Sunday, July 26, 2026
spot_img
Home Blog Page 115

27 Pendaftar Berkompetisi dari Berbagai Universitas Untuk Berkarir di P2WP MUI Sumut

0

muisumut.or.id-Medan, Pusat Pengembangan Wakaf Produktif (             P2WP) Majelis Ulama Indonesia Sumatera Utara membuka peluang bagi para calon tenaga keuangan dengan membuka lowongan kerja. Open Recruitment yang belum lama ini digelar berhasil menarik perhatian sebanyak 27 pendaftar dari berbagai perguruan tinggi.

Para pelamar yang berasal dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Universitas Sumatera Utara, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, dan Politeknik Negeri Medan antusias mengikuti kesempatan berkarier di bagian keuangan P2WP MUI Sumatera Utara.

Proses seleksi dilaksanakan pada Sabtu, 5 Agustus, dimulai dengan tahap tes tertulis yang dihadapi oleh seluruh pelamar. Penguji pertama yang memberikan tantangan dalam tes tertulis ini adalah Dr. Saparuddin Siregar, SE., Ak, SAS, M. Ag., MA., yang menjabat sebagai Bendahara MUI. Tes ini dilaksanakan di ruangan Fatwa MUI Sumatera Utara.

Setelah menghadapi tes tertulis, pelamar yang berhasil lolos menghadapi tahap wawancara. Dr. Akmaluddin Syahputra M. Hum, selaku Direktur Pusat Pengembangan Wakaf Produktif (P2WP), menjadi penguji dalam sesi wawancara yang diadakan di Studio P2WP.

Proses ujian dan wawancara dilaksanakan mulai pukul 09.00 hingga 15.45 WIB. Para peserta menunjukkan dedikasi dan semangat tinggi dalam menghadapi setiap tahapan seleksi yang dihadirkan oleh MUI Sumatera Utara.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme dan partisipasi yang ditunjukkan oleh para calon tenaga keuangan dalam kegiatan Open Recruitment ini. Semoga proses seleksi berjalan lancar, dan kami berharap dapat merekrut individu yang berkualitas untuk mengisi posisi di bagian keuangan MUI Sumatera Utara,” ujar Dr. Akmaluddin Syahputra M. Hum.

Dr. Akmaluddin juga mengucapkan selamat kepada pelamar yang telah berhasil terpilih dan akan bergabung di posisi bagian keuangan Pusat Pengembangan Wakaf Produktif (P2WP). Selain itu, beliau juga menyampaikan pesan kepada calon-calon yang tidak terpilih bahwa P2WP tetap memberikan dukungan dan kesempatan bagi mereka yang memiliki minat di bidang entrepreneur.

Dalam upaya mewujudkan visi P2WP, yaitu mensejahterakan umat Islam melalui wakaf produktif, dan misinya yang meliputi mengembangkan ekonomi umat berbasis wakaf produktif serta memberikan pelayanan publik yang mudah diakses secara gratis, P2WP akan berupaya untuk memfasilitasi para calon yang memiliki semangat dan antusiasme dalam berkontribusi.

“Kami tetap ingin berkolaborasi dengan individu-individu yang memiliki minat di bidang entrepreneur, dan kami akan berusaha untuk memfasilitasi upaya-upaya mereka demi tercapainya visi dan misi P2WP,” kata Dr. Akmaluddin.

Pusat Pengembangan Wakaf Produktif MUI Sumatera Utara berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan keuangan demi mendukung program wakaf produktif yang lebih luas dan berdampak positif bagi masyarakat Sumatera Utara. Semoga proses rekrutmen ini menghasilkan tenaga keuangan terbaik yang akan turut berkontribusi dalam mewujudkan visi dan misi P2WP MUI Sumatera Utara ke depan. (Yogo Tobing)

MUI Pematang Siantar Sosialisasikan Dispensasi Nikah dalam Upaya Mewujudkan Keluarga Harmonis

0

muisumut.or.id-Pematang Siantar, Dewan Pimpinan (DP) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematang Siantar melaksanakan Sosialisasi Dispensasi Nikah (UU Nomor 16 Tahun 2019) yang diselenggarakan oleh Komisi Hukum, HAM, dan Perundang-undangan di Aula Gedung MUI Kota Pematang Siantar, Sabtu 5 Agustus 2023. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan serta mensosialisasikan regulasi dispensasi nikah kepada masyarakat agar tercipta keluarga yang harmonis, sehat, dan berkualitas.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Zulfi Hariri, disusul dengan doa yang dibawakan oleh Drs. H. Nasril Jambak. Ketua panitia acara, Aris SH MH, dalam laporan kegiatannya mengucapkan terima kasih kepada narasumber dan undangan yang hadir.

Aris berharap agar peserta kegiatan, yang berjumlah sekitar 80 orang dari berbagai latar belakang, seperti anggota Ormas (Muhammadiyah, NU, dan Alwashliyah), pemuda, penyuluh, guru, dan organisasi mahasiswa Islam, dapat memahami dengan baik materi yang disajikan oleh para narasumber tentang dispensasi menikah di bawah umur, serta dapat mensosialisasikannya kembali ke lingkungan kerja dan lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Sekretaris MUI, H. A. Riduansyah Putra, menyampaikan bahwa peserta hadir sebagai duta sosialisasi dan diharapkan mampu menyampaikan kembali ilmu yang didapat kepada lingkungan masing-masing dengan tepat.

Acara sosialisasi ini menyajikan tiga pemateri. Materi pertama disampaikan oleh Ketua Umum MUI Kota Pematang Siantar, H. M. Ali Lubis, yang memaparkan tentang pernikahan ditinjau dari aspek syariat dan perspektif Islam. Ali Lubis menjelaskan bahwa pernikahan adalah ibadah seumur hidup yang bertujuan untuk sakinah, mawaddah, dan warahmah, serta memiliki beberapa macam hukum, antara lain wajib, sunnah, dan haram. Contoh pernikahan yang dianggap haram adalah jika seorang pria yang sudah memiliki empat istri kemudian menikah lagi untuk yang kelima kalinya.

Narasumber kedua, Sri Hartati SHI MH, Ketua Pengadilan Agama Kota Pematang Siantar, menjelaskan tentang Dispensasi Kawin di Pengadilan. Ia menguraikan perubahan usia menikah berdasarkan UU No 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan UU No 16 Tahun 2019. Menurut UU No 16 Tahun 2019, usia minimal untuk menikah adalah 19 tahun baik untuk perempuan maupun laki-laki. Namun, pernikahan di bawah umur dapat dilakukan dengan mengajukan dispensasi kawin ke pengadilan oleh orangtua pihak pria atau wanita dengan menyertakan bukti-bukti pendukung yang cukup.

Narasumber terakhir, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Pematang Siantar, Drs. HM Hasbi MH, memaparkan materi mengenai Permasalahan Pernikahan di Bawah Umur, Pencegahan, Perspektif, Pelanggaran, dan Sanksi. Hasbi menjelaskan bahwa pernikahan menurut agama Islam adalah ikatan lahir dan batin antara seorang pria dan wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Dia juga menyampaikan persyaratan administratif nikah, pendaftaran nikah, penolakan pernikahan, serta upaya pencegahan pelanggaran pernikahan di bawah umur.

Dengan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami regulasi dispensasi nikah dan pentingnya menjaga pernikahan yang sah dan sesuai dengan syariat Islam. Dengan terwujudnya keluarga yang harmonis, diharapkan akan tercipta generasi muda yang berkualitas dan berakhlak mulia. (Yogo Tobing)

Ceramah Inspiratif Dr. Dhiauddin Tanjung, MA: Menjadi Orang Baik untuk Hidup Berkualitas

0

Hari ini, Jumat, 4 Agustus 2023, Masjid Ar Rahmah yang terletak di perkantoran MUI Sumatera Utara menyajikan ceramah yang menginspirasi bagi para jamaah yang hadir. Acara salat Jumat kali ini diberkahi dengan kehadiran pengkhutbah yang tak lain adalah Dr. Dhiauddin Tanjung, MA.

Dalam ceramahnya, Dr. Dhiauddin Tanjung, MA menyampaikan pesan-pesan berharga yang mengajak para hadirin untuk senantiasa menjadi orang baik dan berbuat baik dalam kehidupan sehari-hari. Tidak peduli siapa pun kita, status apa pun yang kita miliki, dan berapapun usia yang kita tempuh, keinginan untuk hidup dengan baik tentu selalu ada dalam diri kita.

Dr. Dhiauddin Tanjung, MA menyampaikan kutipan dari Firman Allah yang menyatakan bahwa jika kita berbuat baik, maka kebaikan juga akan kembali kepada kita, karena Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. Pesan ini menjadi penguatan bagi setiap individu untuk menjadikan dirinya sebagai hamba Allah yang baik dan patut mendapatkan perhatian-Nya.

Tidak hanya itu, dalam ceramahnya, beliau juga mengingatkan kita agar tidak menjatuhkan diri ke dalam kebinasaan. Di akhir, beliau menyampaikan firman Surat Al-A’raf ayat 56. Allah mengajarkan kepada kita untuk senantiasa menjaga bumi yang telah Dia ciptakan dengan baik. Berdoa dengan rasa takut dan penuh harap merupakan bentuk penghormatan atas kebaikan Allah, dan rahmat-Nya akan dekat kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.

Ceramah ini menjadi momen berharga bagi para jamaah, di mana mereka diberi motivasi dan pengajaran untuk menjadi pribadi yang baik dan selalu berusaha berbuat kebaikan dalam segala aspek kehidupan. Semoga pesan-pesan inspiratif dari Dr. Dhiauddin Tanjung, MA ini dapat menginspirasi kita semua dalam menggapai kebaikan dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. (Yogo Tobing)

Sinergi MUI dan PLN UP3 Pematang Siantar untuk Perkuat Hubungan dengan Masyarakat dan Umat Islam

0

muisumut.or.id-Pematang Siantar, Ketua Umum MUI Pematang Siantar, Drs. H. Muhammad Ali Lubis, menyambut baik kunjungan silaturahmi Manager PLN UP3 Pematang Siantar, Hasudungan Siahaan, beserta timnya ke sekretariat MUI Pematang Siantar di Jalan Kartini pada Kamis (3/8/2023). Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara MUI dan PLN serta unsur pengurus DP-MUI Kota Pematang Siantar, H. Ahmad Ridwansyah Putra (Sekretaris), dan Zulkifli Lubis, ST (Bendahara), turut menyambut kedatangan tersebut.

Hasudungan Siahaan hadir bersama beberapa asisten manager PLN UP3 Siantar, yaitu Asman Perencanaan, Hasrizal, Asman Niaga dan Pelayanan Pelanggan, Heryanto Siburian, Asman TEL, Posma Sihombing, dan Asman Jaringan dan Konstruksi, Herman Siahaan. Juga turut hadir Ketua Badan Pengurus Kerohanian Islam UP3 Siantar, Legirin, dan Ketua Serikat Pekerja UP3 Siantar, Suhairi. Kunjungan ini telah lama diharapkan oleh Manager UP3 PT PLN (Persero) sejak menjabat sebagai Manager UP3 Siantar beberapa bulan yang lalu.

Ketua MUI dan unsur pengurus menyambut baik kunjungan silaturahmi ini, karena memiliki fokus utama untuk mempererat hubungan antara MUI dan PLN serta saling mendukung dalam berbagai hal. Hasudungan Siahaan dalam kesempatan tersebut meminta dukungan para ulama agar ikut serta mendukung penyebaran informasi tentang kelistrikan kepada umat Islam melalui dakwah dan ceramah.

Hasudungan menekankan pentingnya peran ulama dalam pengembangan kelistrikan, di mana pesan dan dakwah para ulama dapat mengedukasi masyarakat tentang manfaat kelistrikan untuk kepentingan umat. Ia menyatakan, “Dakwah dan listrik memiliki tujuan yang hampir mirip yakni memberikan penerangan. PLN juga tidak dapat bekerja sendiri karena sangat diperlukan dukungan semua pihak, termasuk para ulama. Sinergi dan kerja sama antara PLN dengan para ulama diharapkan dapat mendukung pengembangan kelistrikan.”

Ketua MUI Kota Pematang Siantar, Ali Lubis, beserta pengurus tampak senang menyambut kedatangan Hasudungan bersama tim PLN UP3 Siantar. MUI juga berkomitmen untuk mendukung pembangunan kelistrikan di wilayah kerja PLN UP3, khususnya di Pematang Siantar. “MUI akan siap mendukung pembangunan kelistrikan,” ungkap Ali Lubis. (Yogo Tobing)

Rangkul Sinergi Lembaga Keagamaan: MUI dan BAZNAS Sumatera Utara Wujudkan Nota Kesepahaman Bersama

0

muisumut.or.id- Berastagi, Pada hari kedua acara MUKERDA III MUI Sumatera Utara yang berlangsung di Berastagi Cottage pada 30 Juli 2023, terjadi kesepakatan penuh antara Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumatera Utara. Nota Kesepahaman yang mengikat kedua belah pihak pun resmi ditandatangani. Ketua Umum MUI Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Maratua Simanjuntak, dan Prof. Dr. H. Moh. Hatta, Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Sumatera Utara menjadi para pihak yang menandatanganinya berdasarkan Surat Keputusan masing-masing.

Nota Kesepahaman ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan kelembagaan antara MUI Provinsi Sumatera Utara dan BAZNAS Provinsi Sumatera Utara dalam melaksanakan kegiatan penguatan pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya. Tujuan ini diharapkan dapat tercapai melalui kegiatan pengumpulan, pendistribusian, dan sosialisasi di lingkungan kedua lembaga tersebut.

Ruang lingkup Nota Kesepahaman ini mencakup beberapa hal, di antaranya:

a. Bidang Pengumpulan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya dari masyarakat umum, instansi pemerintah, dan swasta.

b. Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya.

c. Bidang Sosialisasi dan Dakwah kepada Masyarakat.

d. Bidang lainnya yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Pelaksanaan Nota Kesepahaman ini akan diatur lebih lanjut dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama yang mengatur rincian kerja sama, mekanisme kerja sama, hak, dan kewajiban kedua belah pihak, serta hal-hal lain yang dianggap perlu. Selain itu, kedua belah pihak akan menunjuk unit/organisasi pelaksana perjanjian Kerja Sama sesuai ketentuan yang ditetapkan.

Terkait dengan pembiayaan, segala biaya untuk pelaksanaan kegiatan akan disusun sesuai dengan program kerja yang telah disepakati bersama, yang akan ditentukan berdasarkan anggaran dan kemampuan kedua belah pihak.

Untuk kepentingan korespondensi dan komunikasi, setiap dan seluruh pemberitahuan, surat-menyurat, dan korespondensi lainnya terkait dengan ketentuan-ketentuan dalam perjanjian wajib diberitahukan secara tertulis melalui jasa kurir atau pos, dan melalui media digital dengan tanda terima yang jelas di alamat masing-masing pihak.

Nota Kesepahaman ini akan berlaku selama 3 (tiga) tahun terhitung sejak tanggal ditandatangani oleh kedua belah pihak. Apabila salah satu pihak berniat untuk mengakhiri Nota Kesepahaman ini, maka pihak tersebut harus memberitahukannya secara tertulis kepada pihak lainnya, paling lambat 30 (tiga puluh) hari kalender sebelum jangka waktu Nota Kesepahaman ini berakhir.

Para pihak sepakat untuk melakukan evaluasi secara berkala sekurang-kurangnya satu kali dalam setahun. Hasil evaluasi akan digunakan sebagai masukan dan bahan pertimbangan dalam Perjanjian Kerja Sama selanjutnya.

Apabila terjadi perbedaan atau kesalahpahaman dalam pelaksanaan Nota Kesepahaman ini, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikannya secara musyawarah dan mufakat. Nota Kesepahaman ini dilaksanakan secara kelembagaan dengan menghormati dan mengindahkan peraturan dan ketentuan yang berlaku di lembaga masing-masing. Nota Kesepahaman ini dibuat dan ditandatangani dalam rangkap 2 (dua) asli, masing-masing dibubuhi materai cukup dan berkekuatan hukum yang sama setelah ditandatangani oleh para pihak. (Yogo Tobing)

MUI Serdang Bedagai Gelar Dialog Interaktif Politik Perspektif Islam dan Kriteria Pemimpin Islam

0

muisumut.or.id-Serdang Bedagai, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Serdang Bedagai, melalui Bidang/Komisi Pemuda dan Kaderisasi, telah sukses menyelenggarakan Dialog Interaktif Politik Perspektif Islam dan Kriteria Pemimpin Islam. Acara ini berlangsung di SMAN I Tebing Syahbandar pada hari Ahad (30 Juli 2023) dan dihadiri oleh sekitar 100 peserta dari berbagai kalangan.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Bupati Sergai H. Darma Wijaya, Waketum MUI Sergai, Kiyai Sunarto, S.Pdi, Bendahara MUI Sergai H. Abdul Malik, Camat Tebing Syahbandar, perwakilan dari Polsek, Kormil, MUI 5 kecamatan, SipisPis, Dolok Merawan, Bandar Khalifah, Tebing Tinggi, Tebing Syahbandar, serta perwakilan dari Pemuda Muhammadiyah, NA, IPM, GP Anshor, IPA, Pemuda Muslimim Sergai, Permais Sergai dan beberapa tokoh masyarakat Serdang Bedagai.

Bupati Sergai, H. Darma Wijaya, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan MUI Sergai dan berharap acara semacam ini dapat rutin diadakan di setiap kecamatan. Ia juga mengakui pentingnya mendalami perspektif politik dalam Islam untuk mencari pemimpin yang berkualitas dan mampu mensejahterakan masyarakat.

Dalam dialog interaktif ini, hadir sebagai narasumber DR Faisal Riza, MA, yang menyampaikan makalah tentang Politik Islam, Sekularisme, dan Politik Islam Substansif. Sementara itu, Mukhlis MA menyampaikan materi tentang kriteria Pemimpin Islam, termasuk di dalamnya berpegang teguh kepada ajaran Agama Alloh SWT, bertanggung jawab, jujur, bersikap adil, tidak mencari jabatan, serta senantiasa mempermudah urusan orang lain dan menolak segala bentuk rasisme.

Salah satu peserta dalam acara itu mengajukan pertanyaan terkait boleh tidaknya membahas politik di masjid. DR Faisal Riza, MA, dengan tegas menjawab bahwa memang diizinkan untuk membicarakan politik di masjid, namun dengan catatan tidak digunakan untuk kampanye politik.

Acara dialog interaktif ini berlangsung dengan sukses, memberikan wawasan baru bagi peserta tentang perspektif politik dalam Islam dan kriteria pemimpin yang diharapkan oleh masyarakat. Semoga kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut untuk meningkatkan pemahaman politik berbasis nilai-nilai keislaman di masyarakat Serdang Bedagai. (Yogo Tobing)

Tausyiah Ustadz Dr. Arso di Masjid Baiturrahim Pasca Salat Subuh Berjamaah

0

muisumut.or.id-Berastagi, Hari Senin pagi 31 Juli 2023, peserta Mukerda III MUI Sumatera Utara memadati Masjid Baiturrahim Desa Gongsol, Kabupaten Karo untuk melaksanakan salat subuh berjamaah. Acara tersebut berlangsung dengan khidmat, dan setelah menunaikan ibadah salat, Ustadz Dr. Arso, selaku Wakil Ketua MUI Sumut, memberikan ceramah singkat yang penuh makna.

Dalam ceramahnya, Ustadz Dr. Arso menyampaikan pesan penting terkait tahun baru Islam 1145 H. Beliau menekankan bahwa dengan bertambahnya tahun, jatah umur kita semakin berkurang. Kemudian, Ustadz Arso menyampaikan dua fenomena yang terjadi pada saat ini. Pertama, ada golongan yang berusaha untuk mengharap ridha dan rahmat Allah, dan kedua, ada golongan yang terjerumus pada perbuatan yang dapat menyebabkan murka Allah.

Dalam hadis qudsi, Ustadz Dr. Arso menjelaskan beberapa cara untuk mendapatkan pertolongan dari murka Allah, antara lain:Memakmurkan masjid,Menghidupkan majelis ilmu dan memuliakan Al-Qur’an,Membangun generasi yang kuat dalam ibadah dan akidah

.Selain itu, dalam hadis lain, Ustadz Dr. Arso menyebutkan bahwa azab suatu negeri dapat ditangguhkan jika di daerah tersebut terdapat orang-orang yang memakmurkan masjid, saling berkasih sayang karena Allah, dan bangun menjelang sahur untuk beristighfar.Ustadz Dr. Arso juga membahas tentang godaan dan tipu daya iblis yang bertujuan untuk menggoda manusia agar terperangkap dalam dosa dan maksiat.

Namun, beliau menekankan bahwa cara untuk menghadapi iblis adalah dengan mengucapkan kalimat “Lailahaillallah” (tiada Tuhan selain Allah) dan beristighfar (memohon ampunan Allah).Dalam penutup ceramahnya, Ustadz Dr. Arso berdoa agar kehidupan kita senantiasa dibentengi dengan istighfar, sehingga kita dapat terhindar dari godaan setan dan mampu menjalani kehidupan dengan penuh keberkahan dan rahmat Allah SWT. Semoga ceramah singkat ini dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi seluruh jamaah yang hadir. (Aidil Harbi Ritonga)

Prof. Hasan Bakti Apresiasi Tim Infokom atas Kontribusi dalam Publikasi dan Dokumentasi Mukerda III MUI Sumut

0

muisumut.or.id-Berastagi, Kinerja Tim Infokom dalam kegiatan Mukerda III MUI Sumut, menerima pengakuan dan apresiasi dari Prof. Dr. Hasan Bakti Nasution, MA, selaku Ketua Panitia MUKERDA III. Beliau menyampaikan apresiasi tersebut di sela sambutannya pada acara penutupan. “Tim Infokom MUI Sumut telah cermat memfasilitasi publikasi dan dokumentasi selama berlangsungnya acara tersebut,” ungkapnya.

Prof. Hasan Bakti juga menegaskan bahwa kinerja Tim Infokom MUI Sumut, telah mencapai tingkat keunggulan yang maksimal. “Upaya yang dilakukan dalam mendokumentasikan seluruh rangkaian acara dan menyajikannya dengan baik di kanal YouTube MUI Sumut pada pembukaan hingga penutupan Mukerda III sangatlah terpuji,” ungkapnya.

Selain itu, dengan dedikasi yang tinggi, tim infokom juga telah mempublikasikan berita-berita aktual seputar Mukerda III setiap harinya. Upaya ini berhasil menambah semarak dan kesuksesan acara tersebut, karena masyarakat dan peserta acara dapat terus mendapatkan informasi terkini mengenai setiap aspek kegiatan.

Prof. Hasan Bakti menyampaikan terima kasih atas kerja keras dan komitmen yang diberikan oleh seluruh anggota tim Infokom MUI Sumut. Kontribusi mereka dalam menyajikan informasi dan dokumentasi acara dengan tingkat profesionalisme yang tinggi telah memberikan nilai tambah bagi Mukerda III MUI Sumut.

Dengan dukungan dari Tim Infokom MUI Sumut, Mukerda III telah menjadi acara yang sukses, memperkuat keberadaan MUI Sumut sebagai lembaga penting dalam memajukan kehidupan beragama dan sosial masyarakat. (Yogo Tobing)

MUKERDA III MUI Sumut Berakhir dengan Sukses: Meneguhkan Ukhuwah dan Dedikasi untuk Umat Islam

0

muisumut.or.id-Berastagi, Acara MUKERDA III MUI Sumut yang berlangsung di Berastagi Cottage, Kabupaten Karo, telah resmi ditutup pada hari Ahad 30 Juli 2023. Sebuah momen bersejarah yang dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, pemangku kebijakan, serta para peserta dari berbagai daerah di Sumatera Utara.

Ketua Panitia Acara MUKERDA III MUI Sumut, yaitu Prof. Dr. Hasan Bakti Nasution, MA, menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada Gubernur Sumatera Utara beserta Wakilnya, seluruh tim panitia yang berdedikasi, Dewan Pertimbangan MUI Sumut, Dewan Pimpinan, dan seluruh peserta yang telah aktif berpartisipasi dalam rangkaian acara ini.

Puncak acara ditandai dengan penutupan resmi yang dilakukan oleh Ketua Umum MUI Sumatera Utara, Dr. H. Maratua Simanjuntak. Sebelum menutup acara, Dr. H. Maratua Simanjuntak menyampaikan sambutannya dengan penuh syukur atas kehadiran semua peserta yang telah menyempatkan waktu dan mengikuti seluruh rangkaian acara dari awal hingga akhir.

Lebih lanjut, Dr. H. Maratua Simanjuntak juga mengungkapkan bahwa MUKERDA I dipimpin oleh Bidang Kerukunan Umat Beragama, MUKERDA II dipimpin oleh Bidang Penelitian, dan MUKERDA III dipimpin oleh Pendidikan Pemuda dan Kaderisasi. “Alhamdulillah, kita sukses menyelenggarakan acara MUKERDA satu hingga tiga dengan baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan harapannya bahwa melalui acara MUKERDA ini, seluruh peserta akan semakin berkhidmat secara maksimal dan ukhuwah dalam umat akan semakin terjaga serta diberkahi oleh Allah SWT.

Sekretaris Jenderal MUI Pusat, Dr. Amirsyah Tambunan, juga turut memberikan sambutan dalam bentuk virtual dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan visi dan misi MUI yang menjadi pilar dalam menjalankan tugas keumatan.

“ Tugas kita sebagai ulama, memang untuk mewujudkan kondisi kehidupan yang baik di tengah masyarakat, bangsa, dan negara, serta memperoleh ridho dan ampunan Allah SWT, menuju terciptanya masyarakat yang berkualitas sebagai bentuk kejayaan Islam dan kaum muslimin di Indonesia, dalam rangka menjalankan prinsip rahmat bagi seluruh alam,” ungkapnya.

Beliau juga menekankan pentingnya ilmu digital dalam mengembangkan organisasi dan menjangkau lebih banyak pihak untuk berpartisipasi dalam program-program MUI yang berdampak positif bagi masyarakat.

Pada akhir sambutannya, Dr. Amirsyah Tambunan menegaskan kewajiban para ulama dalam menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar. Jika ada pemahaman-pemahaman yang menyimpang dari ajaran Islam yang sejati, maka harus berani untuk mengingatkan dan mengoreksi agar kebenaran tetap terjaga. Selain itu, ajaran-ajaran yang bertentangan dengan ajaran Rasulullah SAW juga tidak boleh dibiarkan, ulama harus bertindak.

Acara MUKERDA III MUI Sumut telah sukses berakhir dengan penuh khidmat, semangat ukhuwah, dan tekad untuk membawa manfaat bagi kehidupan umat Islam. Semoga melalui acara ini, tercipta sinergi yang semakin kokoh dalam mewujudkan visi dan misi MUI demi kemajuan umat dan negara kesatuan Republik Indonesia. (Yogo Tobing)

Lomba Virtual Ceramah dan Syarhil Quran Memeriahkan Tahun Baru Islam dan Dirgahayu RI Ke-78

0

muisumut.or.id-Pematang Siantar, Untuk menyemarakkan Tahun Baru Islam 1445 H, merayakan Milad Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang ke-48, dan menyambut Dirgahayu Kemerdekaan RI yang ke-78 pada tahun 2023, Komisi Infokom MUI Kota Siantar telah mengadakan Lomba Virtual Video Ceramah dan Syarhil Quran. Lomba ini diikuti oleh peserta dari kategori SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, santri, dan mahasiswa perguruan tinggi/sekolah tinggi/akademik dari wilayah Siantar dan kabupaten Simalungun.

Kegiatan ini mengangkat tema “Tahun Baru Islam 1445 H, Milad MUI Ke-48, dan Dirgahayu Kemerdekaan RI Ke-78 Tahun 2023 Sebagai Momentum Perbaikan Diri dan Terus Melaju Bersama untuk Indonesia Maju dalam Persatuan, Keragaman, dan Kesejahteraan.”

Ketua Komisi Infokom MUI Kota Siantar, Dr. Ahmad Fithrianto S. Ag., MA, didampingi oleh sekretaris Aris SH, MH, menjelaskan bahwa lomba ceramah untuk tingkat SD/MI dilakukan secara perseorangan dengan durasi rekaman 3-7 menit. Sementara itu, lomba ceramah untuk tingkat SMP/MTs juga berlangsung secara perseorangan dengan durasi rekaman 5-7 menit. Untuk tingkat SMA/MA dan perguruan tinggi, diadakan lomba Syarhil Quran yang melibatkan tim dengan komposisi 3 orang, yaitu pensyarah, qori’, dan penerjemah, dengan durasi rekaman 10-15 menit.

Peserta dapat memilih salah satu dari beberapa judul dan jenjang pendidikan yang telah disediakan oleh panitia. Adapun judul-judul tersebut adalah:

  • Ayo Hijrah Menjadi Lebih Baik (SD/MI)
  • Cinta Tanah Air Bagian Dari Iman (SD/MI)
  • Aku Ingin Menjadi Ulama (SD/MI)
  • Kuatkan Persatuan, Hindari Perpecahan (SMP/MTs)
  • Mensyukuri Kemerdekaan (SMP/MTs)
  • Ulama “Pewaris Para Nabi” (SMP/MTs)
  • Merajut Ukhuwah, Menggapai Berkah (SMA/SMK/MA/PT)
  • NKRI Harga Mati (SMA/SMK/MA/PT)
  • Peran Ulama dan Umara Bagi Umat (SMA/SMK/MA/PT)

Setiap sekolah/madrasah/pesantren/PT diizinkan mengirimkan maksimal 3 peserta/tim. Untuk lomba Syarhil Quran, setiap tim harus berasal dari satu sekolah/madrasah/PT yang sama. Peserta diharuskan melampirkan surat keterangan kepala sekolah/madrasah/pesantren/Perguruan Tinggi (PT) sebagai utusan resmi lembaga yang mengikuti kegiatan.

Pendaftaran peserta telah berlangsung mulai tanggal 17 hingga 28 Juli 2023 melalui link Google Form. Sebagai persiapan, panitia juga telah melakukan sosialisasi secara manual dan online mulai tanggal 10 hingga 28 Juli 2023. Sosialisasi pertama dilakukan oleh para dewan hakim bersama panitia pelaksana, peserta, dan pembimbing dari wilayah Siantar dan Kabupaten Simalungun, yang diikuti oleh sekitar 150 peserta dan pembimbing.

Babak penyisihan lomba akan berlangsung pada tanggal 10 hingga 23 Agustus 2023. Pengumuman para finalis dan peserta favorit akan disampaikan secara online melalui akun resmi MUI Kota Pematang Siantar pada tanggal 24 Agustus 2023 pukul 20.00 WIB. Selanjutnya, penilaian Babak Final akan dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus 2023, di mana para finalis akan tampil secara langsung mulai pukul 08.00 WIB di lantai 2 MUI Kota Pematang Siantar. Pada tanggal yang sama, yaitu 26 Agustus 2023, akan dilakukan penyerahan hadiah bagi para juara. Dr. Ahmad Fithrianto menegaskan bahwa seluruh peserta favorit juga akan menerima hadiah sebagai penghargaan atas partisipasinya dalam lomba ini. (Yogo Tobing)