Saturday, July 18, 2026
spot_img
Home Blog Page 52

Wakil Ketua Komsoben MUI SU Menjadi Hakim MTQ Internasional di Iran

 

Iran, muisumut.or.id 28 Januari 2025 Dr.Hj.Halimatussakliyah Lubis MA Qariah Nasional yang juga menjadi Wakil Ketua Komisi Sosial Bencana MUI SU berangkat ke Iran, karena terpilih menjadi salah satu Dewan Hakim pada MTQ Internasional yang diselenggarakan oleh The Owqaf & Charity Organization Of Islamic Republic Of Iran.

MTQ Internasional itu diselenggarakan di Iran tepatnya di kota Mashhad yang berada di Provinsi Razavi Khorasan, Iran. Provinsi ini terletak di bagian timur laut Iran. Kota kedua terbesar di Iran. MTQ dilaksanakan dari tanggal 26 Januari sd tanggal 3 Februari itu 2025

Pembukaan MTQ Internasional ke -41 Iran ini diadakan di Aula Al Quds samping Makam suci Imam Reza Kota suci Mashhad pada hari Ahad malam, tanggal 26 Januari 2025.
Acara Pembukaan dihadiri oleh sejumlah pejabat senior politik, penggiat Al-Qur’an, tokoh agama, serta para peserta dan anggota Dewan Hakim.

Ketua Organisasi Wakaf dan Urusan Amal Hojat-ol-Islam Seyed Mehdi Khamouhi menyampai dalam sambutannya, “Kami bersyukur kepada Allah SWT bahwa pertemuan ini dapat berlangsung di samping (makam suci) Imam Reza (AS) di kota suci Mashhad.”

Ia merujuk pada motto kompetisi tahun ini, yakni “Al-Quran; Satu-satunya Petunjuk Menuju Kesempurnaan”, dan mengatakan slogan ini menonjolkan status Al-Quran sebagai kitab yang membimbing manusia menuju kesempurnaan.

Hojat-ol-Islam Khamouhi juga memberikan laporan tentang penyelenggaraan musabaqah ini , dengan mengatakan bahwa para pembaca dan penghafal Al-Quran terdiri dari 144 negara mengambil bagian dalam musabaqah babak penyisihan. Pada saat ini terdapat perwakilan dari 27 negara yang telah berhasil melaju ke babak final. Para finalis pada Musabaqah Internasional Iran ke – 41 ini sekarang berjumlah 59 orang yang akan bersaing memperebutkan hadiah utama dan piagam penghargaan.

Pejabat itu selanjutnya mengucapkan terima kasih kepada gubernur Provinsi Razavi Khorasan, penjaga makam suci Imam Reza (AS) dan media atas kerja sama dan kontribusinya.

Musabaqah Al-Qur’an Internasional Republik Islam Iran diselenggarakan setiap tahun oleh Organisasi Urusan Wakaf dan Amal negara tersebut.

Tujuannya adalah untuk mempromosikan budaya dan nilai-nilai Al-Quran di kalangan umat Islam dunia dan menampilkan bakat para pembaca dan penghafal Al-Quran.

Laila Rohani dan Nani Ayum Panggabean sebagai Pengurus Bidang Sosial dan Bencana MUI SU merasa gembira dan bangga atas prestasi yang dicapai oleh Dr. Hj. Halimatussakdiyah Lubis, MA. “Setiap kegiatan BidKomSosben dan beberapa kegiatan MUI SU diadakan, maka Halimah selalu menjadi langganan tetap Pembaca Al Qur’an karena beliau adalah Qari’ah kebanggaan kami.”, ungkap Laila Rohani. “Walaupun Umur Halimah sudah senior tapi kualitas suaranya masih remaja”, ujar Nani Ayum Panggabean memberikan Apresiasinya.

Halimah sebagai Dewan Hakim MTQ tingkat Kota/ Kabupaten, Provinsi dan Tingkat Nasional , beliau juga aktif membimbing peserta MTQ dan mendapatkan prestasi terbaik tingkat provinsi, regional, nasional dan bahkan internasional. Halimah juga aktif sebagai pengurus LPTQ SU, IPQAH SU dan memberikan pengajaran Tahsinul Qur’an pada beberapa lembaga dan Majelis Taklim. “Keberkahan AlQur’an itu membuat Halimah mendapat prestasi sebagai Dewan Hakim MTQ Tingkat Internasional”. ungkap Nani menutup pembicaraannya.

Muzakarah Perdana Komisi Fatwa MUI Sumatera Utara 2025 Bahas Amaliyah Rajab-Syakban dan Prediksi Awal Ramadan-Syawal

0

Medan, muisumut.or.id 26 Januari 2025 – Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara menggelar muzakarah perdana di tahun 2025 dengan tema penting: amaliyah bulan Rajab dan Syakban dalam hadis Nabi Muhammad saw serta prediksi awal Ramadan dan Syawal 1446 H. Acara ini berlangsung di Aula Kantor MUI Sumatera Utara pada Ahad 26 Januari 2025 dan dihadiri oleh sejumlah tokoh ulama serta peserta dari berbagai daerah.
Dr. H. Muhammad Tohir Ritonga, Lc., MA, sebagai narasumber, memaparkan kajian mendalam terkait amaliyah di bulan Rajab dan Syakban. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa beberapa amalan di bulan Rajab dan Syakban memiliki dasar dari hadis yang sahih, sementara sebagian lainnya bersumber dari hadis yang derajatnya dhaif (lemah).
“Umat Islam perlu selektif dalam menjalankan amaliyah, khususnya yang berkaitan dengan bulan Rajab dan Syakban. Hendaknya merujuk kepada dalil-dalil yang sahih untuk memastikan bahwa ibadah yang dilakukan sesuai dengan tuntunan Rasulullah saw,” ungkap Dr. Muhammad Tohir Ritonga.
Selain itu, Dr. H. Arso, SH., M.Ag, membahas prediksi awal Ramadan dan Syawal 1446 H berdasarkan ilmu hisab (ilmu falak). Menurutnya, meskipun ilmu hisab telah memberikan kemampuan untuk memprediksi awal bulan Hijriah secara akurat, syariat tetap mengharuskan rukyah pada akhir Syakban sebagai implementasi sunnah Nabi saw. ujarnya
“Prediksi awal Ramadan dan Syawal sangat membantu untuk perencanaan. Namun, untuk melaksanakan ibadah puasa Ramadan dan Idul Fitri, rukyah tetap menjadi metode yang disyariatkan, sebagaimana perintah Nabi untuk melihat hilal,” jelas Dr. Arso. Selain itu MUI juga telah menerbitkan Keputusan Fatwa bahgwa untuk memulai awal Ramadhan dan Syawal serta Zulhijjah adalah mengikut Keputusan Pemerintah. Paparnya
Pada kesempatan itu Ketua Bidang Fatwa MUI Sumatera Utara, Drs. H. Ahmad Sanusi Luqman, Lc., MA, yang menyampaikan bahwa muzakarah perdana ini bertujuan untuk membahas isu-isu aktual yang berkembang di masyarakat.
“Muzakarah perdana ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan pencerahan kepada umat terkait amaliyah bulan Rajab dan Syakban, menjelang datangnya Ramadan. Komisi Fatwa akan terus berusaha membahas topik-topik yang menjadi perhatian umat serta merespon berbagai masalah di masyarakat maka Komisi Fatwa melaksanakan muzakarah membahas masalah terkait untuk memberikan pencerahan kepada masayarakat ,” ujar Ahmad Sanusi Luqman.
Disisi lain Sekretaris Bidang Fatwa, Dr. Irwansyah, M.H.I, juga menambahkan bahwa masyarakat dapat mengusulkan topik yang ingin dibahas dalam muzakarah mendatang.
“Kami membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan usulan bahasan. Silakan menghubungi kami melalui nomor 0821 6581 0724. Insya Allah, usulan yang relevan akan dibahas dalam muzakarah berikutnya,” tutur Dr. Irwansyah.
Muzakarah ini diharapkan menjadi media pencerahan kepada umat di masyarakat. khususnya dalam menyambut Ramadan dan Syawal 1446 H.

Kunjungan Edukatif ke Urban Farm P2WP MUI Sumut: Menginspirasi Generasi Muda dengan Inovasi Hidroponik

0

Medan, muisumut.or.id 23 Januari 2025 – Dalam upaya meningkatkan wawasan dan pengetahuan generasi muda tentang pentingnya menjaga lingkungan dan inovasi dalam pertanian, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara mengadakan kunjungan edukatif yang melibatkan siswa-siswi dari berbagai sekolah. Kegiatan ini berlangsung di Urban Farm P2WP MUI Sumut, yang dikenal dengan pengelolaan tanaman hidroponiknya yang inovatif.

Kunjungan ini dihadiri oleh siswa-siswi kelas XI F4, termasuk Namira Salsabila dan Refa Mahera Poetri, yang berbagi kesan positif mereka setelah mengikuti kegiatan tersebut. Namira Salsabila menyatakan, “Alhamdulillah atas kegiatan berkunjung di MUI Sumut hari ini, saya merasa sangat puas dan sangat senang karena mendapat ilmu baru dan juga semua pertanyaan kami terjawab dengan baik oleh para ustadz yang ada di sana. Saya juga sangat senang melihat tanaman-tanaman hidroponik yang dirawat dengan baik, yang tidak hanya memberikan inspirasi dalam bercocok tanam, tetapi juga menunjukkan pentingnya menjaga lingkungan dengan cara yang modern dan inovatif.”

Senada dengan Namira, Refa Mahera Poetri juga mengungkapkan rasa syukurnya, “Segala puji bagi Allah SWT atas kesempatan yang luar biasa hari ini dalam kunjungan ke MUI Sumut. Saya merasa sangat bersyukur dan senang bisa mendapatkan wawasan baru yang begitu berharga. Penjelasan dari para ustadz sangat jelas dan membuka pandangan kami terhadap banyak hal. Selain itu, saya juga kagum melihat pengelolaan tanaman hidroponik yang inovatif dan ramah lingkungan.”

Aidil Harbi Ritonga, S.H., selaku Manager Urban Farm P2WP MUI Sumut, memberikan tanggapannya mengenai kunjungan ini. “Kami sangat senang dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan generasi muda. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menanamkan kesadaran akan pentingnya inovasi dalam pertanian dan pelestarian lingkungan. Hidroponik adalah salah satu cara modern yang dapat diterapkan untuk mencapai pertanian berkelanjutan, dan kami berharap para siswa dapat terinspirasi untuk mengaplikasikan ilmu yang mereka peroleh dalam kehidupan sehari-hari.”

Kunjungan ini tidak hanya memberikan wawasan baru bagi para siswa, tetapi juga menanamkan semangat untuk terus belajar dan berkontribusi dalam menjaga alam dengan cara yang kreatif dan inovatif. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan generasi muda dapat lebih peduli terhadap lingkungan dan berperan aktif dalam menciptakan masa depan yang lebih baik.

MUI Sumut Terima Kunjungan Studi dari SMAIT Al-Fityan Medan

Medan, muisumut.or.id.,  23 Januari 2025 – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara menerima kunjungan studi dari Organisasi Al-Fityan Quran Learning (AQL) SMAIT Al-Fityan Medan dalam rangka program Study Tour bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai nilai-nilai keagamaan, budaya, dan kehalalan makanan.

Rombongan yang terdiri dari 14 siswa dan 1 pembina ini disambut langsung oleh Wakil Ketua Umum MUI Sumut, Dr. H. Arso, M.Ag, didampingi Ketua Bidang Fatwa, Drs. Sanusi Lukman, Lc., M.A., Ketua Bidang Kerukunan, Drs. Palit Muda Harahap, serta Ketua Bidang Infokom, Dr. Akmaluddin Syahputra, M.Hum.

Dalam sambutannya, Dr. H. Arso, M.Ag., menyampaikan apresiasi kepada SMAIT Al-Fityan atas inisiatif mereka dalam memperkenalkan nilai-nilai kehalalan makanan kepada para siswa sejak dini. “Kami sangat mengapresiasi langkah sekolah dalam membekali siswa dengan pemahaman tentang pentingnya halal dalam kehidupan sehari-hari. Ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang sangat baik,” ujarnya.

Selanjutnya, Drs. Palit Muda Harahap memberikan penjelasan mengenai proses penyembelihan halal yang sesuai dengan syariat Islam. Ia menegaskan bahwa penting bagi umat Muslim untuk memastikan seluruh proses penyembelihan dilakukan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Ketua Bidang Fatwa MUI Sumut, Drs. Sanusi Lukman, Lc., M.A., menjelaskan prosedur pengurusan sertifikat halal bagi produk makanan dan minuman. Ia menegaskan bahwa sertifikasi halal menjadi faktor penting dalam menjamin kualitas produk yang dikonsumsi oleh masyarakat Muslim.

Tak hanya itu, Ketua Bidang Infokom, Dr. Akmaluddin Syahputra, M.Hum., turut memperkenalkan konsep wakaf produktif kepada para siswa. Ia menjelaskan bagaimana wakaf dapat dikelola secara profesional untuk meningkatkan kesejahteraan umat melalui berbagai program ekonomi berbasis syariah.

Kunjungan yang berlangsung di Kantor MUI Sumut, Jl. Majelis Ulama No. 3, Medan Timur, ini berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme dari para siswa yang aktif bertanya mengenai berbagai aspek keagamaan, khususnya terkait halal dan wakaf produktif.

Pihak SMAIT Al-Fityan Medan berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi para siswa dalam memahami dan mengaplikasikan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada MUI Sumut atas sambutan dan ilmu yang telah diberikan.

MUI Sumut menyambut baik kunjungan ini dan berharap dapat terus memberikan edukasi kepada generasi muda tentang pentingnya halal dan pengelolaan wakaf untuk kesejahteraan umat di masa mendatang.

Mediasi MUI Langkat Terkait Pembongkaran Miniatur Ka’bah di Masjid Al-Ilham

0

Langkat, muisumut.or.id 22 Januari 2025 – Isu pembongkaran Miniatur Ka’bah yang terletak di halaman Masjid Al-Ilham, Desa Gohor Lama, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, telah menjadi sorotan publik dan viral di berbagai media online. Menanggapi hal ini, Dr. Ishaq Ibrahim, MA, Sekjen Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Langkat, segera mengambil langkah proaktif dengan melakukan konfirmasi kepada berbagai pihak dan mengunjungi lokasi kejadian. Pada Selasa, 21 Januari 2025, MUI Kabupaten Langkat mengadakan rapat mediasi untuk membahas permasalahan tersebut.

Mediasi yang berlangsung di Kantor MUI Kabupaten Langkat ini dihadiri oleh sejumlah pihak, termasuk perwakilan dari PT Langkat Nusantara Kepong (LNK), Kepala Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Langkat, Camat Wampu, Kepala Desa Gohor Lama, serta Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al-Ilham. Rapat dipimpin oleh H. Zulkifli Ahmad Dian, Lc, MA, selaku Ketua MUI Kabupaten Langkat, dan dihadiri oleh pengurus harian MUI serta Kakan Kemenag Langkat, H. Ainul Aswad, MA.

Dalam konferensi pers yang diadakan setelah rapat, H. Zulkifli Ahmad Dian menyampaikan hasil musyawarah yang menghasilkan beberapa rekomendasi penting:

  1. BKM Masjid Al-Ilham diharapkan untuk mematuhi prosedur yang berlaku di PT LNK Langkat terkait pembangunan gedung dan sarana prasarana lainnya, sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku.

  2. PT LNK Langkat diminta untuk segera membangun kembali Miniatur Ka’bah dengan kondisi yang lebih baik di lokasi yang akan ditentukan, melibatkan masyarakat yang telah berinfak, bersedekah, dan berwakaf untuk pembangunan tersebut.

  3. Masyarakat diimbau untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang terkait pembongkaran Miniatur Ka’bah, karena permasalahan ini telah diselesaikan melalui mediasi MUI dengan melibatkan semua pihak terkait.

  4. PT LNK Langkat diharapkan untuk terus menjalin komunikasi dan berkoordinasi dengan MUI Kabupaten Langkat terkait permasalahan keislaman di masa mendatang.

  5. PTPN 1 Tanjung Morawa diminta untuk membuka jalan dalam memberikan hak wakaf tanah untuk kepentingan masyarakat, seperti pembangunan masjid, madrasah, mushola, dan fasilitas umum lainnya.

Dr. Ishaq Ibrahim, MA, menegaskan pentingnya respons cepat terhadap isu ini untuk menjaga situasi tetap kondusif di Kabupaten Langkat. Ia juga menekankan bahwa menurut hukum Islam, masalah wakaf sangat penting, dan benda yang diperuntukkan untuk kepentingan umum tidak boleh diganggu gugat, sesuai dengan Undang-Undang Wakaf Nomor 41 Tahun 2004.

MUI Sumut Silaturrahim ke LPDB-KUMKM: Bahas Peluang Dana Bergulir untuk Koperasi Syariah

Jakarta, muisumut.or.id., 22 Januari 2025 – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara melakukan silaturrahim ke Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) di Jakarta. Kunjungan ini diwakili oleh Ketua Bidang Ekonomi MUI Sumut (terpiih), Prof. Dr. Saparuddin Siregar, M.Ag, dan Ketua Bidang Infokom, Dr. Akmaluddin Syahputra, M.Hum. Keduanya juga merupakan pengurus Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (Pinbas) MUI Sumut serta Koperasi Syariah Amanah Ulama MUI Sumut.

Delegasi MUI Sumut diterima langsung oleh Direktur Utama LPDB-KUMKM, Drs. Supomo, Ak, MM, di ruang kerjanya dalam suasana santai sambil menikmati santap siang. Dalam pertemuan ini, Dirut LPDB-KUMKM menjelaskan berbagai program terkait dana bergulir yang diperuntukkan bagi koperasi di seluruh Indonesia, khususnya yang bergerak di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah berbasis syariah.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Dr. Saparuddin Siregar menyampaikan komitmen MUI Sumut dalam mendorong pertumbuhan ekonomi umat melalui pengembangan koperasi berbasis syariah. “Kami ingin menjajaki berbagai kemungkinan terkait akses dana bergulir bagi koperasi-koperasi syariah di Sumatera Utara. Saat ini, MUI Sumut memiliki Koperasi Syariah Amanah Ulama yang tengah fokus pada pengembangan produk pupuk untuk mendukung sektor pertanian berbasis syariah,” ujar Prof. Saparuddin.

Lebih lanjut, ia berharap adanya sinergi antara MUI Sumut dan LPDB-KUMKM dalam meningkatkan literasi dan akses permodalan bagi koperasi syariah di Sumatera Utara. “Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas, terutama dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah yang berkelanjutan,” tambahnya.

Direktur Utama LPDB-KUMKM, Drs. Supomo, menyambut baik inisiatif MUI Sumut dan menegaskan komitmen LPDB-KUMKM dalam mendukung pengembangan koperasi syariah di daerah. “Kami siap memberikan pendampingan dan akses pembiayaan sesuai dengan prinsip syariah agar koperasi di Sumatera Utara dapat berkembang lebih pesat dan memberikan dampak positif bagi umat,” ungkapnya.

Pertemuan Produktif Pinbas MUI Sumut, UMKM Binaan, dan DPRD Sumut Bahas Pemberdayaan Ekonomi Umat

0

Medan, muisumut.or.id 21 Januari 2025 – Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (Pinbas) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara menggelar pertemuan penting dengan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Pinbas serta perwakilan DPRD Sumatera Utara di aula MUI Sumut. Acara yang berlangsung pada Selasa pukul 14.00 WIB ini dihadiri oleh berbagai pihak yang berkontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi umat.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Drs. HM Subandi, MM, Ketua Komisi E DPRD Sumut; Dr. Indra Utama, Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat (KPEU) MUI Sumut sekaligus Ketua Koperasi Amanah Ulama; serta Drs. Putrama Alkhairi, Ketua Pinbas MUI Sumut. Selain itu, turut hadir Cahyo Pramono, SE, MM, anggota KPEU MUI Sumut, serta sejumlah pelaku UMKM yang mewakili berbagai sektor usaha.

Hasil Pertemuan
Dalam sambutannya, Drs. Putrama Alkhairi menyampaikan bahwa pertemuan ini memiliki beberapa pencapaian penting yang akan mendukung perkembangan UMKM binaan Pinbas. Beberapa poin utama yang dihasilkan dari pertemuan ini antara lain:

1. Silaturahmi Produktif: Terjalin hubungan yang lebih erat dan produktif antara pelaku UMKM binaan Pinbas dengan berbagai pihak, termasuk DPRD Sumut.

2. Dukungan Peralatan: Drs. HM Subandi, MM, memberikan komitmen untuk mengupayakan bantuan peralatan atau mesin tertentu bagi UMKM pada tahun 2025.

3. Rencana Ramadhan Weekend Market: Persiapan acara Pinbas Ramadhan Weekend Market yang direncanakan berlangsung di awal atau pertengahan Ramadhan.

4. Optimalisasi Media Digital: Pemanfaatan grup WhatsApp untuk memperluas pemasaran dan kegiatan bisnis bersama, sekaligus mengoptimalkan pemasaran digital.

5. Penguatan Brand: Penekanan pada pengembangan brand dan digital marketing produk UMKM agar lebih dikenal oleh masyarakat.

Pelaku UMKM Binaan Pinbas
Pertemuan ini juga dihadiri oleh 31 pelaku UMKM yang bergerak di berbagai bidang, mulai dari makanan, minuman, parfum, hingga produk kerajinan. Beberapa di antaranya adalah:

Alfi (Alkhairi Parfume)

Rika Damayanti (Ayam Geprek My Family)

Kyara 19 (Basreng Coin Premium)

Weni (Zainab Collection)

Dewi Antika Sari (DW Nazhiif), dan banyak lagi.

Ketua Pinbas MUI Sumut, Drs. Putrama Alkhairi, dalam tanggapannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan semua pihak dalam pertemuan ini. “Kami berkomitmen untuk terus mendorong pemberdayaan ekonomi umat melalui sinergi antara UMKM, Pinbas, dan pihak legislatif. Insya Allah, dengan kolaborasi ini, produk-produk UMKM binaan Pinbas tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar lokal tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Putrama Alkhairi.

Ia juga berharap acara seperti ini menjadi awal yang baik untuk mendorong lebih banyak peluang bagi UMKM, termasuk melalui dukungan pemerintah dalam pengembangan usaha dan akses terhadap teknologi serta pasar yang lebih luas. Melalui pertemuan ini, Pinbas MUI Sumut kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong ekonomi syariah berbasis pemberdayaan UMKM. Semangat kolaborasi dan inovasi menjadi kunci untuk memajukan ekonomi umat di Sumatera Utara.

P2WP MUI Sumut Audiensi ke MUI Pusat: Perkuat Sinergi untuk Pengembangan Wakaf Produktif

0

Jakarta, muisumut.or.id.,  21 Januari 2024 – Pusat Pengembangan Wakaf Produktif (P2WP) MUI Sumatera Utara melakukan audiensi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat dalam rangka memperkuat sinergi dan koordinasi terkait pengembangan wakaf di Sumatera Utara. Audiensi yang berlangsung pada Selasa (21/1) ini dihadiri oleh Direktur P2WP MUI Sumut, Dr. Akmaluddin Syahputra, M.Hum, serta Bendahara P2WP, Prof. Dr. Saparuddin Siregar, SE, AK, M.Ag.

Kehadiran P2WP diterima oleh Sekretaris Jenderal MUI Pusat, Dr. Amirsyah Tambunan, Koordinator Wilayah MUI Sumut, Dr. Yusnar Yusuf, dan Prof. Dr. Drs. H. Utang Suwaryo, M.A. Selain itu, Ketua Lembaga Wakaf MUI (LW-MUI), Dr. H. Lukmanul Hakim, serta para sahabat wakaf juga turut serta dalam pertemuan strategis tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Akmaluddin Syahputra menyampaikan bahwa tujuan utama audiensi ini adalah untuk berkoordinasi dan mendapatkan arahan terkait pengembangan lembaga wakaf di Sumatera Utara. “Kehadiran kami di sini adalah untuk melakukan audiensi terkait Lembaga Wakaf MUI. Pada tahun 2025, kami di MUI Sumut ingin lebih mengembangkan potensi wakaf, sehingga perlu berkoordinasi dengan MUI Pusat,” ujar Akmaluddin. Ia juga menambahkan bahwa saat ini P2WP MUI Sumut telah memiliki beberapa unit bisnis berbasis wakaf dengan total aset mencapai Rp600 juta.

Ketua Lembaga Wakaf MUI, Dr. H. Lukmanul Hakim, dalam paparannya menegaskan pentingnya keberadaan Sahabat Wakaf sebagai ujung tombak dalam penggalangan dana (fundraising). Di samping itu Hasil Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) MUI telah menetapkan pembentukan Perwakilan Lembaga Wakaf MUI di daerah-daerah sebagai langkah strategis untuk mengintegrasikan upaya pengelolaan wakaf secara nasional. Peran lembaga wakaf adalah sebagai pengelola dana, sementara investasi akan diserahkan kepada para ahli di bidangnya,” jelas Lukmanul Hakim.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai dana wakaf agar tidak tergerus inflasi. “Bukan hanya nominal yang dipertahankan, tetapi nilai wakaf yang harus tetap stabil. Oleh karena itu, kita harus memiliki strategi investasi yang jelas dan terarah,” tambahnya.

Prof. Dr. Utang Suwaryo, M.A, mengapresiasi langkah maju yang telah dilakukan oleh MUI Sumut dalam pengembangan wakaf produktif. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif MUI Sumut dalam mengembangkan wakaf. Ini adalah langkah yang patut dicontoh oleh daerah lain,” ujarnya.

Sementara itu, Sekjen MUI Pusat, Dr. Amirsyah Tambunan, menegaskan pentingnya pengelolaan wakaf yang aman dan profesional. “Wakaf ini adalah milik Allah, dan para nazhir memiliki tugas mulia untuk mengelolanya dengan amanah. Permasalahannya adalah mengapa wakaf yang mulia ini belum bisa produktif? Jawabannya ada pada diri kita sendiri. Potensi wakaf di Indonesia sangat besar, mencapai Rp190 triliun, sementara zakat lebih dari Rp200 triliun. Namun, saat ini Badan Wakaf Indonesia (BWI) baru mampu mengelola sekitar Rp2 triliun, sehingga masih ada ruang yang sangat luas untuk dioptimalkan,” jelas Amirsyah.

Ia juga menyoroti rendahnya literasi wakaf di masyarakat sebagai salah satu tantangan utama. “Apakah kita akan membiarkan potensi ini terus tertinggal? Kita harus bergerak dari potensi ideal ke potensi yang nyata dan terwujud dalam kehidupan umat,” tutupnya.

Keluarga Besar KAMI PTKU Berduka: Istri Ustaz Toiron Sianturi Telah Berpulang

0

Medan, muisumut.or.id 20 Januari 2025 – Keluarga Besar Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kader Ulama (KAMI PTKU) MUI Sumatera Utara menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya istri dari Ustaz Toiron Sianturi, salah satu Alumni Angkatan II Pendidikan Tinggi Kader Ulama (PTKU).

Berita duka ini telah disampaikan secara resmi melalui pengumuman KAMI PTKU. Seluruh keluarga besar turut berbela sungkawa dan mendoakan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Ketua Umum KAMI PTKU, Muhammad Puadi Harahap, M.Pd, turut menyampaikan rasa kehilangan dan belasungkawa mendalam atas musibah ini. Dalam pernyataannya, ia mengatakan, “Kami seluruh keluarga besar KAMI PTKU turut berduka cita atas berpulangnya istri dari saudara kita, Ustaz Toiron Sianturi. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhumah, menerima semua amal kebaikannya, dan menempatkannya di surga-Nya. Kami juga berdoa agar keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran menghadapi cobaan ini.”

Seluruh keluarga besar KAMI PTKU turut mendoakan agar almarhumah mendapatkan ampunan serta keberkahan, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

Keluarga Besar KAMI PTKU Berduka: Ayahanda Abdul Rahman Bin Ismail Berpulang

0

 

Medan, muisumut.or.id 18 Januari 2025 – Keluarga Besar Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kader Ulama (KAMI PTKU) berduka atas wafatnya Abdul Rahman Bin Ismail, ayahanda dari Moch Fahrurrozy, salah satu alumni Angkatan VII.

Jenazah almarhum disemayamkan di kediaman duka yang berlokasi di Desa Serapuh ABC, Kecamatan Padang Tulang, Kabupaten Langkat.

Ketua Umum KAMI PTKU, Muhammad Puadi Harahap, M.Pd, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. “Kami segenap Keluarga Besar KAMI PTKU turut berduka cita atas berpulangnya ayahanda dari saudara kita, Moch Fahrurrozy. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, melipatgandakan pahala amal kebaikannya, dan memberikan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ucapnya dengan penuh haru.

Keluarga besar KAMI PTKU juga mengiringi doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Mereka berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi ujian ini.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.