Wednesday, March 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 151

KOMISI HLNKI RINTIS PENDIRIAN PUSAT INFORMASI STUDI LUAR NEGERI

0

muisumut.or.id, Medan. komisi luar negeri, Medan, 1/5/2021

Tidak kurang dari 155 orang tercatat mendaftarkan diri untuk mengikuti Webinar Series-1 dengan tema “Kiat Sukses Belajar di Luar Negeri” yang diselenggarakan oleh Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI) Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Utara (MUI-SU) pada hari Sabtu, 1 Mei 2021. Webinar yang diadakan secara hybrid (gabungan daring dan luring) itu dibuka secara resmi oleh Ketua Umum MUI Sumatera Utara Dr. H. Maratua Simanjuntak. Dalam sambutannya, Ketua Umum sangat mengapresiasi upaya Komisi HLNKI untuk terlaksananya Webinar yang menghadirkan Pembicara dari luar negeri dan peserta yang tidak hanya berasal dari Sumatera Utara, tetapi juga dari Aceh, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan, dan Sulawesi.

Pada webinar seri pertama ini hadir pembicara dari Syria yakni Dr. Amiruddin Thamrin, Lc MA (Staf KBRI di Damascus, Syria); dan dari Switzerland Dr. Nur Hasanah mewakili Asosiasi Alumni ETH Zurich. Kedua narasumber banyak menceritakan pengalaman belajar dan hidup di luar negeri serta sangat menginspirasi para peserta yang umumnya masih berusia muda untuk terus bersemangat meraih mimpi untuk bisa melanjutkan pendidikan di luar negeri. Meski sangat disayangkan hubungan jarak jauh dengan Syria sempat mengalami gangguan, namun kekosongan dapat diisi oleh Ibu Dr. Nur Hasanah yang sudah siap dengan paparan presentasi dan informasi beasiswa yang banyak diminati peserta.

Melalui kesempatan webinar ini pula, Komisi HLNKI MUI-SU memperkenalkan wacana pendirian Pusat Informasi Studi Luar Negeri MUI Sumatera Utara yang nantinya akan menjadi sumber informasi sekolah, kuliah, beasiswa serta wadah pembekalan dan bimbingan bagi masyarakat yang ingin menempuh pendidikan di luar negeri. Rencana ini disambut baik oleh semua pihak khususnya para peserta webinar yang selama ini merasa sangat kurang mendapatkan akses informasi dan bimbingan untuk melanjutkan studi di luar negeri, baik ke negara Timur Tengah, Eropa, dan negara-negara lainnya.

Webinar ditutup oleh Sekretaris Umum MUI Sumatera Utara Prof. Dr. H. Asmuni pada pukul 15.40 WIB tepat sebelum azan Ashar berkumandang.

(Kontributor: Yulia Indawardhani, SS, MSP)

Gubsu Edy Rahmayadi : Allahu Akbar -Allahu Akbar, Terus kita Gelorakan. “Umat Islam Adalah Pelaku Ekonomi yang Tangguh.”

0


muisumut.com. Medan,- Pekikan Allahu Akbar,menggema dipenghujung pidato Gubernur Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi, saat membuka Desa Wisata Ramadhan 1442 H MUI Sumutera Utara, di Taman Siba Indah Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang ( Selasa, 20/4) . Ia menyebutkan selagi kita tetap dengan referensi Al Qur’an dan Hadis, kita tidak pernah takut, karena Allah itu Maha besar dari segalanya. “Allahu akbar- Allahu akber ” pekik Edy Rahmayadi,  sembari sambutan gemuruh para undangan.

Pada kesempatan Gubsu sedikit prihatin, saat ini kita lemah dalam  bidang ekonomi, peradaban dan lainnya. Ini tidak lain karena  tidak menjalankan amanah dengan baik. Kedepan hal itu tidak perlu merasa takut karena kita punya pegangan Al Quran dan Hadis” Mari kita terus pegangan amanah “ajaknya.

Pada kesempatan itu, dihadapan undang yang dihadiri Wakil Bupati Deli serdang, pejabat Pemrovsu, Asisten I Drs  Fitriyus SH MSi, Karo Kesra,  Rita Tasik Megawati S.Sos .Msi, Dewan pimpinan MUI SU dan tokoh adat serta  undangan lain, ia menyebutkan sejak masa kolonial Belanda umat Islam adalah penggeak perekonomian di Indonesia, tunjukan  umat lain yang mengerakkan ekonomi Indonesia. kalaupun ada bangsa yang masuk ke Indonesia, penggeraknya tetap umat islam. Untuk itu lewat kegiatan ini UMKN muslim dan umat Islam lebih meningkatkan perannya dalam membangun ekonomi umat.´umat Islam adalah pelaku ekonomi yang tangguh “katanya.

Ia menambahkan tetang potensi pantai timur sebagai daerah wisata yang potensil, ia merupakan program untuk  menjadikan pantai timur sebagai objek wisata yang metropolitan, mulai dari Batu Bara hingga belawan dan lain, Apalagi katanya sekitar 75 persen yang memilih saya jadi gubernur adalah dari pemilih pantai timur. Untuk itu umat islam persiapkan diri untuk pembangunn wisata dipantai timur dalam meningkatkan ekonomi umat. ” Saya akan bangun pantai timur itu ” tegasnya

Pada kesempatan itu ia menjelasakan tugasnya untuk meningkatkan perekonomian di Sumut, yang masih tertinggal denga provinsi lain, seperti Bali. Namun semua ini tidak lain masih berlanjutnya pandemi Untuk itu ia mengajak peningkatan ekonomi itu dilakukan. seperti pelaksanan wisata Ramadhan yang menampilkan produk yang dapat meningkatkan perekonomian.” Saya sangat mendukung kegiatan peningkatan ekonomi ini dan terus memberikan dukungan kegiatan semacam ini yang semata-mata tidak kepentingan bisnis “ajaknya.

Gubernur juga menjelaskan upaya peningkatan pendapatan Pemprovsu  dengan berbagai program di antaranya  mengusulkan pengelolaan bekas sumur Pertamina yang sudah ditinggalkan, karena ini cukup menghasilkan devisa untuk kemaslahatan umat. selain itu ia pengajak para pemangku kesultaan untuk terus meningkatkan ekonomi umat, karena bagi Gubsu tidak ada kepentingan politik “ini hanya untuk kepentingan umat semata  ” katanya. (husni.as )

MUI SUMUT GELAR DESA WISATA RAMADHAN DI HAMPARAN PERAK DELI SERDANG

0

muisumut.or.id, Medan Dalam rangka syiar Ramadhan 1442 H, MUI Sumatera Utara melaksanakan Desa Wisata Ramadhan sebulan penuh, berlokasi di Taman Agrowisata Siba Indah, Hamparan Perak. Kegiatan yang sudah berlangsung ini akan di buka secara Resmi oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi pada Selasa tanggal 20 April 2021/ 8 Ramadhan 1442 H pukul 14.00 WIB demikian disampaikan Syarifuddin Siba kepada infokom MUI Sumut di Kedaiwakaf MUI Sumut, Ahad 18 April 2021.

Syarifuddin Siba yang merupakan ketua komisi ekonomi dan pemberdayaan umat sekaligus Ketua Panitia pelaksana di dampingi Putrama alkhair sebagai Sekretaris Panitia menjelaskan bahwa  “Desa wisata Ramadhan ini diprakarsai oleh Komisi Ekonomi MUI Sumatera Utara, filosofi kegiatan dilaksanakan dalam rangka menyikapi kondisi ekonomi umat  yang sulit, maka keberkahan perlu kita wujudkan, melalui ibadah puasa, tadarus alquran, juga diiringi dengan wisata religius yang sifatnya rileksi. Jadi Desa wisata Ramadhan ini menggabungkan konsep ibadah, ekonomi, dan relaksasi.”

“Yang unik dari Desa Wisata Ramadhan ini adalah program BIBAM “beli baju baru anak yatim”. Untuk orang yang berkemampuan, tidak hanya memberikan uang, tetapi mengajak anak yatim untuk berbelanja di gerai gerai yang tersedia di Desa Wisata Ramadhan, anak yatim tersebut diberikan kebahagian dengan memilih sendiri mau makan apa, dan mau beli baju yang warna apa. Di samping itu hal ini juga menggerakkan ekonomi umat.”  Tutur Syarifuddin

Siba Indah Lokasi Desa Wisata Ramadhan

Putrama alkhair selaku Sekretaris Panitia menjelaskan bahwa kegiatan ini mewajibkan protokoler kesehatan dengan ketat. Panitia menyiapkan tempat tempat cuci tangan disekitar area acara, mengukur suhu tubuh pengunjung, serta mewajibkan pemakaian masker.

Syarifuddin Siba berharap MUI Sumut melalui komisi pemberdayaan ekonomi umat dapat menjadi penggerak ekonomi.

“ini adalah langkah awal, dari sinilah pembelajaran awal bagaimana kita laksanakan dua langkah secara simultan, pertama mengusahakan UMKM naik kelas, dan kedua kita mulai mengkaji simbol ekonomi, ekonomi umat tidak bersimbol, kita butuh gedung yang menjulang,  walaupun belum bisa kita bangun namun kajiannya harus kita mulai dari sekarang, sehingga lahirlah visibility studinya, paling tidak 5 povinsi di Indonesia memiliki “muslim tower” kita berkonsorsium pekiran, langkah langkah dan juga modal sehingga umat Islam dana.”   Jelasnya penuh optimis

Beliau juga menganjurkan adanya revolusi dakwah ekonomi umat, dikalangan ulama dan masyarakat harus sadar terhadap ekonomi umat, menurutnya ekonomi Islam dalam kondisi tertekan, 1 % menguasi 49 % yang 1 % itu adalah non muslim, parahnya lahan 72 % bukan punya umat Islam.

Syiar Ramadhan 1442 Hijriah

Di samping itu dalam rangka syiar Ramadhan MUI juga melaksankan Berbagai kegiatan yakni “ngaji menjelang berbuka” yang dimotori oleh Komisi Dakwah bekerjasama dengan mahasiswa PTKU. Ada juga “ngaji menjelang tarawih” yang dimotori BKM masjid ar Rahmah MUI Sumut juga berkerjasama dengan mahasiswa PTKU. Kedua kegiatan mengaji bersama MUI Sumut ini juga dapat disaksikan melalui TV MUI Sumut.

Selama bulan Ramadhan Komisi fatwa MUI Sumut setiap hari Ahad ada kegiatan “Muzakarah khusus Ramadhan” yang dilaksanakan setiap ahad pukul 09.00 sd 12.00 WIB yang bisa dihadiri langsung maupun melalui channel youtube TV MUI Sumut.  Juga masih ada kegiatan kegiatan lainnya seperti Pengajian Khusus Ramadhan juga melalui TV MUI Sumut yang dilaksanakan Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga. Tema kegiatan ini adalah “Dengan Semangat Ramadhan Kita wujudkan Perempuan Berdaya demi terciptanya Ketahanan Keluarga.”

Berbeda dengan dengan Ramadhan sebelumnya yang biasanya diisi dengan safari ke daerah kab/kota di Sumatera Utara, dikarenakan masih adanya pandemic covid-19 Ramdhan tahun 1441 H dan 1442 H MUI tidak melaksanakannya. Semoga Allah segera mengangakat wabah ini sesegera mungkin, Amiin

infokommuisumut

HARI JADI PROVINSI SUMATERA UTARA 73, MUI SUMUT APRESIASI KEPEMIMPINAN GUBERNUR

0

muisumut.or.id, Medan Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Utara mengikuti Rapat Paripurna Dewan Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Ke-73 Provinsi Sumatera Utara melalui  Zoom Pukul : 09.30 s/d 11.00 Wib. Kamis 15 April 2021 di aula kantor MUI Sumatera Utara Jalan Mejelis Ulama/ Sutomo Ujung.

Rapat paripurna ini digelar dalam rangka hari ulang tahun Provinsi Sumut ke-73. Dalam rapat paripurna ini, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi pada awal pidatonya menceritakan sejarah berdirinya Provinsi Sumut. Dia kemudian menyebutkan nama-nama Gubernur Sumut mulai dari yang pertama hingga saat ini, yang pada sesi akhir memberikan bingkisan kepada mantan Gubernur Sumatera Utara yang hadir pada acara tersebut

Edy kemudian memaparkan keberhasilan Gubernur Sumut sebelum dirinya. Salah satunya adalah di bidang olahraga dengan dibuatnya pertandingan sepakbola  Marah Halim Cup. “Marah Halim, yang dijadikan nama turnamen, juga menjabat Gubernur Sumatera Utara pada 1967-1978,” ucap Edy.

Di samping itu ulama di Sumatera Utara juga begitu diperhitungkan, hal ini terbukti MUI Sumatera Utara mendapat peringkat terbaik seluruh Indonesia ujar Edy Rahmayadi yang selalu menyempatkan hadir di setiap acara MUI Sumut dan mendatangi ulama.

Edy juga memaparkan penanganan pandemi virus Corona atau COVID-19 yang dilakukan oleh Pemprov Sumut. Meskipun pandemi hingga saat ini tak kunjung pergi, sehingga memaksa Kembali Gubernur harus mengeluarkan surat edaran Nomor: 1009/SPT.COVID-19/IV/2021 Tentang Pembatasan Kegiatan Selama Bulan Suci Ramadhan dan hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah/ 2021

Selain itu, Edy memaparkan keberhasilannya selama menjabat Gubernur Sumut. Salah satu yang disampaikan Edy adalah keberhasilan merebut predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) sebanyak enam kali berturut-turut.

“Predikat wajar tanpa pengecualian (WTP), enam kali berturut-turut,” ucapnya.

Edi mengajak pada hari jadi Provinsi Sumatera Utara yang ke 73 ini sebagai momentum dan motivasi untuk terus memberikan dukungan dan pemikiran guna mewujudkan Sumatera Utara yang aman maju dan bermartabat.

Dalam kesempatan itu, Maratua Simanjuntak yang merupakan Ketua Umum MUI Provinsi Sumatera Utara didampingi  Ketua Hub. Luar Negeri K.H. Akhyar Nasution serta Ketua Hukum Dr. Hamid Ritonga, MA setelah menyaksikan acara tersebut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik, tidak hanya kepada segelintir kelompok saja tetapi kepada seluruh rakyat Sumatera Utara. “Banyak sekali hal-hal  yang strategis yang telah Gubernur lakukan untuk umat” ujarnya

Misalnya Gubernur mendukung penuh MUI Sumatera Utara dalam fatwa yang dikeluarkan komisi fatwa MUI Sumatera Utara terutama yang berkaitan dengan tanah wakaf dan masjid juga  pandangan keagamaan terkait ibadah dalam situasi pandemi covid-19,  dan sebagainya.

Beliau juga memiliki komitmen yang tinggi terhadap pembinaan umat yang salah satunya melalui  pembangunan masjid Agung yang saat ini sedang tahap penyelesaian. Sebagaimana diketahui, pembangunan Masjid Agung telah mulai sejak tahun 2017. Dengan pembangunan yang dilakukan, Masjid Agung dapat menampung sekitar 10.000 jamaah, sedangkan saat ini hanya bisa menampung 1.200 jamaah. Selain itu masjid ini nantinya juga akan dilengkapi dengan menara setinggi 199 meter, menjadikan Masjid Agung sebagai salah satu masjid dengan menara tertinggi di Asia sehingga dapat menjadi ikon umat Islam di Sumatera Utara

Bahkan komitemen beliau untuk membangun Islamic Center yang berlokasi di Desa Sena, Batang Kuis, Deli Serdang. Dalam hal ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) membayar uang ganti rugi Rp 31 miliar kepada PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II atas lahan eks HGU seluas 50 hektar.

MUI Sumut disamping menyaksikan Rapat Paripurna melalui zoom meting juga menyiarkan secara langsung rapat peripurna tersebut melalui TV Streming MUI Sumut, agar masyarakat Sumatera Utara memahami kondisi terkini Sumatera Utara dan berdampak terhadap sinegitas antara pemerintah dengan seluruh komponen masyarakat termasuk ulama.

infokommuisumut

Kanwil Kemenag SU Terima Kunjungan Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional MUI SU

0

muisumut.or.id, Medan Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (Komisi Hublu/ KI) MUI Provinsi Sumatera Utara (MUI SU) Rabu (31/3) mengunjungi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara (Kemenag SU) dengan standar penerapan protokol kesehatan yang berlaku. Kunjungan 10 orang personil Bidang/ Komisi yang dipimpin oleh KH. Akhyar Nasution, Lc MA.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag SU Drs. H. Syahrul Wirda, MM didampingi Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Drs. H. Mukhsin Batubara, M.Pd.

Kunjungan dimaksudkan sebagai salam perkenalan dari kepengurusan Komisi Hublu-KI MUI-SU yang baru sekaligus bertukar informasi mengenai pendidikan luar negeri yang dikelola oleh Kemenag Prov. Sumut.

Pertemuan berlangsung dalam suasana santai, khidmad dan tenang namun berisi pembahasan yang sarat dengan kajian menarik. Kakanwil merasa sangat senang dikunjungi oleh pengurus Komisi Hublu KI yang merupakan alumni universitas/program pendidikan dari berbagai negara, serta sangat mengapresiasi keberagaman pendidikan dan pengalaman yang ada di kepengurusan baru Komisi Hublu-KI tersebut.

“Setiap tahunnya Pesantren Modern Gontor mendapat kuota 80 orang santri yang masuk ke Universitas Al Azhar Mesir, sedangkan untuk seluruh Kanwil Departemen Agama di seluruh Indonesia secara total juga hanya mendapat kuota 80 orang yang masuk ke Universitas Al Azhar Mesir”, papar Kakanwil menyoroti pemberian kuota khusus dari Universitas Al Azhar kepada Pesantren Modern Gontor.

Kabid Hublu/ KI MUISU KH. Akhyar Nasution, Lc. MA menjelaskan, Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional MUI SU saat ini juga sedang menyiapkan Pusat Informasi Studi Islam ke Luar Negeri baik dalam format digital di media sosial maupun pusat informasi di kantor MUI SU sebagai sumber informasi terpadu untuk santri/ pelajar/ mahasiswa yang ingin mendapatkan informasi belajar ke luar negeri.

Ketua Komisi Hublu/ KI Dr. H. Abdi Syahrial, Lc. MA juga menambahkan bahwa komisi yang dipimpinnya akan mengadakan Bimbingan Studi ke luar negeri.

Untuk itu, kata Abdi, sangat diharapkan agar Kanwil Kemenag dapat memberikan dukungan dengan menginformasikan kisi-kisi soal ujian tahun-tahun sebelumnya sebagai bahan referensi.

“Berdasarkan pengalaman, Universitas di negara-negara Arab akan merasa sangat dihormati jika dikunjungi langsung secara berkala dan mereka akan memberikan kuota yang memadai ketika hubungan baik tersebut dibina,” tambah anggota Komisi Hublu/ KI Drs. H. Naziruddin Idris, Lc.

Untuk itu, lanjut Naziruddin, diharapkan agar Kanwil Kemenag SU dapat membangun hubungan baik dengan Universitas di luar negeri khususnya di negara-negara Arab agar Sumatera Utara juga bisa mendapat kuota yang cukup bagi para calon mahasiswa yang ingin melanjutkan kuliah.

Hal ini ditanggapi oleh Kakanwil bahwa pada dasarnya model soal selalu mirip dari waktu ke waktu dan apa-apa yang sudah pernah dialami oleh personil Komisi Hublu/ KI MUI SU ketika seleksi dahulu, lebih kurang soalnya tetap seperti model itu.

Kakanwil Kemenag SU juga menyatakan akan mengupayakan dana beasiswa untuk pelajar yang kurang mampu yang berasal dari daerah-daerah di Sumatera Utara untuk kuliah di perguruan tinggi. Dana beasiswa tersebut akan dibicarakan dengan Kepala Bazis. Selanjutnya mereka akan diikat dalam suatu perjanjian untuk kembali ke daerah asal dan berkontribusi di daerah asalnya tersebut untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Menjelang akhir pertemuan, Sekretaris Komisi H. Muhammad Irsan Nasution SE. Ak CA MAk menyampaikan harapan agar Kanwil Kemenag SU selalu bersinergi dengan MUI SU khususnya mengenai informasi pendidikan ke Luar Negeri.

“Sudah merupakan kewajiban kami untuk membantu pengembangan sumberdaya manusia yang ada di provinsi Sumatera Utara,” pungkas Kakanwil.

Pertemuan diakhiri tepat pukul 09.35 WIB ditandai dengan foto bersama para Pengurus Komisi Hublu-KI MUI SU bersama Kakanwil Kemenag SU beserta staf. (Akmal)

MUI SU Salurkan Paket Sembako bagi Duafa Korban Banjir di Medan

0

muisumut.or.id, Medan Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Utara (MUI SU)  melalui Komisi Sosial dan Bencana, pada Kamis (1/4) telah menyalurkan  75 paket sembako bagi kaum duafa di bantaran Sungai Deli Medan yang terdampak   korban banjir beberapa waktu lalu.  

Pelepasan tim komisi Sosial dan Bencana MUI SU itu dilakukan oleh Ketua Umum MUI SU,  DR. H. Maratua Simanjuntak, Sekum Prof DR. H. Asmuni MA, dan Bendahara Umum, H. Sotar Nasution, Pelepasan sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan penyerahan paket secara simbolis kepada Ketua Bidang Sosial dan Bencana, Dra. Hj. Laila MA, Sekretaris DR. Hj. Nani Ayum Panggabean MA, dan Ketua Komisi Hj. Amelia Zulianti Siregar M.Sc.Ph.D, dari Kedai Wakaf MUI SU disaksikan anggota Komisi Sosial dan Bencana lainnya.

Maratua Simanjutak dalam arahannya mengatakan, penyaluran paket sembako ini merupakan kerja nyata dari MUI SU lewat Bidang Sosial dan Bencana  yang sebelumnya sudah menyalurkan bantuan lewat ACT untuk korban gempa Sulbar  sebanyak 1 ton beras. Sedangkan sisanya  dari donasi ini disalurkan untuk korban banjir di bantaran Sei Deli Medan.

“Penyaluran paket Sambako ini bagi kaum duafa  merupakan kepedulian bagi korban banjir,” kata Maratua.

Beliau mengharapkan kegiatan ini terus berlanjut dalam upaya memberikan bantuan bagi kum duafa.

“Sasaran pemberian paket ini sebagian besar adalah kaum duafa di kawasan Kampung Kubur Kota Medan, kita pun jadi teringan alam dunia  akan berakhir dan dikuburkan,” imbuh Maratua.

Untuk itu, Maratua mengajak semua pihak agar selalu berbuat kebaikan dan selalu terpangil untuk memberikan bantuan bagi kaum duafa.

Maratua juga menyambut positif respon komisi Sosial dan Bencana  dalam mengumpulkan donasi untuk kegiatan tersebut, sehingga MUI SU mampun memberikan bantuan sembako bagi kaum duafa. 

Dalam kesempatan itu, Dra. Hj. Nani Ayum Panggabean menyebutkan, jumlah paket yang akan disalurkan sebaganyak 75 paket, meliputi 50 paket sisa bantuan penyeluran lewat ACT dan 25 paket merupakan bantuan pribadi dari salah seorang anggota DP MI SU.

“Paket tersebut dibagi dua lokasi yaitu 30 paket  di bantaran Sei Deli kawasan sekitar kampung Kubur dan selebihnya bagi kaum duafa di bantara Sei Deli kawasan Apros Kampung Baru. Terdiri 5 Kg beras, Gula dan minyak goreng,” sebut Nani bersama Tim komisi Sosial dan bencana MUI SU yang dilepas dari Kantor MUI SU dengan rompi berwarna coklat susu dengan slogan “Tolong Saudara mu, Allah akan menolongmu.” (Husni AS)

DP MUI SUMUT lakukan suntik Vaksin Covid-19 di Aula MUI SUMUT yang berlangsung dua hari

0

muisumut.or.id, Medan Dewan Pimpinan (DP) MUI SUMUT melakukan suntik Vaksin Covid-19 di Aula MUI SUMUT yang berlangsung dua hari, Rabu (31/3) dan Kamis (1/4) di Aula MUI SUMUT .

“Kita ikut melakukan suntik Vaksin Covid-19 yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, diadakan di Aula MUI SUMUT yang berlangsung dua hari,” ungkap Ketua Umum MUI SUMUT Dr H Maratua Simanjuntak M, di MUI SUMUT, Kamis (1/4).

Pelaksanaan suntik vaksin ini, kata Maratua, diikuti lebih dari 100 peserta atas arahan gubernur Sumut agar penyuntikan yang dilakukan pada ulama menjadi contoh bagi umat Islam.

“Semoga dengan upaya penyuntikan ini kita mengharapkan kepada Allah Swt. agar masyarakat Sumatera Utara sehat dan bebas virus Covid-19”, tambahnya.

Sebelumnya telah dilakukan sosialisasi terkait suntik Vaksin Covid-19 dan hal yang dilakukan dalam peribadatan dalam bulan Ramadhan pada masa Covid-19 pada muzakarah bulanan yang diadakan Komisi Fatwa Minggu 28 Maret 2021. (Akmal)

Alumni PTKU adakan acara Isra Mi’raj Nabi Muhammad

0

muisumut.or.id, Medan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kader Ulama (KAMI PTKU) MUI SUMUT adakan acara peringatan Isra’wal Mi’raj Nabi Muhammad Saw. di Aula MUI SUMUT, Jum’at 12 Sya’ban 1442 H / 26 Maret 2021.

Ketua KAMI PTKU Muhammad Dahri Pohan, M. Ag mengatakan “Kami sangat berterimakasih kepada semuanya terkhusus kepada guru-guru kami yang menyampaikan tausyiah pada malam hari ini yaitu Prof. Dr. H. Amroeni Drajat, MA dan H. Sutan Sahrir, MA semoga ilmu yang disampaikan bermanfaat bagi kami semua”, ujarnya kepada muisumut.com seusai acara.

Dahri juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras sehingga terlaksananya acara ini semoga kedepannya bisa terlaksana acara-acara gebyar Islami yang lebih semarak lagi yang bermanfaat untuk umat.

Selain itu Sekretaris KAMI PTKU MUI Muhammad Fuadi Harahap, M. Pd mengatakan “Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum MUI SUMUT Dr. H. Maratua Simanjuntak yang telah memberi izin terlaksana nya acara ini, juga Direktur PTKU MUI SUMUT Dr. H. Ardiansyah, Lc, MA yang telah mendukung acara ini, lalu Bendahara Umum MUI SUMUT Drs. H. Sotar Nasution, M. HB dan Ibu Saidah dari Rumah Makan Saidah yang telah memberi bantuan dalam mensukseskan acara ini, serta seluruh donatur yang telah berpartisipasi dalam acara ini”, ujarnya.
Puadi mengharapkan semoga apa yang telah diberikan para donatur dan orang-orang yang telah berpartisipasi dalam acara ini diberi berkah dan kesehatan oleh Allah Swt. dan semoga kedepannya bisa terlaksana acara yang lebih baik lagi.

Sebelumnya Direktur PTKU MUI SUMUT Dr. H. Ardiansyah, Lc, MA mengatakan “Kita tahu bahwa Alumni PTKU MUI SUMUT sudah banyak berkiprah di masyarakat diantaranya melakukan pengabdian ke Tapanuli Utara dan daerah lainnya, diantara mereka juga sudah ada beberapa yang melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang S3”, ujarnya di Aula MUI SUMUT.

Ardiansyah menyampaikan permohonan maaf jika ada penerimaan yang kurang dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada para ustadz yang menyampaikan tausyiah dan para hadirin yang telah berkenan hadir dalam acara ini.

Saddan Yasir.

H I M B A U A N MUI PROVINSI SUMATERA UTARA BERKENAAN PELAKSANAAN IBADAH BULAN RAMADHAN TAHUN 1442 H / 2021 M DI WILAYAH PROVINSI SUMATERA UTARA

0

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa” (QS. al-Baqarah [2]: 168)

“مَنْ قَامَ رَمَضَانَ اِيْمَاناً وَاحْتِسَاباً غُفِرَلَهُ مَاتَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ” (مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ)

“Barangsiapa yang menghidupkan (berdiri menunaikan shalat) bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap ampunan Allah, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (HR. al-Bukhârî dan Muslim)

Mengingat :

  1. Rapat Dewan Pimpinan MUI Provinsi Sumatera Utara pada tanggal 24 Februari 2021 di Ruang Rapat MUI SU, tentang Himbauan MUI Provinsi Sumatera Utara tentang Pelaksanaan Ibadah Bulan Ramadhan tahun 1442 H/2021 di Provinsi Sumatera Utara;
  2. Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah Covid-19;
  3. Data Perkembangan Kondisi Wabah di Provinsi Sumatera Utara dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Covid-19 di Sumatera Utara, bahwa sampai saat ini covid 19 belum berakhir di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara.

Dewan Pimpinan MUI Provinsi Sumatera Utara memberikan himbauan sebagai berikut:

  1. Dihimbau kepada seluruh umat Islam di Sumatera Utara untuk melaksanakan ibadah puasa, beserta seluruh amal ibadah pada siang hari serta menghidupkan malam-malam Ramadan dengan melaksanakan shalat  tarawih, witir, tadarus al-Qur’ân, shalat tahajud, memperbanyak zikir,  dan berdoa kepada Allah untuk keselamatan bangsa dan negara dari wabah virus Covid-19.
  2. Kegiatan ibadah Ramadhan sebagaimana yang dimaksud di atas WAJIB MEMATUHI PROTOKOL KESEHATAN seperti :
  3. Setiap jamaah yang memasuki masjid harus menggunakan masker, membawa sajadah dan mencuci tangan dengan air mengalir menggunakan sabun sebelum masuk ke dalam masjid;
  4. Setiap Badan Kemakmuran Masjid wajib berusaha semaksimal mungkin untuk menyediakan fasilitas yang berkaitan dengan Protokoler Kesehatan seperti ketersediaan air bersih, sabun, hand sanitizer, dan masker bagi Jemaah yang tidak mengenakannya, serta secara rutin membersihkan lantai masjid setiap hari.
  5. Menjaga untuk tidak kontak fisik dengan orang lain seperti bersalaman dan  berpelukan.
  6. Kepada khatib,  penceramah  dan imam shalat agar memendekkan isi khutbah, ceramah serta bacaan ayat al-Quran dengan tetap memperhatikan keabsahan shalat dan khutbah sesuai dengan ketentuan syariat.
  7. Bagi masyarakat yang sedang sakit,  atau  tenaga kesehatan(para medis) wajib berniat puasa pada malam  harinya dan boleh membatalkan puasanya jika pada masa bertugas mengalami kesulitan (masyaqqah) untuk melanjutkannya, dan wajib menggantinya pada hari yang lain (meng-qadha) sebanyak hari yang ditinggalkannya. (Sebagaimana Pendapat ke-Agamaan MUI Sumatera Utara, 15 April 2020)
  8. Dihimbau kepada masyarakat dan umat Islam yang mendapatkan rukhshah boleh tidak berpuasa, tidak makan dan minum di tempat terbuka guna menghormati kesucian bulan suci Ramadhan, dan menghargai saudara-saudaranya sesama Muslim dalam menjalankan Ibadah puasa Ramadhan.
  9. Dihimbau kepada masyarakat Sumatera Utara tidak membakar mercon dibulan suci Ramadhan pada saat Umat Islam sedang melaksanakan Ibadah sholat tarawih, tadarus alquran dan Ibadah-ibadah lainnya.
  10. Dihimbau kepada umat Islam yang kondisi fisiknya kurang sehat / tidak prima, lansia dan anak – anak agar melaksanakan sholat tarawih di rumah masing – masing demi kemashlahatan bersama.
  11. Dihimbau kepada DP. MUI Kabupaten dan Kota di Provinsi Sumatera Utara agar berkoordinasi kepada Pemerintah setempat untuk terus menyuarakan supaya senantiasa mematuhi protokoler Kesehatan demi untuk kemaslahatan Bersama.   
  12. Dihimbau kepada seluruh umat Islam di Sumatera Utara untuk memperbanyak sedekah, infak, serta menyegerakan membayar zakat mall (harta) dan  zakat fitrah di awal Ramadhan untuk membantu meringankan beban kaum Muslimin, khusunya di Sumatera Utara.
  13. Dihimbau Kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Kabupaten/Kota dan Pihak Kepolisian untuk Menutup tempat-tempat maksiat, dan menertibkan lokasi yang berpotensi menjadi tempat-tempat maksiat demi untuk memuliakan bulan Ramadhan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
  14. Dihimbau kepada seluruh umat Islam di Sumatera Utara untuk meninggalkan perbuatan maksiat sekecil apapun serta memperbanyak istighfar dan bertaubat   memohon ampunan Allah swt. 
  15. Sesuai dengan Fatwa MUI No. 02 Tahun 2021 umat Islam dibolehkan untuk melakukan Vaksinasi.  Vaksinasi yang dilakukan  pada siang Ramadan, dengan model injeksi pada otot tangan tidak membatalkan puasa. Vaksinasi disiang hari dilakukan setelah adanya ketetapan  “Tidak Membahayakan” dari lembaga yang kompeten dan berwenang yakni Dinas Kesehatan.
  16. Pelaksanaan salat Id 1442 H dapat dilaksanakan di masjid dan lapangan terdekat dengan tetap menjaga dan mematuhi protokoler Kesehatan.

Demikian Himbauan MUI Provinsi Sumatera Utara ini diterbitkan, untuk dipedomani dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Kita berdoa semoga Sumatera Utara khususnya, dan Indonesia umumnya, bisa terbebas dari wabah virus Corona (Covid-19). Amin ya Rabbal Alamin.

                                                                                     Medan, 01 Syakban 1442 H

                                                                                                   15   Maret  2021 M

                                      DEWAN PIMPINAN MAJELIS ULAMA INDONESIA PROVINSI SUMATERA UTARA

Ketua Umum,                                                               Sekretaris Umum,

dto                                                                               dto

DR. H. Maratua Simanjuntak                                  Prof. Dr. H. Asmuni, MA  

Muzakarah Rutin MUI SU Bahas tentang amalan-amalan di bulan Rajab dan Wakaf.

0

muisumut.or.id, Medan Muzakarah rutin Majelis Ulama Indonesia (MUI ) Provinsi Sumatera Utara, kembali digelar  Minggu (28/2) 2021, setelah tertunda sekitar 3 bulan.  Padahal selama ini muzakarah bulanan MUI SU di gelar pada setiap minggu keempat setiap bulan.

Ketua Bidang Fatwa MUI SU Drs.H.Lukman Sanusi Lc MA, saat membuka muzakarah tersebut, menyebutkan tertundanya pelaksanaan muzakarah rutin MUI  SU  itu  dikarenakan pelaksanaan Musda IX MUI SU yang berlangsung Desember 2020 lalu dan kepengurusan MUI masa khidmat 2020-2025 baru dikukuhkan bulan Februari 2021, dan pelaksanaan muzakarah kali ini  merupakan perdana dalam kepengurusan  MUI SU dibawah kepemimpinan DR H Maratua Simanjuntak. ” Insya Allah  MUI SU akan melaksanakan  muzakarah secara rutin dimasa mendatang ” ungkap Sanusi  Lukman yang bertindak  selaku pelaksanaan muzakarah  dari Bidang Fatwa.

Peserta Muzakarah tetap menjalakan protokoler kesehatan

Pada kesempatan itu ia menyebutkan bidang fatwa membatasi peserta muzakarah, mengingat masa pandemi, sehingga ruangan pertemuan MUI SU yang seyognya bisa menampung 250 orang jumlahnya dibatasi hanya sekitar 100 orang. Juga pada muzakarah ini diberlakukan protokol kesehatan, seluruh peserta dicek suhu badan sebelum mengikuti pertemuam itu. Namun, MUI SU, juga memberikan kesempatan  untuk mengikuti muzakarah  secara daring lewat siaran Telivisi streaming di channel youtube MUI Sumatera Utara Tenda Besar Umat Islam, lewat kerja sama bidang infokom  MUI SU.

baca juga Wakaf : Hukum dan Implementasinya, Syafruddin Syam

Peserta muzkarah MUI SU ini  diikuti dari berbagai majelis taklim, ormas Islam dan jamaah masjid, tampak begitu antusias , mengikutinya. Bagi pemirsa yang mengikuti melalui channel Telivisi Streaming MUI Sumut juga dapat berinteraksi dan bertanya, baik di kolom komentar maupun melalui wa interaktif +62 821-6581-0724

Pada muzakarah perdana ini tampil sebagai pemakalah Ustaz KH Akhyar Nasution Lc, dengan tofik ” Amalan -amalan di bulan Rajab antar sunnah dan bid’ah.” Selain itu  DR Syarifuddinsyam M.Ag, yang mengisi muzkarah tersebut menampilkan  tofik berjudul ”  Wakaf : Hukum dan Implemtasinya mencermati isu- isu aktual ”

Pada kesempatan itu ketua bidang Infokom MUI SU, DR H Akmaluddin Syahputra, menyebutkan kedepan MUI Sumatera Utara akan terus menyiarkan secara langsung melalui telivisi streaming MUI Sumut, agar umat Islam dimanapun berada terkhusus di Sumatera UItara dapat mengikuti kegiatan baik muzakarah rutin setiap ahad ke empat, ataupun lainnya. ( husni as)