni bisa menjadi teladan dalam mengembangkan keilmuan Islam di Sumatera Utara,” tutup Dr. Maratua.

Kontak Media:
Dr. Irwansyah
Sekretaris Bidang Fatwa MUI Sumatera Utara

MUI Sumut Gelar Pemotongan Hewan Qurban di Hari Tasyri’

0

Medan, muisumut.or.idMajelis Ulama Indonesia Sumatera Utara (MUI Sumut) akan melaksanakan pemotongan hewan qurban di hari Tasyri’ pada 12 Zulhijjah 1445 H, yang bertepatan dengan Rabu, 19 Juni 2024. Kegiatan Pemotongan hewan tersebut akan dimulai pukul 09.00 pagi  di pelataran kantor MUI Sumatera Utara yang berlokasi di Jalan Majelis Ulama/Sutomo Ujung.

Kegiatan ini diketuai oleh Drs. Hatta Siregar yang diamanahkan sebagai ketua panitia. Dalam acara ini, direncanakan akan ada pemotongan enam ekor lembu yang berasal dari berbagai donatur, yaitu Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Penjabat Sementara Gubernur Sumatera Utara (Pjs. Gubsu), tokoh Sumatera Utara Dr. Rahmad Shah dan Musa Rajeck Shah dari Yayasan H. Anif, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu), serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumatera Utara.

Drs. Hatta Siregar menyatakan bahwa kegiatan pemotongan hewan qurban ini merupakan bagian dari upaya MUI Sumut untuk menjalankan sunnah Rasulullah SAW serta mempererat tali silaturahmi di antara umat Muslim di Sumatera Utara. “Kami berharap kegiatan ini dapat membawa berkah dan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan, serta memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di antara kita semua,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas tentang pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama, terutama di momen-momen penting seperti Idul Adha. Panitia juga memastikan bahwa proses pemotongan hewan qurban dilakukan sesuai dengan syariat Islam, dengan mengutamakan kebersihan dan kesehatan hewan.

Pemotongan hewan qurban ini tidak hanya menjadi simbol ketaatan umat Muslim kepada perintah Allah SWT, tetapi juga sebagai wujud nyata dari rasa syukur dan pengabdian kepada-Nya. Hasil dari pemotongan hewan qurban ini nantinya akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar wilayah Sumatera Utara.

Kegiatan pemotongan hewan qurban di MUI Sumut ini diharapkan dapat berlangsung dengan lancar dan sukses, serta memberikan manfaat yang besar bagi seluruh masyarakat.