Saturday, March 14, 2026
spot_img

Untuk Kedua Kalinya di Ramadan, Infokomdigi MUI Sumut Gelar Dialog Komunikasi Keumatan

muisumut.or.id-Medan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara melalui Komisi Informasi, Komunikasi, dan Digitalisasi (Infokomdigi) menggelar dialog strategis bertajuk “Peran Media dan Komunikasi Publik dalam Pembinaan Umat dan Penguatan Kehidupan Beragama”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula MUI Sumatera Utara, Sabtu (14/3), dengan melibatkan berbagai unsur keumatan, akademisi, dan pemangku kepentingan di bidang komunikasi publik.

Acara dibuka oleh Sekretaris Komisi Infokomdigi MUI Sumut, Abdul Aziz, yang dalam pengantarnya menegaskan pentingnya penguatan komunikasi keumatan di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, ruang digital saat ini menuntut kehadiran narasi keagamaan yang bijak, terukur, dan mampu menjadi rujukan bagi masyarakat.

Dialog ini dimoderatori oleh Dr. Akmaluddin Syahputra, M.Hum, selaku Ketua Komisi Infokomdigi MUI Sumut. Dalam pengantarnya, ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda kedua yang dilaksanakan komisinya selama bulan Ramadan tahun ini. Sebelumnya, Infokomdigi juga menggelar diskusi mengenai tantangan komunikasi digital di era 4.0 yang menghadirkan Anggota DPD RI daerah pemilihan Sumatera Utara, Muhammad Nuh, sebagai narasumber.

Untuk dialog kali ini, panitia mengundang sekitar 80 peserta dari berbagai kalangan.

Infokomdigi menghadirkan dua narasumber utama, yakni Ketua MUI Sumatera Utara Dr. Maratua Simanjuntak serta Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi PKS Dr. Ahmad Darwis, MA. Paparan pemikiran dari kedua narasumber tersebut akan dirangkum secara khusus dalam laporan berita terpisah.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Umum I MUI Sumut Prof. Dr. Asmuni, MA, Wakil Ketua Umum III Drs. Palit Muda Harahap, MA, para pengurus komisi di lingkungan MUI Sumatera Utara, serta mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi keagamaan di wilayah Sumatera Utara.

Dialog berlangsung dalam suasana diskusi yang hangat dan reflektif, dengan penekanan pada pentingnya penguatan literasi komunikasi publik serta peran media dalam menjaga harmoni kehidupan beragama di tengah dinamika ruang digital yang terus berkembang.

Related Articles

Stay Connected

4,203FansLike
3,912FollowersFollow
12,200SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles