Tuesday, March 10, 2026
spot_img
Home Blog Page 84

Ketua MUI dan BAZNAS Sergai Sambut Baik Audiensi BPM Kabupaten Sergai

0

muisumut.or.id-Serdang Bedagai, 27 Oktober 2023 – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Serdang Bedagai, Drs H. Hasful Huzain, SH, dan Pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sergai menyambut baik audiensi Badan Pembina Muallaf (BPM) Kabupaten Sergai. Pertemuan tersebut berlangsung di aula kantor MUI Sergai pada Jumat, 27 Oktober 2023, pukul 08.30 WIB.

Dalam kegiatan audiensi ini, turut hadir Ketua BPM Sergai, H Andi Ginting, Wakil Ketua Turmuji, Sekretaris Rahmat, Penasehat Umum Efendi Lubis, dan Bendahara Dewi M Pulungan. Humas BPM Sergai Husen Silaban juga ikut mendampingi, serta beberapa anggota perwakilan dari badan pengurus muallaf Kabupaten Sergai.

Dalam sambutannya, Ketua BPM Kabupaten Sergai, H Andi Ginting, mengucapkan terima kasih kepada Ketua MUI Sergai, Drs H Hasful Huzain SH, yang telah menerima audiensi dari badan pengurus muallaf (BPM) Sergai. Ginting menjelaskan bahwa tujuan audiensi ini adalah untuk memperkenalkan keberadaan Badan Pembina Muallaf di Kabupaten Serdang Bedagai beserta para pengurus yang hadir.

“Andi Ginting menyampaikan bahwa BPM Kabupaten Sergai memiliki fokus khusus pada pembinaan terhadap muallaf dan siap bersinergi dengan pihak BAZNAS Kabupaten Sergai serta MUI Sergai dalam menjaga dan memberikan bimbingan kepada para muallaf di Serdang Bedagai,” ujar Ginting.

Ginting juga memaparkan bahwa awal terbentuknya BPM ini berasal dari kecamatan Dolok Masihul dan telah berkembang ke Kabupaten Serdang Bedagai dengan memulai pembentukan pengurus di desa-desa di wilayah Kabupaten Sergai.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Ketua MUI Serdang Bedagai, Drs H Hasful Huzain, didampingi oleh Kabid MUI, Drs Rusydi, dan Ketua MUI Kecamatan Dolok Masihul, Drs. H Syahrul Nasution. Mereka menyampaikan terima kasih atas kehadiran pengurus BPM Kabupaten Sergai di kantor MUI Sergai serta menyatakan kesiapan untuk bersinergi dalam mendukung pembinaan muallaf di daerah tersebut. (Yogo Tobing)

MUI Sumatera Utara Gelar Salat Ghaib untuk Palestina Usai Salat Jumat

0

muisumut.or.id-Medan, Majelis Ulama Indonesia Sumatera Utara menggelar salat ghaib sebagai bentuk solidaritas dan doa untuk rakyat Palestina, yang tengah menghadapi situasi konflik yang semakin memprihatinkan. Kegiatan ini dilaksanakan usai pelaksanaan salat Jumat 27 Oktober 2023 di Mesjid Ar-Rahmah yang berada di perkantoran MUI Sumut, dan dipimpin oleh seorang mahasiswa Perguruan Tinggi Kader Ulama MUI Sumut (PTKU) Sa’i.

Dalam suasana yang penuh kekhusyukan, salat ghaib dihadiri oleh puluhan umat Muslim dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk perwakilan dari berbagai organisasi keagamaan dan sosial di Sumatera Utara.

. Ustadz Dr. Abdul Hamid, Ketua Bidang Hukum MUI Sumut, pembawa doa usai salat, dalam doanya mengajak  untuk bersatu dan memberikan kemudahan untuk saudara-saudara Muslim di Palestina yang terus menderita akibat konflik yang berlarut-larut.  Seluruh jamaah seraya menadahkan tangan dalam kesatuan doa. Mereka berdoa agar Allah SWT memberikan perlindungan, kekuatan, dan ketabahan bagi rakyat Palestina, serta agar konflik segera berakhir, dan perdamaian dapat terwujud

Ketua Bidang Infokom MUI Sumut, Dr. Akmaluddin, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata dukungan dan solidaritas dari masyarakat Sumatera Utara terhadap rakyat Palestina. “Kami berharap bahwa doa-doa yang tulus ini akan menjadi bagian dari upaya besar dalam mencapai perdamaian yang sangat diharapkan di Palestina,” kata Dr. Akmaludiin. Acara salat ghaib untuk Palestina ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia terus mendukung perdamaian dan kesejahteraan di seluruh dunia, khususnya di Palestina. Semoga doa-doa yang dilantunkan dalam kesederhanaan dan kesungguhan ini menjadi langkah awal untuk mengakhiri penderitaan rakyat Palestina dan merestorasi perdamaian di Timur Tengah. (Yogo Tobing)

SEKRETARIS SOSBEN MUI SU CERAMAH MAULID NABI MUHAMMAD SAW. DAN SOSIALISASI “WAR ON DRUGS”

0

muisumut.or.id-Deli Serdang, “Sekali merangkuh dayung dua tiga pulau terlampaui “. Semangat pribahasa ini membuat Nani Ayum Panggabean tergerak hati pada ketika ada undangan masyarakat untuk ceramah Maulid Nabi Muhammad Saw. maka Nani menggunakan kesempatan itu sekaligus Sosialisasi Narkoba. Nani Ayum sebagai salah seorang anggota pengurus Lembaga MUI SU Ganas Annar ( Gerakan Nasional Anti Narkoba) yang diketuai oleh Bapak Dr. Zulkarnaen Nasution dan Sekretarisnya Dr. Arifinsyah , Nani juga kebetulan pernah dilatih sebagai Relawan pada lembaga Ganas Annar MUI SU tersebut merasa tergerak, terpanggil untuk menyelipkan dalam ceramah Maulidnya tentang Bahaya Narkoba.”

Pada Hari Senin, 2 Oktober 2023 Nani Ayum memberikan ceramah Maulid Nabi Muhammad Saw di SD/SMP Alwashliyah Muliorejo Deli Serdang, maka dengan izin panitia memakai rompi kebanggaan Ganas Annar
menyampaikan ceramahnya : ” Salah satu missi Kedatangan Rasulullah Saw. adalah menyempurnakan Akhlak Karimah. Tapi saat ini yang terjadi adalah kemerosotan Akhlak melawan orang tua, melawan guru, pergaulan bebas, pencurian, perampokan, geng motor, tawuran bahkan sampai begal yang mengakibat nyawa melayang. Sebagian akar masalahnya adalah akibat penyalahgunaan narkoba apalagi dalam jangka waktu panjang dapat menyebabkan gangguan kecemasan, depresi, psikosis, danp gangguan jiwa lainnya. Penggunaan narkoba dapat memicu perubahan suasana hati yang drastis dan meningkatkan risiko perilaku agresif. Orang yang sedang sakau tidak dapat berpikir jernih lagi. Marilah kita jadikan momentum Maulid ini untuk “War On Drugs ” : Perang Terhadap Narkoba. Demi menciptakan Generasi Muslim bertaqwa,cerdas cendekia tanpa narkoba.”

Giat lain pada Pengajian Akbar /Maulid Nabi MTPI se Kecamatan Medan Johor dan pada kesempatan itu hadir juga pemuda remaja Masjid dan beberapa perwakilan organisasi putri .Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw.itu diadakan pada hari Rabu, 25 Oktober 2023 di Masjid Muttaqin Jalan Luku Medan .Waktunya dekat dengan momentum peringatan Sumpah Pemuda, maka pada kesempatan itu Nani Ayum Panggabean
menyampaikan pada para Ibu untuk mendidik anak mudanya dengan baik dan kepada para pemuda mengajak untuk bertaqwa kepada Allah Swt , meneladani Akhlak Nabi dan menyerukan para pemuda unruk “Perang Terhadap Narkoba. War On Drugs.”

Narkoba masih menjadi musuh utama masyarakat Indonesia hingga hari ini, permasalahan narkoba di negeri ini semakin berlarut dan sangat sulit untuk diperangi, bermacam cara, strategi telah dilakukan untuk memberantas dan membumi hanguskan narkoba pun telah di lakukan, namun tetap saja narkoba masih menjadi sebuah ancaman yang bisa menyerang siapa saja baik itu orang tua, anak muda bahkan anak-anak. Hal tersebut menjadi ancaman sekaligus tantangan untuk semua generasi bangsa melawan narkoba tidak terkecuali pemuda. “War on Drugs. Kata Nani berulang kali.

Bung Karno “Berikan aku 10 pemuda, maka akan Ku guncang dunia ini”. Apa yang di ungkapkan Presiden Indonesia pertama ini tak berlebihan, mengingat betapa pemuda adalah kunci kemajuan bangsa dan negara ini karena pemuda merupakan aset bangsa untuk meneruskan generasi selanjutnya, sehingga nasib bangsa dan negara begitu bergantung pada generasi muda terutama dalam memerangi narkoba.

Nani melanjutkan ceramahnya bahwa diharapkan kepada orang tua agar khawatir untuk meninggalkan dibelakang mereka generasi yang lemah. Sebagaimana pesan cerdas Ilahiyah dalam AlQur’an surat An-Nisa ayat 9.
وَلْيَخْشَ الَّذِيْنَ لَوْ تَرَكُوْا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعٰفًا خَافُوْا عَلَيْهِمْۖ فَلْيَتَّقُوا اللّٰهَ وَلْيَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًا
Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan generasi yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar. (QS an – Nisa 9)

Nani juga mengajak orang tua untuk memelihara anak keturunannya pada lima pokok ke-maslahat-an, yaitu: agama, jiwa, akal, keturunan dan harta.

MUI Labuhanbatu Tingkatkan Peran Ulama dalam Pembangunan Melalui Musyawarah Kerja Daerah

0

muisumut.or.id-Rantauprapat, Bupati Labuhanbatu, Dr. H. Erik Adtrada Ritonga, bersama dengan Wakil Bupati Labuhanbatu, Hj. Ellya Rosa Siregar, S.Pd.MM, dan Sekretaris Daerah Ir. Hasan Heri Rambe, meresmikan acara Musyawarah Kerja Daerah (MUKERDA) MUI Labuhanbatu. Acara ini berlangsung di Gedung Serba Guna Deli Hall Rantauprapat, Jalan Panah, Kecamatan Rantau Selatan pada hari Rabu, 25 Oktober 2023.

Dalam sambutannya, Bupati Erik Adtrada Ritonga menyampaikan salam selamat kepada seluruh peserta MUKERDA MUI Labuhanbatu. Ia berharap bahwa acara ini akan mampu menghasilkan program kerja yang lebih baik, yang nantinya dapat diimplementasikan untuk kepentingan masyarakat Labuhanbatu.

Bupati juga menyoroti tema MUKERDA hari ini, yaitu “Melalui MUKERDA, Perkokoh Peran Ulama dalam Pembangunan.” Dalam konteks ini, beliau menekankan pentingnya peran ulama sebagai individu yang memiliki pengetahuan mendalam tentang agama dan ilmu-ilmu umum yang relevan dengan kemaslahatan umat.

Lebih lanjut, Bupati Erik Adtrada Ritonga berharap para ulama di Kabupaten Labuhanbatu, khususnya yang tergabung dalam MUI, dapat membantu mengubah paradigma negatif menjadi positif dalam masyarakat.

Ketua Umum DP MUI Labuhanbatu, Drs. H. Abdul Hamid Zahid, menjelaskan bahwa kegiatan MUKERDA ini bertujuan untuk merumuskan program kerja yang akan disosialisasikan dan dilaksanakan pada tahun 2024. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Labuhanbatu dan Wakil Bupati Ellya Rosa Siregar yang selalu mendukung segala aktivitas MUI Labuhanbatu. MUI dengan senang hati akan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dalam membangun daerah ini.

Wakil Ketua MUI Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Hasan Bakti., MA, juga memberikan selamat kepada MUI Labuhanbatu atas pelaksanaan MUKERDA. Ia turut mengapresiasi perhatian besar yang diberikan oleh Bupati Labuhanbatu terhadap MUI Labuhanbatu.

Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Forkopimda, Asisten I Drs. H. Sarimpunan Ritonga, Kepala Dinas Kesbangpol Nilwan, Kepala Kantor Kementerian Agama Dr. H. Hasbin Pasaribu, Ketua KNPI Romario Simangunsong, para tokoh agama, dan tamu undangan lainnya. (Yogo Tobing)

MUI Pusat, Fatwakan Pemahaman “Muhammad itu Allah” dalam Menafsirkan Ayat “Qul Huwa Allahu Ahad” adalah Menyimpang dan Menyesatkan

0

muisumut.or.id-Medan, MUI Sumatera Utara memberikan apresiasi kepada MUI Pusat karena telah mengeluarkan Fatwa Nomor 72 Tahun 2023 yang membahas pemahaman terhadap ayat Qul Huwa Allahu Ahad, yang mengklarifikasi bahwa Muhammad adalah Allah. Sebelumnya, MUI Provinsi Sumatera Utara, MPU Provinsi Aceh, dan MUI Provinsi Gorontalo telah melakukan audiensi langsung dengan MUI Pusat, yang diterima oleh Ketua Bidang Fatwa, Prof. Dr. KH. Asrorun Ni’am Sholeh, MA, bersama pengurus Komisi Fatwa dan Pimpinan Komisi Penelitian, Pengkajian, dan Pengembangan MUI Pusat di Kantor MUI Pusat di Jakarta pada Senin, 2 Oktober 2023. Dr. H. Arso, SH., M.Ag, Wakil Ketua Umum sekaligus Koordinator Bidang Fatwa MUI Sumatera Utara, menjelaskan hal ini pada 24 Oktober 2023.
Dalam pertemuan tersebut, MUI Sumatera Utara menyampaikan permasalahan terkait penafsiran Qul Huwallahu Ahad yang menyebutkan bahwa Muhammad adalah Allah, yang saat ini sedang mengemuka di Sumatera Utara. Mereka meminta MUI Pusat untuk menerbitkan sebuah fatwa yang dapat menjadi panduan bagi masyarakat terkait masalah ini.

Dr. Arso menyampaikan rasa syukur dengan mengucapkan “Alhamdulillah” atas respons MUI Pusat yang telah mengeluarkan Fatwa Nomor : 72 Tahun 2023, yang memiliki Diktum Fatwa sebagai berikut:

  1. Penafsiran “Qul Huwa Allahu Ahad” yang menyatakan bahwa dhamir huwa dikembalikan kepada dhamir yang ada pada kalimat Qul (anta/Muhammad) bertentangan dengan kaidah tafsir.
  2. Penafsiran yang menimbulkan pemahaman bahwa Muhammad adalah Allah adalah menyimpang dan sesat menyesatkan”.
  3. Menyebarkan/mengajarkan penafsiran yang menyesatkan umat Islam hukumnya haram.

Dalam putusannya MUI Pusat ini juga membuat Rekomendasi sebabagi berikut :

  1. Umat Islam dihimbau untuk tidak mengajarkan atau mengikuti pemahaman dan /atau menyebarkan penafsiran yang salah;
  2. Pemerintah harus melarang penyebaran ajaran/pemahaman yang sesat dan menyesatkan agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat sehingga mengganggu kondusifitas masyarakat khususnya umat Islam;
  3. Umat Islam yang terlanjur mengikuti pemahaman bahwa Muhammad itu Allah agar segera bertaubat dan kembali kepada pemahaman yang benar (ruju’ ila al-haq) sesuai dengan akidah Ahlusunnah Wal Jamaah.
  4. Kepada MUI dan seluruh ormas Islam, Dai agar mensosialisasikan fatwa ini kepada masyarakat luas agar dijadikan pedoman dan panduan.

Ketua Bidang Fatwa MUI Sumatera Utara, Drs. H. Ahmad Sanusi Luqman, Lc., MA, mengungkapkan harapannya bahwa Fatwa MUI Pusat yang telah diterbitkan harus menjadi panduan bagi seluruh umat Islam. Fatwa ini berlaku secara umum untuk semua individu maupun organisasi atau kelompok yang menyampaikan tafsiran Qul Huwallahu Ahad dengan pemahaman bahwa “Muhammad adalah Allah,” yang dianggap sebagai pemahaman yang menyimpang dan menyesatkan umat Islam sesuai dengan isi Diktum Fatwa MUI tersebut. Oleh karena itu, MUI Sumatera Utara mengimbau seluruh umat Islam di Sumatera Utara untuk mematuhi Fatwa MUI Pusat ini agar tidak terjebak dalam pemahaman yang salah yang bertentangan dengan aqidah Ahlusunnah Wal Jamaah. Demikian disampaikan oleh Drs. H. Ahmad Sanusi Luqman, Lc., MA.

Selanjutnya, Ketua Umum MUI Sumatera Utara, Dr. H. Maratua Simanjuntak, mengungkapkan bahwa sesuai dengan amanat dalam Fatwa MUI ini, upaya penyebarluasan informasi ke masyarakat sangat penting. Oleh karena itu, MUI Kabupaten/Kota dan organisasi Islam diminta untuk aktif menyosialisasikan fatwa ini kepada umat Islam, khususnya di wilayah Sumatera Utara. Demikian dijelaskan oleh Dr. H. Maratua Simanjuntak.

Dukungan Pejabat dan Ormas :
Pada saat yang sama, organisasi-organisasi Islam tingkat Sumatera Utara turut hadir dalam acara Silaturahim serta Sosialisasi Fatwa MUI Pusat tersebut. Organisasi-organisasi ini menyatakan dukungan mereka terhadap fatwa tersebut dan bersedia bekerjasama dengan MUI dalam menyosialisasikannya kepada masyarakat umum sesuai dengan amanah dalam fatwa tersebut. Dalam acara tersebut, juga hadir Dir Intelkam POLDA Sumatera Utara, Dwi Indra, serta Wakabintal Kodam I BB, H.A. Harahap. Gubernur Sumatera Utara diwakili oleh Kepala Biro Kesra, H. Dani Lubis, sementara Drs. Abd Azhim mewakili Kanwil Kemanag Sumatera Utara. Direktur LADUI MUI Sumatera Utara, H. Marasamin Ritonga, dan para pimpinan organisasi Islam tingkat Sumatera Utara serta MUI Kabupaten/Kota Medan juga turut hadir. Semua pihak sepakat untuk mendukung dan melaksanakan tindak lanjut terhadap Fatwa MUI Pusat Nomor 72 Tahun 2023. (Yogo Tobing)

Apa hukum memakai simbol agama untuk kampanye?

0

Konsultasi Syariah oleh: Dr. H. M. Tohir Ritonga., Lc. MA
(Anggota Komisi Fatwa)

Pertanyaan:

Apa hukum memakai simbol agama untuk kampanye?

Jawab:

Penggunaan simbol agama dalam kampanye Pilkada tampaknya mulai dilakukan. Hal ini bisa menimbulkan kemarahan banyak orang, apalagi ayat Al-Qur’an merupakan simbol paling suci dan paling utama bagi umat Islam.

Para calon yang akan bertarung dalam Pilkada yang menggunakan simbol-simbol agama mencerminkan buruknya kualitas yang mereka miliki, yang tak memiliki rasa percaya diri sehingga harus menggunakan simbol agama untuk kampanye.

Seharusnya mereka menggunakan etika yang baik, program yang memikat dan cara-cara yang santun dalam mencari dukungan

Kasus penempelan foto calon dalam Al-Qur’an hanya salah satu bentuk saja. Mungkin terdapat berbagai bentuk upaya pengatasnamaan agama dalam mencari dukungan seperti penggunaan ayat-ayat tertentu untuk kepentingan politik atau memanfaatkan berbagai peristiwa keagamaan untuk mencari dukungan dalam Pilkada yang akan segera digelar di berbagai daerah.

Sebenarnya dalam masyarakat penempelan foto dalam buku Yasinan untuk peringatan 1000 hari kematian merupakan hal yang umum. Tetapi tidak ada protes atau keluhan dari tokoh Agama, karena memang tidak ada niat untuk memanfaatkannya bagi kepentingan politik atau pencarian dukungan.

Jadi, menggunakan simbol-simbol agama yang berkaitan dengan ayat Alquran atau hadis Nabi Saw. sangat tidak dianjurkan, bahkan bisa kepada haram jika maksudnya menjual ayat dan hadis atau ada unsur merendahkannya.

MUI Provinsi Sumatera Utara Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H

0

muisumut.or.id, Deliserdang, 23 Oktober 2023 – Majelis Ulama Provinsi Sumatera Utara (MUI Provinsi Sumatera Utara) baru-baru ini menyelenggarakan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) dengan menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Raya Al Jami’ Desa Tiga Juhar, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deliserdang.

Kegiatan bersejarah ini merupakan salah satu program kerja yang telah ditetapkan oleh MUI Provinsi Sumatera Utara, yang selanjutnya diberikan mandat pelaksanaan kepada Lembaga Dakwah Khusus Perbaikan Akhlak Bangsa (LDK-PAB) MUI Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan ini juga merupakan hasil kerjasama dengan MT Darus Shofa dan Forum Peduli Masjid & Umat Islam (FPM-UI) Kecamatan STM Hulu, yang menyediakan tempat, jamaah, serta bantuan pelaksanaan di lapangan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini merupakan puncak dari serangkaian kegiatan sebelumnya, yang melibatkan berbagai perlombaan seperti azan, tilawah Alquran, hafalan Alquran, khattil Alquran, dan nasyid.

Tema yang diusung oleh MUI Provinsi Sumatera Utara dalam peringatan kali ini adalah “Menumbuhkan Kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW pada Keluarga dan Sesama Melalui Syi’ar dan Shalawat.” Tujuan dari tema ini adalah untuk meningkatkan semangat pengamalan ajaran Islam di tengah kehidupan umat Islam Kecamatan STM Hulu dan Kecamatan STM Hilir, yang mayoritas penduduknya adalah non-Muslim. Selain itu, peringatan ini juga bertujuan untuk membawa kegembiraan kepada masyarakat di daerah tersebut.

Lebih dari 1.000 orang hadir dalam kegiatan ini, mewakili 15 Desa dari Kecamatan STM Hulu dan beberapa orang dari STM Hilir. Kehadiran mereka, mulai dari aparat desa, pengurus masjid, warga, anak-anak, hingga orang dewasa, turut menyemarakkan peringatan ini. Sejumlah undangan juga hadir dari jama’ah di Medan.

Kegiatan dimulai dengan penampilan Group Banjari MT Darus Shofa yang melantunkan shalawat-shalawat Nabi, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Alquran. Ketua panitia pelaksana kegiatan PHBI, Dr. dr. H. Elman Boy, M.,Kes., Sp.KKLP, mengungkapkan, “Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan masyarakat yang ikut dalam kegiatan tampak gembira, terlebih peserta lomba yang menerima hadiah.”

Ketua Umum MUI Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Maratua Simanjuntak, juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini. “Tentu saja kami berharap acara ini memberi dampak positif bagi STM Hulu, Deliserdang,” kata Dr. Maratua.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian Mauizhoh Hasanah oleh KH. Mufty Ahmad Nasihin dari Pondok Pesantren Al Busyro Medan dan MT Darus Shofa yang membahas keistimewaan Nabi Muhammad SAW dibandingkan dengan nabi-nabi sebelumnya.

Kegiatan berakhir dengan do’a yang dipimpin oleh Dr. H. Maratua Simanjuntak, diikuti dengan shalat zuhur berjama’ah dan santap siang bersama-sama, menandai kesuksesan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H yang meriah dan penuh makna ini. (Yogo Tobing)

Giat Dakwah Mitigasi Sosben MUI SU di Kabupaten Langkat

0

Tanjung Pura Kabupaten Langkat adalah Lokasi kecamatan yang terdampak banjir hingga 80 – 100 cm. Apalagi Desa Lalang terdampak banjir yang agak lama waktunya hampir satu bulan baru surut.

Pada hari Sabtu, tanggal 23 September 2023 Sosben MUI SU bersama Ketua Bidang Hj.Laila Rohani melaksanakan Penuyuluhan Sosialisasi Tanggap Bencana Perspektif Agama, Kesehatan dan Lingkungan Hidup di Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat pada dua Lokasi yang berbeda.

Kegiatan Penyuluhan Sosben MUI SU selalu diadakan dari Masjid ke Masjid “Road to Masjid ” untuk mengambil berkah di rumah Allah sekaligus dapat melaksanakan sholat sunnah Tahiyatul Masjid, sholat sunnah lainnya dan Sholat berjamaah.

Kegiatan kali ini diadakan yang pertama di Masjid Ar Ridha Desa Lalang pada pukul 08.00 – 12.00 dan yang kedua di Masjid Al Ishlahiyah juga di Desa Lalang Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat pada pukul 13.30 – 17.00 WIB.

Ketua UMUM MUI Sumatera Utara Bapak Dr. H. Maratua Simanjuntak memberi arahan bahwa, “Program komisi saat ini banyak dilaksanakan di Kabupaten / Kota, agar umat dapat merasakan manfaat keberadaan MUI SU. Tentang masalah kebencanaaan itu adalah akibat perbuatan tangan manusia itu sendiri maka jagalah Lingkungan Hidup kita dan jauhkan diri kita dari perbuatan maksiat.”

Adapun Narasumbernya dari BidKom Sosben, Laila Rohani, Nani Ayum Panggabean, Heri Syahputra dan Rahmat Widia Sembiring. Pada Dakwah Mitigasi ke Kabupaten Langkat langsung disambut Ketua dan Sekretaris MUI Kabupaten Langkat dan beberapa pimpinan daerah yang lain dan juga Ketua, MUI Kecamatan Tanjung Pura. Peserta Dakwah berasal dari berbagai organisasi keagamaan, muslimat, pemerintahan setempat dan dari personil Destana (Desa tangguh bencana) kata Nani Ayum.

Pada Waktu di Masjid Ishlahiyah Desa Lalang secara spontan Nurbadiyah pengurus Sosben MUI SU mengumpulkan infaq Masjid dari tim Sosben , karena kebetulan Masjid saat itu dalam renovasi.

Sosben MUI SU menyerahkan buku Tuntunan Sholat dan Buku Iqra’ pada dua lokasi serta kain sarung dari DP MUI SU

Hari Santri Nasional 2023: 1 Milyar Shalawat Nariyah Memadati Kabupaten Mandailing Natal

0

muisumut.or.id-Panyabungan, 21 Oktober 2023 – Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, dipenuhi suasana keagamaan yang begitu hikmat dan penuh kegembiraan saat pelaksanaan pembacaan serentak 1 Milyar Shalawat Nariyah dalam rangka Hari Santri Nasional 2023. Kegiatan besar ini diinisiasi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia dan mendapat apresiasi luar biasa dari berbagai pihak.

Kakan Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal, Drs. H. Permohonan, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh santri yang turut serta dalam aksi membaca 1 Milyar Shalawat Nariyah yang mengesankan ini. “Semangat jihad santri dalam membaca 1 Milyar Shalawat Nariyah menjadikan kita semua bersatu dalam cinta kepada Rasulullah,” ujarnya.

Sambutan juga datang dari Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution, yang menekankan pentingnya peran santri dalam membangun moral dan etika yang kuat dalam masyarakat. Ia juga memohon agar shalawat ini dikhususkan untuk mendoakan saudara sesama muslim di Palestina serta mempromosikan penambahan Palestina di Google Maps.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mandailing Natal, Erwin Efendi Lubis, S.H., mengharapkan bahwa kegiatan ini akan menjadi tonggak sejarah yang memotivasi generasi muda untuk terus mengembangkan nilai-nilai keagamaan dan kecintaan kepada negara.

Acara berlangsung di Masjid Agung Nur Ala Nur, Panyabungan, yang dipadati oleh ribuan santri dari berbagai pondok pesantren. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Kepolisian Resor Mandailing Natal, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI), serta seluruh siswa siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) dan masyarakat luas yang mendukung penuh pembacaan shalawat ini.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mandailing Natal, KH. Muhammad Nasir, Lc., S.Pd.I, juga mengapresiasi kegiatan ini, menggambarkannya sebagai tonggak sejarah dalam perayaan Hari Santri Nasional di Kabupaten Mandailing Natal. “Ini adalah bukti nyata bahwa santri memiliki peran penting dalam memajukan agama dan bangsa,” tegasnya.

Pembacaan 1 Milyar Shalawat Nariyah ini di Mandailing Natal, dengan target 3 juta shalawat, menjadi sebuah momen bersejarah yang memperlihatkan semangat jihad santri dalam menyebarkan cinta dan perdamaian, sesuai dengan tema #Jihad Santri Jayakan Negeri. Momen ini memperkuat peran penting santri dalam memelihara nilai-nilai keagamaan dan memajukan bangsa. (Yogo Tobing)

Sinergi Positif KPRK MUI Sumut dan KPRK MUI MADINA: Membina Perempuan Berkualitas

0

Panyabungan, 21 Oktober 2023 – Masjid Agung Nur Ala Nur di Panyabungan menjadi saksi dari sebuah kolaborasi yang penuh makna dalam upaya pembinaan remaja dan perempuan. Kolaborasi ini dipersembahkan oleh Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga (KPRK) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara bekerjasama dengan KPRK MUI Kabupaten Mandailing Natal (MADINA). Acara ini berlangsung dengan semangat yang menggebu, bertujuan untuk membina perempuan yang cerdas dalam mendidik keluarga, dan telah menyita perhatian masyarakat sekitar.

Kegiatan bersejarah ini mempertemukan para pemangku kepentingan dalam pembinaan remaja dan perempuan, yang melibatkan tokoh-tokoh utama seperti Ketua KPRK MUI Kabupaten Mandailing Natal, Siti Kholijah, M.E., Ketua MUI MADINA, KH. Muhammad Nasir, Lc., S.Pd.I, Dra. Hj. Rusmini, M.A., selaku Ketua Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK) MUI Propinsi Sumatera Utara, serta Dr. Sukiati, MA, yang merupakan Ketua Komisi PRK MUI Sumatera Utara.

Dalam kata sambutannya, Siti Kholijah, M.E., dengan penuh harapan menyampaikan bahwa kolaborasi antara KPRK MUI Sumut dan KPRK MUI MADINA memiliki potensi besar dalam membentuk generasi muda yang berkualitas serta perempuan yang memiliki peran penting dalam mendidik keluarga. Ia juga mengajak semua peserta untuk bersatu demi memperkuat identitas Islam di kalangan remaja dan perempuan.

KH. Muhammad Nasir, Lc., S.Pd.I dari MUI MADINA menegaskan pentingnya peran perempuan dalam membentuk keluarga yang kokoh dan berakhlak mulia. Ia mengajak para peserta untuk bersama-sama memberdayakan perempuan dalam upaya mendidik generasi penerus yang berkualitas.

Dra. Hj. Rusmini, M.A., dan Dr. Sukiati, MA, turut menyampaikan pesan-pesan penting dalam acara tersebut, yang menekankan urgensi peran perempuan dan remaja dalam membangun masyarakat yang lebih baik.

Acara pembinaan remaja dan perempuan ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat peran perempuan dan remaja dalam membangun masa depan yang lebih baik. Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Umum MUI MADINA, H. Ahmad Zainul Khobir, S.Ag., MM, dan Ketua Komisi Infokom, Ahmad Salman Farid, M.Sos. Semangat kolaborasi antara KPRK MUI Sumut dan KPRK MUI MADINA diharapkan akan memberikan inspirasi bagi semua pihak dalam memajukan peran perempuan dan remaja dalam masyarakat. (Yogo Tobing)