Sunday, May 3, 2026
spot_img
Home Blog Page 160

KEGIATAN DI MUI SUMUT MULAI MENGGELIAT PASCA PENGUKUHAN

0

muisumut.or.id, Medan 16 Februari 2020

Usai dikukuhkannya pengurus MUI Sumut masa khidmat 2020-2025 Kamis 9 Februari lalu, segenap Ketua bidang memulai rapat perdananya. Hal itu ditandai dengan digelarnya rapat perdana yang dilakukan Komisi Fatwa MUI Selasa (16/2) di  Ruang rapat Komisi Fatwa. Turut  hadir dalam pembukaan rapat Ketua Umum MUI Sumut Dr H Maratua Simanjuntak MA dan Wakil Ketua Umum Dr H Arso MA.

Ketua MUI Sumut Dr H Maratua Simanjutak mengatakan, “Pedoman sebagai komisi Fatwa MUI Sumut kita berlandaskan Alquran surah Al baqarah 143 sebagai ummatan washatiyah, prinsip inilah yang menjadi landasan dalam berfatawa,” ujarnya.

Maratua menegaskan bahwa MUI sudah melakukan beberapa perubahan seperti yang tertuang dalam buku pedoman dasar, kita berusaha melakukan perubahan diantaranya mengedepankan kedisiplinan dalam menjalankan tugas.

Wakil Ketua MUI Sumut Dr H Arso MA mengatakan, “bahwa dalam menjalankan tugas di Komisi fatwa harus ikhlas dalam beramal, baik dalam kehadiran maupun dalam mencurahkan ilmunya dan meneriman merespon pendapat orang lain, sehingga dapat bekerja sama,” tegasnya.

Komisi Fatwa pada rapat perdananya untuk masa khidmat 2020-2025 bersidang secara marathon mulai pukul 9.30 pagi hingga menjelang ashar hal ini mengingat hampir 2 bulan tidak bersidang sehingga memiliki banyak agenda yang perlu dibahas terutama sidang sertifikat halal  bersama LPPOM, demikian disampaikan Sekretaris Bidang Fatwa, Irwansyah, M.HI selesai rapat.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa muzakarah yang biasanya dilaksanakan setiap ahad ke-empat akan Kembali di gelar, yang semenjak Desember dan Januari tidak dapat dilaksanakan. Tentunya dalam pelaksanaan Muzakarah tersebut tetap mematuhi protokoler Kesehatan seperti sebelum masuk akan dilaksanakan pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan, mewajibkan memakai masker dan membatasi peserta agar dapat menjaga jarak peserta. Untuk itulah komisi fatwa bekerjasama dengan komisi Infokom untuk menyiarkan secara langsung  melalui televisi streaming MUI Sumut  di channel Youtube MUI Sumut Tenda Besar Umat Islam.

Sementara  itu Komisi Informasi dan Komunikasi (INFOKOM). Ketua Bidang INFOKOM Dr Akmaluddin Syahputra M.Hum mengatakan, “Komisi INFOKOM melakukan rapat perdana hari ini, kami telah menyusun beberapa agenda kerja dan berkomitmen menginformasikan setiap yang berkaitan dengan MUI Sumut agar sampai ke masyarakat,” ujarnya di Kedai Wakaf MUI Sumut.

Akmaluddin menambahkan bahwa dalam rapat perdana ini dihadiri oleh Sekretaris Bidang INFOKOM Dr Wirman L Tobing MA, Ketua Komisi INFOKOM Dr Syahrul Nasution MA, kami berharap dapat bekerja sama dalam menyampaikan informasi baik media cetak maupun elektronik. 

(Saddan Yasir)

Pengurus MUI Sumut Resmi Dikukuhkan

0

muisumut.or.id, Medan 12 Februari 2021

Tepat pada tanggal 11 Febuari 2021 di hari Kamis lalu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara Masa Khidmat 2020-2025 di kukuhkan oleh Sekretaris Jenderal MUI Pusat dengan tema “Kita Maksimalkan Peran MUI Sumatera Utara Sebagai Khadimul Ummah Menuju Sumut Bermartabat Dan Indonesai Maju” yang dilaksanakan di kantor MUI Sumut.

Adapun dalam pelantikan tersebut di hadiri oleh Gubernur Sumatera Utara dan wakilnya serta Pimpinan Ormas – Ormas Islam dan pimpinan pondok pesantren di Sumatera Utara. Pengukuhan kali ini sedikit berbeda mengingat masih dalam kondisi pandemi, maka dilakukan secara luring atau tatap muka sebanyak 52 orang pimpinan MUI dan secara daring melalui aplikasi zoom sebanyak 189 orang. Demikian disampaikan Sekretaris Panitia, Prof. Dr. H. Asmuni, MA yang juga dikukuhkan sebagai Sekretaris Umum MUI.

Pengurus dikukuhkan oleh Dr. H. Amirsyah Tambunan, M.A. selaku Sekretaris Jenderal MUI Pusat dalam penyampaiannya “Sumpah yang dibacakan bersama – sama, ber implikasi kuat terhadap kesungguhan dan komitmen untuk mengubah situasi dan kondisi menjadi lebih baik,“ Sampai nya.

Tidak sampai disitu Dr. H. Amirsyah Tambunan, M.A. juga menegaskan kepada para  pengurus MUI Sumut, “MUI harus jadi pelopor keteladanan dalam mengubah situasi dan kondisi yang sangat mengkhawatirkan juga mempunyai peran strategis sebagai garda terdepan untuk menjaga stabilitas kondisi masyarakat Indonesia,“ Tegasnya dalam pengarahan tersebut.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi juga meminta pengawalan terkait situasi hari ini, dari Majelis Ulama Provinsi Sumatera Utara dan Pusat “Kalau tidak Ulama nya yang salah berarti Umara nya yang salah, kesalahan ini harus kita perbaiki kedepan, MUI adalah tameng untuk saya berbuat,“ Ungkap nya.

Saat di wawancarai tentang harapan kedepannya kepada Ketua MUI Sumut terpilih  Dr. H. Maratua Simanjuntak menginginkan “Orang yang sudah menyatakan beragama Islam, apapun paham dan mazhabnya dia berada dibawah tenda pengayoman MUI, dan juga harus  bisa kita luruskan akidah dan ibadahnya,“ Ucap nya dengan tegas dan penuh wibawa.

Kegiatan pengukuhan tersebut ditutup dengan  acara foto bersama pihak  pengurus MUI Pusat dan MUI Sumut dengan Gubernur Sumut dan wakilnya. (Syafiq Nazira)

MUI PUSAT KUKUHKAN MUI PROVINSI SUMATERA UTARA SECARA LURING DAN DARING

0

muisumut.or.id, Medan  Besok Kamis 11 Februari 2020 bertepatan dengan 29 Jumadil Stani 1442 H kepengurusan MUI Provinsi Sumatera Utara masa khidmat 2020-2025 akan dikukuhkan langsung oleh Sekeratris Jenderal MUI Pusat Dr. H. Amirsyah Tambunan, MA, “kegiatan yang dilakukan secara luring dan daring mengingat wabah pandemic covid 19 di Medan masih merah.” hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia Pengukuhan yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum MUI Provinsi Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Asmuni, M.Ag

Pengukuhan yang bertempat di Aula MUI Sumatera Utara jalan Majelis Ulama/ Sutomo Ujung No.3 akan dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi  dan juga dihadiri undangan secara terbatas yakni hanya 100 orang  yang terdiri dari  unsur Dewan Pertimbangan MUI SU (20 orang),  Unsur DP Provinsi Sumatera Utara (Pengurus Harian/32 orang), Ketua dan Sekretaris Komisi (24  orang) Forkopimda Sumatera Utara,  Unsur Pesantren,  Unsur Ormas Islam (24 orang), jumlah keseluruhan 99 orang. Sedangkan Untuk seluruh wakil ketua komisi,  wakil sekretaris komisi,  anggota komisi yang jumlahnya 189 mengikuti acara pengukuhan melalui aplikasi zoom.

“Kegiatan ini diharapkan menerapakan protokol Kesehatan secara ketat, untuk itu kepada seluruh tamu yang akan datang diwajibkan memakai masker, mencuci tangan sebelum masuk, mengukur suhu tubuh, serta menjaga jarak.” Demikian disampaikan Dr. Sugeng Wanto, MA, selaku Sekretaris Panitia

Tema yang diusung dalam pengukuhan yang akan dilangsungkan pada pukul 14.00 WIB adalah “Kita  Maksimalkan Peran MUI Sebagai Khadimul Ummah Menuju Sumut Bermartabat dan Indonesia Maju.”

Berikut Jadwal Acara Pengukuhan

  1. Pembukaan oleh Protokol : Irwansyah, M.HI
  2. Pembacaan al Quran oleh Adenan Tumanggar (mahasiswa UMSU)
  3. Menyanyikan Lagu Indoseia Raya
  4. Laporan Ketua Panitia : Prof. Dr. H. Asmuni, M.Ag
  5. Pengukuhan MUI Sumatera Utara : Dekjen MUI Pusat, Dr. H. Amirsyah Tambunan
  6. Kata Sambutan oleh Ketua Umum MUI Sumatera Utara dan Gubernur Sumatera Utara
  7. Bimbingan dan Arahan dari MUI Pusat
  8. Doa

MUI SU Serahkan 1 Ton Beras Bagi Korban Gempa Sulbar.

0

muisumut.or.id, Medan Ketua Umum MUI SU Dr. H. Maratua Simanjuntak, menyerahkan satu ton beras  untuk korban gempa di Mamuju, Majine,  Sulawesi Barat, melalui Kapal Kemanusian Sulawesi Barat  Aksi Cepat Tanggap ( ACT) Provinsi Sumatera Utara, Selasa ( 9/2) di Kedai Wakaf MUI SU,  diterima oleh Dani Muharram, selaku Partnership ACT Sumut.

Ketua MUI SU  Dr.H.Maratua Simanjuntak, yang didampingi beberapa anggota DP MUI SU, terutama dari Komisi Bidang Sosial dan Bencana, menyebutkan donasi satu ton beras ini dilakukan  dalam waktu  singkat hanya satu hari terkumpul dana dari anggota DP MUI SU atas kerja keras dari Komisi Bidang Sosial dan  Bencana MUI SU, sehingga terkumpul dana untuk membeli 100 karung beras isi 10 kg atau satu ton. Beras dengan merk Kewa MUI Sumut ini dibeli di Kedai Wakaf MUI Sumut yang juga berlokasi dikantor MUI Sumut. Langkah ini  sebagai turut merasakan atas musibah gempa bumi yang dirasakan saudara kita di Sulawesi Barat. “Alhamdulillah dalam waktu singkat dana untuk bantuan itu dapat terkumpul ” ujar Ketua MUI SU.

Ia berharap langkah cepat yang dilakukan Bidang Sosial dan Bencana MUI SU ini merupakan langkah awal kepengurusan MUI SU, masa khitmat 2020 – 2025 dalam kegiatan sosial  dan terus bekerja untuk kemanusian.

Dani Muharam, bersama bersama anggota ACT, lainnya menyebutkan    bantuan yang diberikan  MUI SU, segera mereka akan kirimkan melalui kapal Laut via Pelabuhan Belawan menuju Mamuju Sulbar.  Diperhitungkan bantuan ini sudah segera diberangkatkan pada hari kamis.

Penyerahan bantuan MUI SU itu yang juga dihadiri Sekum MUI SU Prof DR.H. Asmuni MA didampingi Ketua Kominfo MUI SU Dr. H. Akmaluddin Syahputra, dan melihat langsung bantuan beras itu sebelum diberangkatkan ke Belawan .

Pada kesempatan itu Ketua Bidang Sosial dan Bencana, Dra Hj Laila Rohani M.Hum dan Sekretaris Dra Hj. Nany Ayum Panggabean, menyebutkan  pihaknya bersama Kedai Wakaf MUI Sumut, membuka donasi kapal kemanusiaan  gempa Sulbar. Bantuan dapat disalurkan melalui langsung ke Bidang Sosial dan Bencana atau  BRI Syariah A.N/ Akmaluddin Syahputra, no rekning 1033033601. Jika donasi yang masuk melebihi target akan disumbangkan kepada korban bencana di wilayah Sumatera Utara.

Diketahui gempa bumi  yang terjadi di Sulbar terjadi awal tahun 2021 yang memakan korban hancurnya rumah dan fasitas umum serta korban jiwa

Mahasiswa IKOM UIN SU Laksanakan PKL di MUI Sumut

0

muisumut.or.id, Medan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (IKOM) UIN Sumatera Utara laksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di MUI Sumatera Utara terhitung sejak tanggal 25 Januari hingga 25 Februari mendatang. Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa Ikom yang tengah menjalani masa perkuliahan semester lima, Senin (8/2).

Dr. Akmaluddin Syahputra, M.Hum selaku Direktur laboratorium Interperenership Kedaiwakaf MUI Sumut menyebutkan beberapa mahasiswa yang melaksanakan PKL di MUI Sumut, “Mahasiswa  khususnya yang berasal dari UINSU  banyak yang magang atau PKL di MUI Sumut, ada yang dari Fakultas Syariah dan Hukum untuk PKL terkait prosedur penetapan fatwa, ada dari Fakultas Dakwah Komunikasi, Fakulas Saintek, Fakultas Ilmu Sosial dan fakultas lainnya dari berbagai jurusan,” Paparnya.

Ia juga mengatakan bahwa di tahun 2020 MUI mulai berbenah dalam dunia digital, “Ditahun 2020 MUI mulai berbenah dalam dunia digital, saat ini MUI Sumut memiliki laboratorium interpreneurship yang diperuntukkan untuk mahasiswa kader ulama dan mahasiswa lainnya, Laboratorium interpreneurship itu juga sekaligus laboratorium wakaf produktif  yang di beri nama Kedaiwakaf MUI Sumut. Kedaiwakaf MUI Sumut ini memiliki 3 unit usaha yaitu  mini market, coffeshop dan studio broadcasting,” Tambah Direktur KedaiWakaf MUI Sumut itu.

Sebagai salah satu mahasiwa yang melaksanakan PKL di MUI Sumut, Syafiq Nazira mengaku terkejut sekaligus senang, “Saya sangat terkejut sekaligus senang, Karena dapat melaksanakan PKL di salah satu kantor intim di Sumatera Utara, dikarenakan MUI Sumut sebagai payung umat Islam di Sumatera Utara. Praktik Kerja Lapangan sembari memperdalam ilmu agama,” Ungkapnya.

Berbenahnya MUI di tahun 2020 dalam dunia digital juga turut mengundang hal positif, Syafiq mengaku setuju akan hal itu, “Saya sangat setuju akan hal itu, karena di era yang moderenisasi ini masyrakat maupun instansi pemerintah harus segera mengikuti arus digitalisasi. Menandakan MUI Sumut bukan hanya sebagai payung umat muslim, melainkan sekaligus sebagai patron generasi umat muslim khususnya di Sumatera Utara,” Lanjut nya.

0

muisumut.or.id, Medan Visi dan misi MUI Sumut bertujuan untuk Izul Islam wal Muslimin, yaitu meninggikan ajaran Islam dan membela penganut Islam itu sendiri. Demikian disampaikan Ketua MUI Sumut Dr. H Maratua Simanjuntak dalam sambutannya dalam kunjungan audiensi partai Golkar di ruang pertemuan MUI Sumut, Senin (22/2/21).

Maratua menegaskan bahwa MUI Sumut berperan dalam membela jika terjadi diskriminasi terhadap ulama atau penodaan terhadap ajaran agama, di antaranya dengan mengeluarkan fatwa yang terkait dengan hal tersebut.

“Di Indonesia disamping berlakunya hukum Islam juga harus sejalan dengan hukum positif, oleh karena itu kami mengharapkan peran partai politik di lembaga legislatif untuk mendukung berjalannya fatwa-fatwa MUI”, harapnya

Hadir dalam pertemuan Wakil Ketua MUI Sumut Dr. H. Arso M. Ag., Wakil Ketua MUI Sumut Dr. H, Ardiansyah, Lc. MA., Sekretaris Umum Prof. Dr. H. Asmuni, MA, dan beserta dengan jajaran lainnya

Disamping itu Ketua Umum partai Golkar sekaligus Wakil Gubernur Sumut H Musa Rajekshah mengatakan, “kami berterimakasih dapat beraudiensi untuk pertama kalinya yang dilakukan oleh partai Golkar, semoga pertemuan ini menjadi barokah dengan mengharapkan doa para ulama sekalian”, ujarnya.

Rajekshah menegaskan bahwa kami di partai Golkar berupaya untuk tidak hanya mengedepankan kepentingan politik tetapi memperjuangkan tujuan negara dan gerakan rakyat. Seperti halnya  MUI yang  lebih mengedepankan kemaslahatan umat  maka kami akan berjuang mengedepankan kemaslahatan umat juga.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Ilhamsyah Sekertaris Golkar Sumut , Ichwan Habib Nasution Bendahara Golkar Sumut dan beserta pengurus lainnya.

(Saddan Yasir)

MUI PUSAT TERBITKAN SK DP MUI SUMATERA UTARA

0

muisumut.or.id, Medan Setelah terlambat beberapa hari hasil MUSDA IX Majelis Ulama Sumatera Utara telah disahkan oleh DP MUI Pusat pada tanggal 14 Jumadil Akhir 1442/ 27 Januari 2020 dengan keputusan Nomor Kep-165/DP-MUI/I/2021. Sebagaimana dimaklumi bahwa MUI Sumatera Utara telah menyelenggarakan Musyawarah Daerah IX pada 3-5 Jumadil Awal 1442 H/ 18-20 Desember 2020 bertempat di hotel Santika Dyandra Medan.

Keputusan Musda IX MUI Sumut memilih dan membentuk tim formatur secara musyawarah yang terdiri dari 13 orang dari perwakilan perwakilan, dan secara aklamasi terpilihlah Dewan Pertimbangan dan Dewan pimpinan harian yang dipimpin oleh Dr. H. Maratua Simanjuntak sebagai Ketua Umum terpilih dan Dr. Asren Nasution sebagai Sekretaris Umum terpilih.

Namun  penerbitan SK dari MUI Pusat tertunda disebabkan adanya aturan yang melarang pimpinan yang duduk di jabatan Ketua Umum, Sekretaris Umum, dan Bendahara Umum merangkap jabatan baik di eksekutif, maupun di kepengurusan MUI lainnya. Untuk itu terjadi perubahan yang sebelumnya Dr. Asren Nasution sebagai Sekretaris Umum diganti dengan Prof. Dr. H. Asmuni, MA sementara Dr. Asren menempati posisi Wakil Ketua Umum.

Ketua Umum MUI Sumatera Utara menyerahkan SK Dewan Pimpinan MUI Sumatera Utara

Berikut susunan pengurus DP MUI Provinsi Sumatera Utara

DP MUI Sumsel Kunjungi MUI Sumut, Pelajari PTKU

0

muisumut.or.id, Medan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, dipimpin Dr Mahmudin, selaku sekretaris beserta Nukholis dari Komisi Fatwa dan A Sukirman, bendahara MUI Sumsel, mengunjungi MUI Sumatera Utara, Rabu (23/12). Kehadiran mereka disambut DP MUI SU, Prof Dr H.Abdullah Syah, MA., Dr.H.Maratua Simanjuntak, Dr.H.Ardiansyah MA, dan Irwansyah MHI serta Dr. H. Amar Adli, LC, MA dari Komisi Fatwa MUI-SU dan dilakukan pertemuan di ruang pertemuan MUI SU. Menurut Dr Mahmudin, kehadiran mereka ke MUI-SU, selain kunjungan silatrurrahim, secara khusus untuk melihat lebih dekat tentang keberadaan MUI-SU yang selama ini cukup ternama sebagai MUI terbaik di Indonesia. Khususnya tentang keberadaan Pendidikan Kader Ulama (PTKU) sebagai upaya dalam membentuk dan pengkaderan ulama masa depan. ” kami ingin belajar tentang PTKU MUI-SU ‘tuturnya.

kunjugan ke asrama dan tempat belajar PTKU MUI Sumut

            Dr.H.Ardiansyah MA, selaku Direktur  Pendidikan Tinggi Kader Ulama (PTKU) MUI-SU, menjelaskan tentang keberadaan perkembangan PTKU MUI SU, yang kian hari terus berkembang dalam membentuk dan melahirkan ulama dimasa mendatang, Terkait dengan MUI-SU meningkatkan PKU menjadi PTKU tidak  lain agar kwalitas mereka lebih ditingkatkan, sehingga lebih kwalitas ilmu yang dserap selama ini lebih memadai.” jika selama dalam PKU hanya sebatas pelatihan, namun lewat  PTKU para santri di didik  selama tiga tahun ” katanya.

Dengan demikian lanjut Ardiansyah, para santri yang diterjunkan ke desa punya ilmu dan wawasannya lebih memadai.

            Dijelaskan pula keberadaan mahasiswa PTKU selama tiga tahun masa pendidikan ditanggung MUI-SU, dengan cuma-cuma baik asarama dan sarana pendidikan. Selain itu para mahasiswa diberi kesempatan untuk di daftarkan pada salah satu pendidikan tinggi, sehingga memberikan kesempatan bagi mahaiswa nantinya untuk melanjutkan pendidikan ketingkat tinggi pendidikan Islam setelah menyelesaikanPTKU .”Saat ini sebahagian besar alumni PTKU MUI SU sudah meraih gelar S-1 hingga S-3 dari berbagai perguruan tinggi di Sumut ” ungkapnya.

Studio Kewa Broadcast salah satu laboratorium mahasiswa PTKU

Pada kesempatan itu Dr. H. Maratua Simanjutak selaku Ketua MUI SU baru terpilih untuk 2020 – 2025, memberikan penjelasan tentang keberadaan MUI SU. Juga, hal yang sama mantan Ketua Umum MUI-SU Prof Dr.H.Abdullah Syah MA juga menjelaskan tentang perkembangan MUI-SU kepada tamu dari daerah ” wong kito “itu. Usai pertemuan melakukan peninjauan keruang perkuliahan dan asrama PTKU serta laboratorium intrepreneurship wakaf produktif bagi mahasiswa PTKU dalam menambah berbagai kegiatan dalam menambah wawasan dan kelimuam mahasiswa. Laboratorium yang dimulai pada tahun 2018 kini telah memiliki 3 unit usaha, yaitu minimarket, coffeeshop, dan studio boradcast yang saat ini lebih dikenal dengan nama KedaiWakaf MUI Sumut (husni.as)   

MUI Sumut Kunjungi Korban Kebakaran di Kab. Nias

0

muisumut.or.id, Medan

Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Utara dalam kunjungannya di Kab. Nias dalam rangka MUSDA Kab. Nias, Jumat 4 Nopember 2020 menyempatkan untuk mengunjungi korban kebakaran di Desa Tetehosi Kecamatan Idanogawo Kabupaten Nias.

Ketua Komisi Sosial MUI Sumatera Utara, Dr. H. Abdul Hamid Ritonga, MA menyampaikan bingikisan

Sebagaimana diketahui bahwa pada Selasa yang lalu Selasa 24 Nopember 2020 sekitar pukul 11.15 terjadi kebakaran yang menghabiskan 14 rumah meliputi 20 Kepala Keluarga dengan 77 jiwa. Bingkisan diserahkan langsung oleh Ketua Komisi Sosial MUI Sumatera Utara, Dr. H. Abdul Hamid Ritonga, MA didampingi Wakil Ketua Umum, Dr. H. Arso, M.Ag dan Sekretaris, Dr. H. Akmaluddin Syahputra, M.Hum

Dr. H. Arso, SH, M.Ag yang juga wakil ketua Umum MUI Sumut menyampaikan rasa prihatin, terhadap keluarga korban bencana. “Ini adalah wujud keprihatinan, turut merasa duka yang dalam dari kami, kadang kadang kita kehilangan harta, nyawa. Bapak-bapak, ibu, mungkin ada yang tdak bisa diselamatkan, maka ikhlaskan saja insya Allah akan diganti.” Tuturnya ketika menyerahkan  20 paket sembako  sesuai dengan jumlah kepala keluarga  yang terkena musibah tanpa memandang agama, karena kita bersaudara.

Ketua Komisi Sosial, Dr. Abdul Hamid Ritonga, MA, menyampaikan “Santunan ini merupakan wujud kepedulian kita, dan ini tidak direncakan ketika akan datang ke Nias, kami ke Nias dalam rangka MUSDA MUI Kota Gunung Sitoli dan MUI Kab. Nias, namun mendengar ada 77 jiwa yang kehilangan tempat tinggal dan sumber pencaharian, maka kami berusaha semaksimal mungkin untuk berbagi dan turut merasa penderitaan kehilangan”

Berdoa bersama, untuk diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan

Kepala Desa Tetehosi Kec. Idanogawo Kab Nias  Juniyarman El nduru, SE yang menerima MUI Sumatera Utara di Posko Kebakaran dalam kesempatan tersebut menyampaikan selamat terhadap MUSDA MUI Kab. Nias serta menyampaikan harapannya “semoga kehadiran MUI dapat menjadikan kami menjadi lebih kuat menerima kenyataan, meskipun ala kadarnya, kami pemerintahan Desa mengucapkan syukur dan terimakasih. Semoga menjadi berkat baru saudara saudara yang mengalami musibah” tuturnya

Setelah mengunjungi Posko kebakaran, MUI Sumatera Utara mendatangi korban kebakaran dari umat Islam yang berjumlah 8 Kepala Keluarga, yang diantaranya ada anak anak yatim piatu untuk memberikan dukungan moril dan materil.