Thursday, September 17, 2026
spot_img

MUI Sumut Gelar Pengajian Rutin, Bahas Internalisasi Nilai dan Ukhuwah dalam Keluarga

Medan, muisumut.or.id., 18 April 2026 — Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga MUI Sumatera Utara menggelar pengajian rutin bagi ibu-ibu dengan menghadirkan Prof. Dr. H. Arifinsyah, M.Ag. sebagai penceramah, Sabtu (18/4/2026). Kajian mengangkat tema “Internalisasi Nilai dan Ukhuwah dalam Keluarga.”

Dalam ceramahnya, Prof. Arifinsyah menjelaskan bahwa ukhuwah merupakan konsep persaudaraan dan persamaan dalam Islam yang berakar pada iman. Ukhuwah tidak hanya berkaitan dengan hubungan antarsesama Muslim, tetapi juga mencakup kesatuan dalam kehidupan kebangsaan dan kemanusiaan.

Menurutnya, ukhuwah dapat membangun solidaritas, empati, dan kedamaian melalui prinsip ta’aruf (saling mengenal), tafahum (saling memahami), ta’awun (saling membantu), dan takaful (saling menjamin). Nilai-nilai tersebut penting ditanamkan dalam keluarga sebagai bagian dari upaya membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan taat kepada Allah SWT.

Ia menjelaskan, ukhuwah Islamiyah memiliki sejumlah hikmah, antara lain meningkatkan keimanan, memperkuat solidaritas sosial, menciptakan harmoni dalam kehidupan bersama, serta mencegah terjadinya perpecahan.

Namun, perkembangan teknologi dan digitalisasi turut membawa perubahan terhadap pola kehidupan dan interaksi masyarakat. Ketergantungan yang semakin tinggi terhadap teknologi dapat memengaruhi cara seseorang berkomunikasi, berinteraksi, dan membangun hubungan sosial.

Dalam konteks tersebut, terdapat sejumlah tantangan terhadap ukhuwah di era digital, seperti penyebaran informasi palsu atau hoaks, munculnya polarisasi dan konflik sosial, melemahnya etika komunikasi dan budaya tabayyun, hingga kecenderungan melakukan perundungan di ruang digital (cyberbullying). Perubahan pola komunikasi digital juga dapat menggeser intensitas interaksi secara langsung.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, Prof. Arifinsyah mendorong penguatan nilai-nilai keagamaan dan kapasitas umat. Beberapa langkah yang disampaikan antara lain memperkuat keimanan kepada Allah SWT, meningkatkan interaksi dengan Al-Qur’an, mempererat persatuan umat, serta menumbuhkan rasa kasih sayang antarsesama.

Selain itu, umat juga perlu meningkatkan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan, mengembangkan kemampuan dalam mengelola sumber daya alam, menguasai teknologi informasi, serta memperkuat jejaring ekonomi keumatan.

Pengajian tersebut menempatkan keluarga sebagai salah satu ruang penting dalam internalisasi nilai ukhuwah. Melalui pembiasaan nilai keimanan, kasih sayang, ilmu pengetahuan, etika komunikasi, dan kepedulian sosial di lingkungan keluarga, diharapkan terbentuk generasi yang mampu menjaga persaudaraan sekaligus menghadapi perubahan sosial di era digital.

Kegiatan pengajian rutin ini menjadi bagian dari pembinaan keagamaan yang dilakukan Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga MUI Sumut untuk memperkuat pemahaman keislaman sekaligus membangun ketahanan keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,400SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles