Medan, muisumut.or.id 16 Januari 2025 – Bidang Pemberdayaan Ekonomi Umat Majelis Ulama di ruang Dewan Pimpinan MUI Sumatera Utara. Acara ini dihadiri oleh Ketua Bidang Ekonomi Pemberdayaan Umat, Prof. Dr. Saparuddin Siregar, M.Ag. Dalam kesempatan tersebut, beliau memaparkan visi, misi, dan agenda strategis bidang ekonomi untuk mendorong transformasi ekonomi umat Islam di Sumatera Utara.
Visi dan Misi
Visi besar yang diusung adalah menjadi pemersatu kekuatan ekonomi umat Islam di Sumatera Utara untuk meningkatkan kesejahteraan dan menurunkan jumlah kaum dhuafa secara signifikan pada tahun 2026.
Untuk merealisasikan visi tersebut, beberapa misi utama telah dirumuskan, di antaranya:
- Menggalang kerja sama dengan organisasi ekonomi seperti KDEKS, MES, dan KADIN.
- Bekerja sama dengan lembaga keuangan seperti OJK, BI, dan BAZNAS.
- Menjalin sinergi dengan ormas Islam untuk bergerak bersama dalam pemberdayaan ekonomi.
4. Menggandeng akademisi untuk menghasilkan rekomendasi pengembangan ekonomi umat.
5. Melakukan audiensi dengan DPR dan pemerintah daerah untuk mendukung kebijakan penguatan ekonomi syariah.
Program Kerja Strategis
Prof. Dr. Saparuddin Siregar juga memaparkan sejumlah kegiatan prioritas untuk mendukung misi tersebut, antara lain:
- Focus Group Discussion (FGD) dengan KDEKS, MES, dan KADIN Syariah untuk menyusun langkah strategis.
- Penilaian terhadap masjid-masjid yang aktif menggerakkan ekonomi kaum dhuafa.
3. Penghargaan kepada tokoh peduli ekonomi umat di Sumatera Utara.
4. Pendorongan berdirinya Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid, kampus, dan yayasan di seluruh Sumatera Utara.
5. Mendukung pembentukan nazhir wakaf di MUI kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
6. Mendorong terbitnya Peraturan Daerah (Perda) Zakat untuk optimalisasi pengelolaan zakat.
7. Melakukan lobby untuk revisi Undang-Undang Zakat, agar penerapan wajib pungut lebih efektif.
8. Menginisiasi penghimpunan wakaf secara masif sebagai bagian dari ekonomi umat.
9. Membina ekonomi di daerah-daerah dengan komunitas Muslim minoritas.
10. Melakukan kajian ekonomi syariah untuk diterbitkan dan dipublikasikan.
Prof. Dr. Saparuddin Siregar, M.Ag menyampaikan bahwa kolaborasi adalah kunci keberhasilan dalam menggerakkan ekonomi umat. “Bidang Ekonomi Pemberdayaan Umat MUI Sumatera Utara berkomitmen menjadi fasilitator dan penggerak untuk menyatukan potensi ekonomi umat. Kami percaya bahwa melalui sinergi yang terstruktur, penguatan ekonomi Islam di Sumatera Utara akan berdampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Rapat ini menjadi pijakan penting untuk realisasi berbagai program strategis dalam mendukung transformasi ekonomi syariah di Sumatera Utara. Bidang Ekonomi Pemberdayaan Umat MUI berharap dapat terus mendorong kolaborasi lintas sektor guna mencapai kesejahteraan yang merata.








