Sunday, May 3, 2026
spot_img
Home Blog Page 158

HIMBAUAN MUI SUMUT DALAM MENGHADAPI IDUL ADHA 1442 H

0

muisumut.or.id, Medan Infokom MUI Sumut. (Download Himbauan MUI Sumut)

Umat Islam diseluruh dunia akan merayakan hari Raya Idul Adha pada tanggal 1o Dzulhijjah 1442 yang bertepatan pada Selasa 20 Juli 2020, untuk itu Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Utara pada Senin 5 Juli yang lalu telah mengeluarkan Himbauan  terkait penyambutan Hari Raya Adha khususnya di Wilayah Provinsi Sumatera Utara, demikian disampaikan Ketua Umum MUI Sumut, Dr. H. Maratua Simanjuntak di dampingi oleh Sekretaris Umum MUI Sumut, Prof. Dr. H. Asmuni, M.Ag

Dalam Himbauan tersebut menegaskan bahwa penyelenggaraan shalat Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1442 H serta penyembelihan hewan qurban wajib mengikuti dan menerapkan protokol Kesehatan sebagai upaya dan ikhtiar mencegah virus corona agar tidak terjadi penularan.

Berikut disampaikan 6 poin tersebut secara lengkap

  1. Malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Adha tanggal 10 dzulhijjah 1442 H/2021 M. pada dasarnya dapat dilaksanakan takbiran disemua masjid/mushalla dengan ketentuan sebagai berikut: Agar dilaksanakan jumlahnya secara terbatas paling banyak 10 % dari kapasitas masjid/mushalla dengan tetap memperhatikan standart protokol kesehatan covid-19 secara ketat seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Kegiatan takbir keliling ditiadakan untuk menghidari kerumunan. Kegiatan takbiran dapat disyiarkan secara virtual dari masjid dan mushalla
  2. Shalat Idul Adha 10 Dzulhijjah 1442 H/2021 M dilaksanakan di masjid/ mushalla atau lapangan dekat masjid kecuali pada daerah zona merah atau tidak terkendali.
  3. Shalat Idul Adha 10 Dzulhijjah 1442 H/2021 M dapat dilakukan dilapangan terbuka atau dimasjid/mushalla hanya didaerah yang dinyatakan aman terkendali dari covid-19 atau diluar zona merah dan orange berdasarkan penetapan pemerintah daerah dan satuan tugas penanganan covid-19 setempat serta harus menerapkan protokol kesehatan dengan ketentuan :Pelaksanaan shalat Idul Adha diupayakan baik ibadah sholat ‘Id maupun kutbah Idul Adha secara singkat dengan tetap memelihara rukun dan syarat yang berlaku. Jamaah shalat Idul Adha yang hadir masjid/mushalla agar dapat menjaga jarak shaf antar jamaah dan tetap memakai masker selama pelaksanaan sholat baik Imam, Khatib dan semua jamaah. Dianjurkan kepada setiap jamaah sholat Idul Adha membawa perlengkapan sholat masing-masing seperti sajadah. Panitia sholat Idul Adha setempat dianjurkan menyediakan alat pengecek suhu tubuh guna memastikan kondisi sehat Jemaah yang hadir. Bagi Bapak/Ibu usia lanjut atau setiap orang yang kondisinya kurang sehat/sakit dianjurkan agar sholat Idul Adha dilaksanakan dirumah masing-masing baik berjamaah atau munfarid (sendirian). Seusai shalat Idul Adha setiap jamaah tetap menjaga/melaksanakan protokol kesehatan dan upayakan tidak bersalaman dan bersentuhan secara fisik
  4. Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dapat dilakukan dengan memperhatikan ketentuan sebagai berikut : Penyembelihan hewan kurban dilakukan setelah shalat Idul Adha selesai dilaksanakan dan berlangsung sejak tanggal 10 Dzulhijjah sampai tanggal 13 Dzulhijjah 1442 H/2021 M. Penyembelihan hewan kurban dapat dilakukan dirumah pemotongan hewan (RPH) dan luar RPH dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ketat. Hewan kurban yang disembelih harus memunuhi syarat cukup umur, tidak cacat, dan sehat menurut pihak terkait (dari Dinas Kesehatan Hewan). Kegiatan penyembelihan hewan kurban, pengulitan, pencacahan daging dan pendistribusian daging kurban bagi masyarakat yang berhak menerimanya, wajib memperhatikan dan mempedomani protokol kesehatan secara ketat. Kegiatan penyembelihan hewan kurban sebaiknya dilakukan oleh panitia yang disudah berpengalaman sehingga dapat terlaksana dengan baik dan benar dan disaksikan oleh pihak orang yang berkurban. Pendistribusian daging kurban dilakukan oleh panitia kepada warga setempat dengan menimalkan kontak fisik satu sama lain
  5. Kepada pimpinan MUI Kabupaten/kota se Sumatera Utara agar membuat himbauan yang sama atau menyebar luaskan himbauan ini kepada msyarakat luas di daerah masing – masing dengan tetap berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

Himbauan ini diterbitkan oleh MUI Sumatera Utara tertangga; 24 Dzulkaidah yang bertepatan 05 Juli 2021

MUI SUMUT SERAHKAN DONASI PALESTINA TAHAP 2

0

muisumut.or.id, Medan Komisi Sosial Bencana MUI SU memberikan Donasi Palestina Tahap 2 Kepada Ketua MUI SU Untuk Diteruskan ke MUI Pusat

        Komisi Sosial dan Bencana MUI SU yang diketuai Dewan Pimpinanny Dra.Hj.Laila Rohani,M.Hum dan Sekretarisnya Dra.Hj.Nani Ayum Panggabean menyerahkan Donasi Palestina Tahap 2 kepada Ketua Umum MUI SU Bapak Dr.H.Maratua Simanjuntak yang didampingi Wakil Ketua Umum MUI SU Bapak. Dr. H.Arso, Bapak Bendahara Umum MUI SU Bapak Drs.H.Sotar Nasution dan  Bapak Darwis Ritonga dari Sekretariat MUI SU.

         Kegiatan penyerahan Donasi Palestina itu dilaksanakan pada hari Rabu, 23 Juni 2021 pukul 10.00 bertempat di MUI SU.

       “Alhamdulillah Donasi Palestina Tahap 2 ini disambut dengan semangat dan ikhlas dari 34 Donatur dan Jumlah dana terkumpul Rp 50.663.266 (Lima puluh juta  enam ratus enam puluh tiga ribu dua ratus enam puluh enam rupiah).” tutur Laila Rohani setelah penyerahan.

        Donasi diperoleh dari Pengurus MUI SU, Keluarga MUI SU dan beberapa sekolah /Madrasah yang dikordinir oleh Pengurus Komisi MUI SU itu sendiri. Donasi Terbesar untuk tahap kedua  didominasi IBS Al Azhar Asy Syarif yang dikordinir oleh Wakil Ketua Komisi Pendidikan H.Ahmad Hadyan Simajuntak. Lebih separuh dana tahap 2 adalah dari IBS Al Azhar Asy Syarif.

         Lebih lanjut Sekretaris MUI, Nani Ayum menyampaikan bahwa Donasi Palestina Tahap 1 berjumlah Rp 18.100.000 yang sudah ditransfer ke MUi Pusat Jakarta pada bulan lalu. Mengingat masih antusiasnya elemen masyarakat yang ingin mendonasikan melalui MUI Sumut, maka dilanjutkan ke tahap 2. Terima kasih untuk para Donatur atas donasi dan kerja samanya, semoga Allah SWT memberi pahala yang berlipat ganda. Aamiin,

kontributor: NAP

MUI LAKSANAKAN ACARA GERAKAN NASIONAL PENANGGULANGAN COVID-19 DI SUMATERA UTARA

0

muisumut.or.id, Medan Majelis Ulama Indonesia Pusat bekerjasama dengan MUI Sumatera Utara melaksanakan Acara Gerakan Nasional Penanggulangan Covid-19 berbasis Fatwa MUI selama dua hari di Medan. Acara yang dilangsungkan di Ballroom Grand Inna Medan mulai 12-13 Juni 2021 itu dihadiri oleh Pimpinan dan Pengurus MUI Sumatera Utara dari berbagai utusan Ormas Islam diantaranya Al Jam’iyatul Washliyah, NU, Muhammadiyah, al-Ittihadiyah, KAHMI, PERTI, IPHI, dan lainnya.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua MUI Dr. H. Yusnar Yusuf, MS. Dalam sambutan pembukaannya Yusnar Yusuf menyampaikan bahwa Covid-19 adalah tanggungjawab bersama-sama untuk melawannya bagi seluruh masyarakat. Peran MUI bukan hanya sebatas fatwa namun juga menyuarakan fatwa-fatwa MUI kepada masyrakat agar menjaga Kesehatan, imunitas tubuh serta meningkatkan keimanan kepada Allah swt. Covid itu menyakitkan, ujarnya.
Yusnar Yusuf yang pernah terinfeksi dengan virus corona dan menjalani perawatan secara serius di rumah sakit. Walau sekarang sudah dinyatakan sembuh, namun kondisinya belum pulih seperti sedia kala, kondisi tubuh belum normal, imbuhnya.
Yusnar juga menjelaskan pengalamannya selama dirawat di berbagai Rumah Sakit bahwa menguatkan iman kepada Allah, secara khusus Yusnar membaca Alquran semasa menjalani perawatan dan ternyata berpengaruh signifikan terhadap kesembuhannya.

Dalam acara tersebut juga menampilkan Narasumber dari MUI Jakarta seperti KH. Rahman Dahlan dengan materi penyelenggaraan di masa pandemi Covid-19, H Asrori S Karni dengan materi implementasi fatwa Muamalah di media sosial dalam menghadapi pandemi covid-19. Sementara itu. KH Akhyar Nasution yang merupakan narasumber dari MUI Sumatera Utara menyampaikan materi tentang Solusi Ulama terhadap problematika keumatan di Daerah dalam penanganan covid-19. Dalam penyampaianya Akhyar menyebut bahwa fenomena covid-19 ini banyak berdampak termasuk kepada persoalan ekonomi umat. Karena itu MUI SU sebagai central dan payung besar umat Islam khususnya MUI Sumatera Utara harus berperan aktif menyuarakan kepada umat untuk bangkit. Jangan terlalu takut yang berlebihan, ikhtiar tetap dijalankan namun keimanan juga harus dimantapkan. Ujarnya…
Narasumber lain juga disi oleh Prof. Syahrin Harahap dan Dr dr. Delyuzar dari Praktisi Kesehatan yang banyak menangani pasien covid-19 di Sumatera Utara. Diskusi-diskusi yang dipandu moderator-moderator Dr. Arifinsyah, M.Ag, Erni Julianaal-Hasanah Nasution, Ahmad Baidun dan Laila Rohani memunculkan banyak usulan-usulan dan rekomendasi baik untuk pemerintah maupun tenaga Kesehatan.
Di sisi lain, Ketua Umum MUI SU Dr H Maratua Simanjuntak menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada MUI yang telah mempercayakan acara ini untuk dilaksanakan di Sumatera Utara dengan kapitiaan dari Dewan Pimpinan MUI Sumatera Utara. Dalam keterangannya, ketua Panitia Prof. Dr. H. Hasan Bakti Nasution, MA didampingi Sekretaris Irwansyah mengatakan kepada media bahwa Tindaklanjut acara ini di antaranya MUI SU akan berkordinasi dengan gugus tugas percepatan penanganan covid 19 Provinsi Sumatera Utara untuk melaksanakan acara yang sama di Kabupaten Kota se Sumatera Utara. Hasan Bakti juga menambahkan bahwa Acara yang ditutup langsung oleh Sekjen MUI Dr. Amirsyah Tambunan itu ditayangkan melalui TV Streaming MUI Sumatera Utara serta diikuti oleh MUI Kabupaten/Kota secara Virtual.

PENUTUPAN DESA WISATA RAMADHAN, MUI SUMUT GANDENG KNPI BERIKAN SANTUNAN ANAK YATIM

0

muisumut.or.id, Medan Komisi Pembedayan Ekonomi Umat MUI Sumut

Desa Wisata Ramadhan bertempat di Taman Agro Wisata Siba Indah Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang, yang dilaksanankan sebulan penuh hari ini Selasa 12/5/2021 telah ditutup secara resmi. Kegiatan yang pada awal Ramadhan dibuka oleh Gubernur Sumatera Edy Rahmayadi juga pada hari Selasa tanggal 20 April 2021

Dalam kegiatan ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara dan KNPI Sumut memberikan santunan berupa uang kepada anak yatim untuk keperluan membeli baju lebaran.

Ketua dan Sekretaris Panitia memberikan santunan kepada anak yatim

Acara diawali dengan laporan panitia yang menjelaskan sejumlah agenda kegiatan yang fokus untuk kajian, diskusi dan pelatihan yang berkaitan dengan  pemberdayaan ekonomi umat termasuk digital marketing produk UMKM umat dan sosialisasi sejumlah Perda dan kajian Islam dan ekonomi ,

Ketua Panitia Desa Wisata Ramadhan MUI Sumut, Syarifuddin Siba mengatakan, agenda kegiatan sebelumnya fokus untuk kajian, diskusi dan pelatihan pemberdayaan ekonomi umat.

“Termasuk juga pelatihan digital marketing produk UMKM umat, sosialisasi sejumlah perda dan kajian Islam dan ekonomi. Kegiatan Desa Wisata Ramadhan telah melahirkan rekomendasi dan pokok pikiran tentang skema perberdayaan ekonomi umat di Sumatera Utara,” terangnya.

Meski pada tahun pertama Desa Wisata Ramadhan tidaklah maksimal mengingat masih terkendala pandemi Civid. “Saat ini kita tidak bisa memaksimalkan kegiatan karena terkendala pendemi Covid yang mensyaratkan ketatnya protokol kesehatan,” ucapnya.

Ia juga berharap kegiatan Desa Wisata Ramadhan menjadi agenda tahunan MUI Sumut yang insyaAllah akan membawa manfaat besar bagi umat Islam.

Kegiatan ini ditutup dengan pembagian santunan untuk membeli baju baru lebaran kepada anak-anak yatim yang disponsori oleh H. Abdillah dan KNPI Sumut.

Mewakili DPD KNPI Sumut pimpinan Ahmad Khairuddin dengan Plt Ketua Umum DPP Mustahuddin, pemberian santunan diwakili oleh Wakil Ketua KNPI Sumut, Ikwal Pasaribu.

(infokom muisumut)

MUI SUMUT SOSIALISASI HEMAT ENERGI DI MASJID RAYA AL MASHUN

0

muisumut.or.id, Medan Selasa 4 Mei 2021

Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Utara dan BLW Panasonic memberikan apresiasi dan sangat mendukung langkah penghematan yang dilakukan Masjid Raya Al Mashun Medan terutama dalam menggunakan lampu hemat energi berkualitas tinggi.

Sesuai dengan arahan dan petunjuk Ketua Umum MUI prov sumut Bapak H. Maratua Simanjuntak maka SosialisasI ini diwakilkan kepada Ketua Komisi Infokom DP MUI Sumatera Utara Dr. H Akmaluddin Syahputra, M.Hum kepada Datuk Adil Freddy Haberham di halaman Masjid Raya Al Mashun Medan, Selasa (4/5).

Dr. Akmaluddin Syahputra dalam keterangannya menyampaikan program sosialisaai hemat energi ini diharapkan dapat memberikan. mamfaat kepada masjid maupun masyarakat khususnya di masa pandemi.

Menurut Akmal program hemat energi sangat penting untuk disosialisasikan secara aktif sebab di masa pandemi yang sudah berlangsung setahun ini aktivitas masyarakat lebih banyak dilakukan si rumah, sehingga kebutuhan akan lampu yang hemat energi menjadi satu keniscayaan yang tidak dapat disangkal.

Tentunya kita menyambut baik atas program hemat energi yang disponsori PANASONIC ini berharap kepada masyarakat dapat menggunakan lampu hemat energi sehingga akan membudayakan masyarakat untuk lebih hemat di masa sulit sekarang ini.

Sementara Datuk Adil Freddy Haberham mewakili BKM Masjid Raya Al Mashun menyampaikan terima kasih dan apresiasinya atas kepedulian program MUI dan PANASONIC ini. Menurut Datuk HamparanPerak Sepuluh Dua Kuta (XII) dan juga Bendahara Umum DPP MAKAMULIA MULTI-ETNIS ini sosialisasi tersebut diharapkan dapat mengedukasi serta mencerdaskan masyarakat menggunakan lampu hemat energi listrik yang berkwalitas tinggi serta memiliki daya tahan yang lebih baik di masa pandemi Covid-19 yang telah berlangsung relatif lama.

Sementara Direktur BLW Panasonic Sumbagut, Suyato Tarigan menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat menggunakan lampu hemat energi dan berkwalitas tinggi. Suyato juga menyampaikan tujuan utama sosialisasi tersebut adalah agar masyarakat mengunakan perangkat elektro dan elektronika yang baik dan berkwalitas tinggi. Sebab dengan kwalitas terbaik dengan daya tahan lebih lama, sehingga secara langsung ataupun tidak langsung akan menghemat pengeluaran warga terkait penerangan lampu di rumah terlebih disaat Pandemi Covid 19. ungkapnya .

Gunakanlah penerangan yang bermerek Internasional produk dalam negri dalam lingkungan hidup kita, yang hemat energi juga dengan jangka waktu pemakaian relatif lebih lama ketimbang bola lampu yang bermerek lain.
Suyato Daris Tarigan juga menyampaikan bahwa Owner BLW distro PANASONIC Friso Hiro (Japan) sangat respon dengan kegiatan peduli hemat energi listrik dengan Majelis Ulama Indonesia Prov sumatera utara.
(rmd)

Komisi Sosial dan Bencana MUI SU Bekerja sama dengan KOPASUDE (Komunitas Peduli Anak Sungai Deli) Memberikan Bimbingan Penyuluhan.

0

muisumut.or.id, Medan komisi sosial & bencana, Medan, 1Mei 2021

Komisi Sosial dan Bencana MUI SUMUT yang diketuai oleh Dewan Pimpinannya Dra. Hj.Laila Rohani, M.Hum dan Sekretarisnya Dra.Hj.Nani Ayum Panggabean mengadakan kegiatan Penyuluhan dan Pelatihan ke Daerah Aliran Sungai Deli lokasi Rawan Banjir pada Hari Sabtu tanggal 1 Mei 2021 /19 Ramadhan 1442 H di Sanggar KOPASUDE (Komunitas Peduli Anak Sungai Deli) Jalan Badur Medan. Pukul 09.00 sd Selesai.

         Kegiatan Pelatihan tentang Kebencanaan, ini adalahbagaimana upaya penanggulangan bencana dan apa yang dilakukan bila terjadi bencana. Materi ini disampaikan oleh Bapak Rahmat Sembiring, MSc.Ph.D dan Bagaimana Pandangan Islam tentang Bencana disampaikan oleh Bapak Heri Syahputra, STh, MTh.

       Pelatihan ini berjalan dengan seru hangat dan menyenangkan karena ada games yang diberikan kepada anak anak dan siapa yang dapat menjawab dengan benar diberikan hadiah pulpen yang bentuknya cantik dan menarik.

        Para teman teman dari Komisi Sosial dan Bencana MUI SUMUT dan para Pendamping dari KOPASUDE yang terdiri dari Mahasiswa dan pelajar ini diketuai oleh Rizki Agung, semua  sangat antusias membantu Narasumber mempraktikkan bagaima upaya yang dilakukan ketika terjadi Bencana. Kegiatan inipun diiringi dengan nyanyi bersama.

       Alhamdulillah anak anak pinggiran Sungai Deli ini yang tinggal di daerah kumuh, tempat tinggalnya yang sempit, sangat memprihatinkan, mencuci dan mandi dari Air sungai Deli yang keruh tapi mereka tertawa sumringah dan gembira menerima ilmu. Pulangnya selesai acara mereka diberi Takjil dan kurma.

       Buku Tuntunan Sholat, Qur’an, Masker, Handsanitazer, alat tulis yang dibawa Komisi Sosial dan Bencana MUI SUMUT diberikan kepada Pengurus KOPASUDE dan di letak di Sanggar. Lantai dua sanggar yang sederhana itu ada meja baca dan tulis serta ada Perpustakaan mini.

        Demikian kegiatan Komisi Sosial dan Bencana MUI SUMUT yang kompak dengan semboyan Ibadah, Ikhlas dan Berkah, dengan kegiatan “Menjemput Berkah Ramadhan 1442 H.” (Komsosben MUI SU)

KOMISI HLNKI RINTIS PENDIRIAN PUSAT INFORMASI STUDI LUAR NEGERI

0

muisumut.or.id, Medan. komisi luar negeri, Medan, 1/5/2021

Tidak kurang dari 155 orang tercatat mendaftarkan diri untuk mengikuti Webinar Series-1 dengan tema “Kiat Sukses Belajar di Luar Negeri” yang diselenggarakan oleh Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI) Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Utara (MUI-SU) pada hari Sabtu, 1 Mei 2021. Webinar yang diadakan secara hybrid (gabungan daring dan luring) itu dibuka secara resmi oleh Ketua Umum MUI Sumatera Utara Dr. H. Maratua Simanjuntak. Dalam sambutannya, Ketua Umum sangat mengapresiasi upaya Komisi HLNKI untuk terlaksananya Webinar yang menghadirkan Pembicara dari luar negeri dan peserta yang tidak hanya berasal dari Sumatera Utara, tetapi juga dari Aceh, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan, dan Sulawesi.

Pada webinar seri pertama ini hadir pembicara dari Syria yakni Dr. Amiruddin Thamrin, Lc MA (Staf KBRI di Damascus, Syria); dan dari Switzerland Dr. Nur Hasanah mewakili Asosiasi Alumni ETH Zurich. Kedua narasumber banyak menceritakan pengalaman belajar dan hidup di luar negeri serta sangat menginspirasi para peserta yang umumnya masih berusia muda untuk terus bersemangat meraih mimpi untuk bisa melanjutkan pendidikan di luar negeri. Meski sangat disayangkan hubungan jarak jauh dengan Syria sempat mengalami gangguan, namun kekosongan dapat diisi oleh Ibu Dr. Nur Hasanah yang sudah siap dengan paparan presentasi dan informasi beasiswa yang banyak diminati peserta.

Melalui kesempatan webinar ini pula, Komisi HLNKI MUI-SU memperkenalkan wacana pendirian Pusat Informasi Studi Luar Negeri MUI Sumatera Utara yang nantinya akan menjadi sumber informasi sekolah, kuliah, beasiswa serta wadah pembekalan dan bimbingan bagi masyarakat yang ingin menempuh pendidikan di luar negeri. Rencana ini disambut baik oleh semua pihak khususnya para peserta webinar yang selama ini merasa sangat kurang mendapatkan akses informasi dan bimbingan untuk melanjutkan studi di luar negeri, baik ke negara Timur Tengah, Eropa, dan negara-negara lainnya.

Webinar ditutup oleh Sekretaris Umum MUI Sumatera Utara Prof. Dr. H. Asmuni pada pukul 15.40 WIB tepat sebelum azan Ashar berkumandang.

(Kontributor: Yulia Indawardhani, SS, MSP)

Gubsu Edy Rahmayadi : Allahu Akbar -Allahu Akbar, Terus kita Gelorakan. “Umat Islam Adalah Pelaku Ekonomi yang Tangguh.”

0


muisumut.com. Medan,- Pekikan Allahu Akbar,menggema dipenghujung pidato Gubernur Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi, saat membuka Desa Wisata Ramadhan 1442 H MUI Sumutera Utara, di Taman Siba Indah Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang ( Selasa, 20/4) . Ia menyebutkan selagi kita tetap dengan referensi Al Qur’an dan Hadis, kita tidak pernah takut, karena Allah itu Maha besar dari segalanya. “Allahu akbar- Allahu akber ” pekik Edy Rahmayadi,  sembari sambutan gemuruh para undangan.

Pada kesempatan Gubsu sedikit prihatin, saat ini kita lemah dalam  bidang ekonomi, peradaban dan lainnya. Ini tidak lain karena  tidak menjalankan amanah dengan baik. Kedepan hal itu tidak perlu merasa takut karena kita punya pegangan Al Quran dan Hadis” Mari kita terus pegangan amanah “ajaknya.

Pada kesempatan itu, dihadapan undang yang dihadiri Wakil Bupati Deli serdang, pejabat Pemrovsu, Asisten I Drs  Fitriyus SH MSi, Karo Kesra,  Rita Tasik Megawati S.Sos .Msi, Dewan pimpinan MUI SU dan tokoh adat serta  undangan lain, ia menyebutkan sejak masa kolonial Belanda umat Islam adalah penggeak perekonomian di Indonesia, tunjukan  umat lain yang mengerakkan ekonomi Indonesia. kalaupun ada bangsa yang masuk ke Indonesia, penggeraknya tetap umat islam. Untuk itu lewat kegiatan ini UMKN muslim dan umat Islam lebih meningkatkan perannya dalam membangun ekonomi umat.´umat Islam adalah pelaku ekonomi yang tangguh “katanya.

Ia menambahkan tetang potensi pantai timur sebagai daerah wisata yang potensil, ia merupakan program untuk  menjadikan pantai timur sebagai objek wisata yang metropolitan, mulai dari Batu Bara hingga belawan dan lain, Apalagi katanya sekitar 75 persen yang memilih saya jadi gubernur adalah dari pemilih pantai timur. Untuk itu umat islam persiapkan diri untuk pembangunn wisata dipantai timur dalam meningkatkan ekonomi umat. ” Saya akan bangun pantai timur itu ” tegasnya

Pada kesempatan itu ia menjelasakan tugasnya untuk meningkatkan perekonomian di Sumut, yang masih tertinggal denga provinsi lain, seperti Bali. Namun semua ini tidak lain masih berlanjutnya pandemi Untuk itu ia mengajak peningkatan ekonomi itu dilakukan. seperti pelaksanan wisata Ramadhan yang menampilkan produk yang dapat meningkatkan perekonomian.” Saya sangat mendukung kegiatan peningkatan ekonomi ini dan terus memberikan dukungan kegiatan semacam ini yang semata-mata tidak kepentingan bisnis “ajaknya.

Gubernur juga menjelaskan upaya peningkatan pendapatan Pemprovsu  dengan berbagai program di antaranya  mengusulkan pengelolaan bekas sumur Pertamina yang sudah ditinggalkan, karena ini cukup menghasilkan devisa untuk kemaslahatan umat. selain itu ia pengajak para pemangku kesultaan untuk terus meningkatkan ekonomi umat, karena bagi Gubsu tidak ada kepentingan politik “ini hanya untuk kepentingan umat semata  ” katanya. (husni.as )

MUI SUMUT GELAR DESA WISATA RAMADHAN DI HAMPARAN PERAK DELI SERDANG

0

muisumut.or.id, Medan Dalam rangka syiar Ramadhan 1442 H, MUI Sumatera Utara melaksanakan Desa Wisata Ramadhan sebulan penuh, berlokasi di Taman Agrowisata Siba Indah, Hamparan Perak. Kegiatan yang sudah berlangsung ini akan di buka secara Resmi oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi pada Selasa tanggal 20 April 2021/ 8 Ramadhan 1442 H pukul 14.00 WIB demikian disampaikan Syarifuddin Siba kepada infokom MUI Sumut di Kedaiwakaf MUI Sumut, Ahad 18 April 2021.

Syarifuddin Siba yang merupakan ketua komisi ekonomi dan pemberdayaan umat sekaligus Ketua Panitia pelaksana di dampingi Putrama alkhair sebagai Sekretaris Panitia menjelaskan bahwa  “Desa wisata Ramadhan ini diprakarsai oleh Komisi Ekonomi MUI Sumatera Utara, filosofi kegiatan dilaksanakan dalam rangka menyikapi kondisi ekonomi umat  yang sulit, maka keberkahan perlu kita wujudkan, melalui ibadah puasa, tadarus alquran, juga diiringi dengan wisata religius yang sifatnya rileksi. Jadi Desa wisata Ramadhan ini menggabungkan konsep ibadah, ekonomi, dan relaksasi.”

“Yang unik dari Desa Wisata Ramadhan ini adalah program BIBAM “beli baju baru anak yatim”. Untuk orang yang berkemampuan, tidak hanya memberikan uang, tetapi mengajak anak yatim untuk berbelanja di gerai gerai yang tersedia di Desa Wisata Ramadhan, anak yatim tersebut diberikan kebahagian dengan memilih sendiri mau makan apa, dan mau beli baju yang warna apa. Di samping itu hal ini juga menggerakkan ekonomi umat.”  Tutur Syarifuddin

Siba Indah Lokasi Desa Wisata Ramadhan

Putrama alkhair selaku Sekretaris Panitia menjelaskan bahwa kegiatan ini mewajibkan protokoler kesehatan dengan ketat. Panitia menyiapkan tempat tempat cuci tangan disekitar area acara, mengukur suhu tubuh pengunjung, serta mewajibkan pemakaian masker.

Syarifuddin Siba berharap MUI Sumut melalui komisi pemberdayaan ekonomi umat dapat menjadi penggerak ekonomi.

“ini adalah langkah awal, dari sinilah pembelajaran awal bagaimana kita laksanakan dua langkah secara simultan, pertama mengusahakan UMKM naik kelas, dan kedua kita mulai mengkaji simbol ekonomi, ekonomi umat tidak bersimbol, kita butuh gedung yang menjulang,  walaupun belum bisa kita bangun namun kajiannya harus kita mulai dari sekarang, sehingga lahirlah visibility studinya, paling tidak 5 povinsi di Indonesia memiliki “muslim tower” kita berkonsorsium pekiran, langkah langkah dan juga modal sehingga umat Islam dana.”   Jelasnya penuh optimis

Beliau juga menganjurkan adanya revolusi dakwah ekonomi umat, dikalangan ulama dan masyarakat harus sadar terhadap ekonomi umat, menurutnya ekonomi Islam dalam kondisi tertekan, 1 % menguasi 49 % yang 1 % itu adalah non muslim, parahnya lahan 72 % bukan punya umat Islam.

Syiar Ramadhan 1442 Hijriah

Di samping itu dalam rangka syiar Ramadhan MUI juga melaksankan Berbagai kegiatan yakni “ngaji menjelang berbuka” yang dimotori oleh Komisi Dakwah bekerjasama dengan mahasiswa PTKU. Ada juga “ngaji menjelang tarawih” yang dimotori BKM masjid ar Rahmah MUI Sumut juga berkerjasama dengan mahasiswa PTKU. Kedua kegiatan mengaji bersama MUI Sumut ini juga dapat disaksikan melalui TV MUI Sumut.

Selama bulan Ramadhan Komisi fatwa MUI Sumut setiap hari Ahad ada kegiatan “Muzakarah khusus Ramadhan” yang dilaksanakan setiap ahad pukul 09.00 sd 12.00 WIB yang bisa dihadiri langsung maupun melalui channel youtube TV MUI Sumut.  Juga masih ada kegiatan kegiatan lainnya seperti Pengajian Khusus Ramadhan juga melalui TV MUI Sumut yang dilaksanakan Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga. Tema kegiatan ini adalah “Dengan Semangat Ramadhan Kita wujudkan Perempuan Berdaya demi terciptanya Ketahanan Keluarga.”

Berbeda dengan dengan Ramadhan sebelumnya yang biasanya diisi dengan safari ke daerah kab/kota di Sumatera Utara, dikarenakan masih adanya pandemic covid-19 Ramdhan tahun 1441 H dan 1442 H MUI tidak melaksanakannya. Semoga Allah segera mengangakat wabah ini sesegera mungkin, Amiin

infokommuisumut

HARI JADI PROVINSI SUMATERA UTARA 73, MUI SUMUT APRESIASI KEPEMIMPINAN GUBERNUR

0

muisumut.or.id, Medan Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Utara mengikuti Rapat Paripurna Dewan Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Ke-73 Provinsi Sumatera Utara melalui  Zoom Pukul : 09.30 s/d 11.00 Wib. Kamis 15 April 2021 di aula kantor MUI Sumatera Utara Jalan Mejelis Ulama/ Sutomo Ujung.

Rapat paripurna ini digelar dalam rangka hari ulang tahun Provinsi Sumut ke-73. Dalam rapat paripurna ini, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi pada awal pidatonya menceritakan sejarah berdirinya Provinsi Sumut. Dia kemudian menyebutkan nama-nama Gubernur Sumut mulai dari yang pertama hingga saat ini, yang pada sesi akhir memberikan bingkisan kepada mantan Gubernur Sumatera Utara yang hadir pada acara tersebut

Edy kemudian memaparkan keberhasilan Gubernur Sumut sebelum dirinya. Salah satunya adalah di bidang olahraga dengan dibuatnya pertandingan sepakbola  Marah Halim Cup. “Marah Halim, yang dijadikan nama turnamen, juga menjabat Gubernur Sumatera Utara pada 1967-1978,” ucap Edy.

Di samping itu ulama di Sumatera Utara juga begitu diperhitungkan, hal ini terbukti MUI Sumatera Utara mendapat peringkat terbaik seluruh Indonesia ujar Edy Rahmayadi yang selalu menyempatkan hadir di setiap acara MUI Sumut dan mendatangi ulama.

Edy juga memaparkan penanganan pandemi virus Corona atau COVID-19 yang dilakukan oleh Pemprov Sumut. Meskipun pandemi hingga saat ini tak kunjung pergi, sehingga memaksa Kembali Gubernur harus mengeluarkan surat edaran Nomor: 1009/SPT.COVID-19/IV/2021 Tentang Pembatasan Kegiatan Selama Bulan Suci Ramadhan dan hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah/ 2021

Selain itu, Edy memaparkan keberhasilannya selama menjabat Gubernur Sumut. Salah satu yang disampaikan Edy adalah keberhasilan merebut predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) sebanyak enam kali berturut-turut.

“Predikat wajar tanpa pengecualian (WTP), enam kali berturut-turut,” ucapnya.

Edi mengajak pada hari jadi Provinsi Sumatera Utara yang ke 73 ini sebagai momentum dan motivasi untuk terus memberikan dukungan dan pemikiran guna mewujudkan Sumatera Utara yang aman maju dan bermartabat.

Dalam kesempatan itu, Maratua Simanjuntak yang merupakan Ketua Umum MUI Provinsi Sumatera Utara didampingi  Ketua Hub. Luar Negeri K.H. Akhyar Nasution serta Ketua Hukum Dr. Hamid Ritonga, MA setelah menyaksikan acara tersebut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik, tidak hanya kepada segelintir kelompok saja tetapi kepada seluruh rakyat Sumatera Utara. “Banyak sekali hal-hal  yang strategis yang telah Gubernur lakukan untuk umat” ujarnya

Misalnya Gubernur mendukung penuh MUI Sumatera Utara dalam fatwa yang dikeluarkan komisi fatwa MUI Sumatera Utara terutama yang berkaitan dengan tanah wakaf dan masjid juga  pandangan keagamaan terkait ibadah dalam situasi pandemi covid-19,  dan sebagainya.

Beliau juga memiliki komitmen yang tinggi terhadap pembinaan umat yang salah satunya melalui  pembangunan masjid Agung yang saat ini sedang tahap penyelesaian. Sebagaimana diketahui, pembangunan Masjid Agung telah mulai sejak tahun 2017. Dengan pembangunan yang dilakukan, Masjid Agung dapat menampung sekitar 10.000 jamaah, sedangkan saat ini hanya bisa menampung 1.200 jamaah. Selain itu masjid ini nantinya juga akan dilengkapi dengan menara setinggi 199 meter, menjadikan Masjid Agung sebagai salah satu masjid dengan menara tertinggi di Asia sehingga dapat menjadi ikon umat Islam di Sumatera Utara

Bahkan komitemen beliau untuk membangun Islamic Center yang berlokasi di Desa Sena, Batang Kuis, Deli Serdang. Dalam hal ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) membayar uang ganti rugi Rp 31 miliar kepada PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II atas lahan eks HGU seluas 50 hektar.

MUI Sumut disamping menyaksikan Rapat Paripurna melalui zoom meting juga menyiarkan secara langsung rapat peripurna tersebut melalui TV Streming MUI Sumut, agar masyarakat Sumatera Utara memahami kondisi terkini Sumatera Utara dan berdampak terhadap sinegitas antara pemerintah dengan seluruh komponen masyarakat termasuk ulama.

infokommuisumut